KONTEKSTUALISASI SISTEM DEMOKRASI DI INDONESIA PERSPEKTIF ABDURRAHMAN WAHID DAN AHMAD SAFII MAARIF

HARTONO - NIM. 05360018-04 , (2009) KONTEKSTUALISASI SISTEM DEMOKRASI DI INDONESIA PERSPEKTIF ABDURRAHMAN WAHID DAN AHMAD SAFII MAARIF. Skripsi thesis, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Sistem demokrasi di Indonesia merupakan wacana pemikiran yang selalu berkembang dan aktual untuk mengisi ruang kenegaraan. Selalu ada tarik ulur dari beberapa golongan yang pro terhadap demokrasi dengan kalangan Islam, kasus yang cukup menarik adalah masalah kebebasan berkeyakinan dan beragama di negeri ini, sehingga fenomena seperti di atas bagi sarjana-sarjana Islam selalu menarik untuk diaktualisasikan dalam wacana akademik. Melihat corak pemikiran kedua tokoh ini yaitu Abdurrahman Wahid dan Ahmad Safi'i Ma'arif, kebebasan beragama dan berkeyakinan merupakan salah satu hak asasi yang di junjung tinggi oleh sistem demokrasi yang ada, sehingga apabila ada anak bangsa atau warga negara ingin memeluk agama apapun maka semua itu di lindungi dan dijamin oleh UUD. Selain itu penyusun juga mencoba menjelaskan subtansi pokok permasalahan dengan mendeskrisikan pemikiran kedua tokoh tentang demokrasi untuk mendapatkan pemikiran keduanya secara akurat dan obyektif dengan cara penelaahan terhadap karya-karyanya dan buku-buku yang mendukung penelitian ini.Setelah dilakukan penelitian secara mendalam, penulis berpandangan bahwa Abdurrahman Wahid dan Ahmad Safi'i Ma'arif memiliki pandapat bahwa hanya sistem demokrasilah yang seharusnya di jalankan di negeri ini, karena dengan sistem demokrasi inilah semua perbedaan, pertentangan serta yang lainnya bisa disejajarkan dan hidup berdampingan. Paham demokrasi dalam tujuan yang lebih ideal lagi bisa mewujudkan munculnya pemahaman dan pandangan terhadap nilai-nilai kemanusiaan yang universal dengan tujuan memperjuangkan demokrasi Indonesia untuk Indonesia atau pribumisasi demokrasi dengan kultur Indonesia, tentu yang bercirikan kombinasi yang integralistik dari berbagai entitas, seperti politik budaya, rasionalitas dan kekuatan kultural atau yang sesuai dengan kandungan pancasila. Mengenai hubungan demokrasi dan Islam Abdurrahman Wahid dan Ahmad Safi'i Ma'arif melihat dari sisi nilai-nilai dan spirit atau ruh yang diajarkan dalam Islam itu sendiri sejalan dengan semangat demokrasi yang ada, seperti prinsip kesamaan, musyawarah dan keadilan. Sedangkan relevansinya terhadap sistem ketatanegaraan Indonesia, sistem demokrasi mencoba membuka kejumudan dan ketidak terbukaan antara lembaga atau bahkan undang-undang yang ada, serta adanya transparan, musyawarah, tidak anti kritik dan lain sebagainya dengan tanpa meninggalkan etika.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: PEMBIMBING: DRS. MOHAMMAD SODIK, S.SOS, M.SI
Uncontrolled Keywords: Sistem demokrasi, kebebasan beragama dan berkeyakinan, sistem ketatanegaraan Indonesia
Depositing User / Editor: Users 1 not found.
Last Modified: 04 May 2012 16:41
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/1881

Actions (login required)

View Item View Item