FRAGMEN AYAT AL-QURAN DALAM MANTRA MASYARAKAT BANJAR KALIMANTAN SELATAN ( Studi Kasus di Kabupaten Hulu Sungai Tengah )

ALFIANOOR NIM: 0 3 5 3 1 4 2 5, (2009) FRAGMEN AYAT AL-QURAN DALAM MANTRA MASYARAKAT BANJAR KALIMANTAN SELATAN ( Studi Kasus di Kabupaten Hulu Sungai Tengah ). Skripsi thesis, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Masyarakat Banjar di Kalimantan Selatan terkenal sangat agamis, baik dalam perilaku perseorangan maupun kebudayaannya. Ada satu hal yang menarik dalam salah satu bentuk sastra lisan masyarakat Banjar ini yaitu mantra-mantra mereka yang menggunakan bagian atau fragmen ayat al-Qur'an. Hal ini merupakan sesuatu yang menarik untuk diteliti dikarenakan dengan latar belakang mereka yang sangat agamis tetapi mereka memasukkan bagian ayat al-Qur'an yang sangat dihormati dan dijunjung tinggi oleh umat Islam dalam mantra-mantra mereka, seolah-olah ini merupakan sebuah paradoks. Menurut hemat penulis ini merupakan sebuah bentuk interkasi sebuah masyarakat Islam terhadap al-Qur'an . hal ini lah yang sangat menarik untuk diteliti. Tidak adanya penelitian yang mendalam yang mendahului tentang penggunaan ayat al-Qur'an dalam mantra Banjar ini memberikan insprirasi bagi penulis untuk melakukan penelitian agar bisa memberikan pemaparan berbagai bentuk mantra yang menggunakan ayat al-Qur'an dan cara-cara penggunaan fragmen ayat al-Qur'an dalam mantra tersebut Pentingnya penelitian ini dilakukan adalah dikarenakan bahwa mantra-mantra sebagai bagian dari sastra lisan Banjar telah mengalami krisis pewarisan atau dengan kata lain hampir punah ditengah-tengah masyarakat. Selain itu kiranya memang sudah sepatutnya untuk dapat memberikan laporan akademik karena hal ini merupakan salah satu bentuk interaksi terhadap al-Qur'an yang ada pada masyarakat. Metode yang akan saya gunakan adalah melakukan penelitian lapangan dikabupaten Hulu Sungai Tengah karena daerah ini saya anggap masih kental ke-Banjaran-nya, dengan melakukan observasi lapangan maupun pustaka untuk mendapatkan sebanyak mungkin informasi. penulis melakukan wawancara dengan pata Tuan guru (ulama) yang penulis perkirakan mengetahui tentang mantra-mantra ini. Penelitian dilapangan menjadi pilihan yang paling tepat agar bisa mendapatkan sebanyak mungkin informasi yagn tiak tercatat. Dalam penelitian penulis berhasil mendapatkan beberapa catatan penting yaitu bahwa mantra-mantra yang menggunakan ayat al-Qur'an ternyata terdapat dalam berbagai macam mantra seperti dalam mantra guna-guna, mantra kedikdayaan, mantra untuk halhal yang gaib, mantra untuk mengobati penyakit, dan mantra puja-puja. Pada bentuk bahasa mantranya tpengguanaan ayat al-Qur'an terdapat dalam bentuk bahasa mantra yang bercampur dengan bahasa selain banjar dan bentuk bahasa yang seluruhnya berasal dari bahasa Arab. Dan ternyata dalam pengucapan bahasa al-Qur'an dalam mantra rupanya tidak terikat dengan tajwid sebagai tata aturan pengucapan aksara Arab. Begitu pula dalam corak mantranya terdapat dalam corak syair, pantun, dan ungkapan. Penggunaaan ayat al-Qur'an dalam mantra rupanya ada tiga macam cara, pertama dengan mengambil secara paksa bahasa al-Qur'an menjadi bahsa Banjar, kedua mengambil arti Al-Qur'an yang sebenarnya, dan ketiga mengambil ayat al-Qur'an sebagai pelengkap tanpa peduli arti.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Pembimbing : Dr.phil. sahiron. M.A Dr. H. Abdul Mustaqim, M.Ag.
Uncontrolled Keywords: Mantra, Al Qur'an, Banjar
Depositing User / Editor: Users 1 not found.
Last Modified: 04 May 2012 16:41
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/1865

Actions (login required)

View Item View Item