PRAKTIK JUAL BELI MATA UANG RUPIAH KUNO DI PASAR BERINGHARJO YOGYAKARTA (Perspektif Hukum Islam)

NURITA ANWARI, NIM. 02381293 (2007) PRAKTIK JUAL BELI MATA UANG RUPIAH KUNO DI PASAR BERINGHARJO YOGYAKARTA (Perspektif Hukum Islam). Skripsi thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.

[img]
Preview
Text
BAB I, V, DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (7MB) | Preview
[img] Text
BAB II, III, IV.pdf
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (9MB)

Abstract

Di era dewasa ini selalu ada saja cara yang menarik perhatian tentang bisnis, baik itu sekedar mencari keuntungan hingga hal-hal yang bersifat kepuasan. Salah satu bisnis yang saat ini sedang digandrungi dan berkembang pesat adalah bisnis jual-beli uang kertas rupiah kuno salah satunya di pasar Beringharjo Yogyakarta. Menariknya dalam transaksi tersebut mata uang kertas rupiah kuno (yang sudah tidak laku dan ditarik dari pasaran) bisa dinilai dengan harga yang mahal. Meskipun demikian temyata banyak orang-orang yang mencari barang tersebut baik dari kalangan para pedagang sendiri, pebisnis, kolektor numismatik maupun orang yang sedang membutuhkan untuk keperluan non bisnis lainya. Para pedagang uang kertas kuno berlomba-lomba mengkomersialisasikan bisnis tersebut tanpa mempertimbangkan aspek hukum Islam. Dalam permasalahan ini sesuai dengan hukum Islam bahwa jual-beli barang yang sejenis harus memenuhi tiga syarat agar terhindar dari riba yaitu: sepadan (sama-timbanganya, takarannya, dan sama-nilainya), spontan artinya seketika itu juga, dan barang bisa diserahterimakan. Dari latar belakang ini timbullah berbagai persoalan yang perlu dikaji yaitu apa yang menjadi prinsip dasar pedagang dalam menentukan harga jual beli uang kertas rupiah kuno di pasar Beringharjo Yogyakarta. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research), sifat penelitian ini adalah preskriptif analitik. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan normatif. Metode yang digunakan adalah metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisa dalam pembahasan ini adalah analisa data kualitatif dengan menggunakan penalaran deduksi dan induksi. Hasil akhir dari penelitian ini menunjukkan bahwa praktik jual beli uang kertas rupiah kuno dari segi pelaksanaan jual beli sudah sesuai dengan hukum Islam, sedangkan dalam penentuan harga jika dalam penentuan harga berdasarkan pada kondisi barang, kelangkaan, moment penting, dan mekanisme pasar, maka jual beli tersebut boleh dan sah. Penentuan harga jika berdasarkan nomor seri cantik maka ada dua versi. Pertama, diperbolehkan bila uang dengan nomor seri cantik tersebut sudah ditarik dari pasaran karena uang tersebut tergolong benda qimi sehingga tidak perlu dipermasalahkan. Kedua, tidak sah atau batal apabila uang dengan nomor seri cantik tersebut masih beredar dan sah untuk alat transaksi, karena jual-beli tersebut termasuk dalam jual-beli barang yang sejenis. Akad ini menuntut syarat dilakukannya dengan seimbang, baik jenis, jumlah, serta nilai atau harga harus sama, tidak boleh ada perbedaan kuantitas antara keduanya dan dipertukarkan secara tunai. Apabila transaksi tersebut tidak dilakukan secara tunai atau salah satu dari pertukaran menerima kelebihan maka hal tersebut terdapat unsur ribafadl dalamjual-beli itu, dengan adanya praktik riba, makajual beli tersebut tidak sah atau batal.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: 1. Drs. H. Kamsi, MA. 2. Drs. H. Abd Madjid AS
Uncontrolled Keywords: Praktik Jual Beli, Mata Uang Rupiah Kuno, Perspektif Hukum Islam
Subjects: Muamalat
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Muamalah (S1)
Depositing User / Editor: Miftakhul Yazid Fuadi, SIP.
Date Deposited: 17 Dec 2015 06:51
Last Modified: 18 Dec 2015 00:49
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/18703

Actions (login required)

View Item View Item