TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP PRAKTIK ARISAN KURSI SUDUT SISTEM GUGUR(STUDI KASUS PADA PERUSAHAAN MEUBEL ALINBA DI DESA TAMBAK BOYO KECAMATAN MANTINGAN KABUPATEN NGAWI JAWA TIMUR)

AIDAH NAJIHAH, NIM: 03380417 (2007) TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP PRAKTIK ARISAN KURSI SUDUT SISTEM GUGUR(STUDI KASUS PADA PERUSAHAAN MEUBEL ALINBA DI DESA TAMBAK BOYO KECAMATAN MANTINGAN KABUPATEN NGAWI JAWA TIMUR). Skripsi thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.

[img]
Preview
Text (TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP PRAKTIK ARISAN KURSI SUDUT SISTEM GUGUR (STUDI KASUS PADA PERUSAHAAN MEUBEL ALINBA DI DESA TAMBAK BOYO KECAMATAN MANTINGAN KABUPATEN NGAWI JAWA TIMUR))
BAB I, V, DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (4MB) | Preview
[img] Text (TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP PRAKTIK ARISAN KURSI SUDUT SISTEM GUGUR (STUDI KASUS PADA PERUSAHAAN MEUBEL ALINBA DI DESA TAMBAK BOYO KECAMATAN MANTINGAN KABUPATEN NGAWI JAWA TIMUR))
BAB II, III,IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (3MB)

Abstract

Dengan membaca latar belakang masalah dan pokok masalah, penyusun merumuskan tujuan observasi ini adalah: a. Untuk mengetahui dan menggambarkan I menjelaskan praktik Arisan Kursi Sudut Sistem Gugur yang diselenggarakan oleh perusahaan Meubel ALINBA di Desa Tambakboyo Kecamatan Mantingan Kabupaten Ngawi Jawa Timur. b. Untuk mengetahui dan menjelaskan bagaimana pandangan Hukum Islam terhadap masalah praktik Arisan Kursi Sudut Sistem Gugur yang diselenggarakan oleh Perusahaan Meubel ALINBA di Desa Tamuakboyo Kecamatan Mantin.gar, Kabupaten Ngawi Jawa Timur. Setelah meneliti dan menp,nn nli"i" <>istt:ll1 dan pr;1l< l il~ f:llp;llr rfi Prrunda.111 Meubel ALINBA maka penyusun dapat rnenarik kesimp11l ~ n bahwa: 1. Praktik arisan kursi sudut sistem gugur yang diselenggarakan perusahaan Meubd ALlNBA, dilakukan dengan cara peserta yang mengikuti arisan wajib menyetorkan uang angsuran safu hul~n sekali sampai nornor an~got:myn !frl11M '>!Hit diundi (tlinyntnknn gug111 "'d• J'~"""YP.Ieugga r!i). ~.-.l"ttjutuya utlluk ptmemunn bcnkutnya, J.le!>tal.a lidak membayar uang angsuran kembali atau dengan kata Jain peserta hanya membayar uang angsuran sampai nornor anggotanya keluar (gugur). Setelah ada salah satu peserta arisan yang menang (gugur), maka peserta berhak atau bisa memilih kursi sudut model bromo palos atau model lain atau bahkan menginginkan barang selain kursi sudut. Jika menginginkan barang selain kursi sudut model bromo polos, dengan cara harga barang yang diinginkan dikura;1gi dengan standart harga kursl model bromo polos Rp.650.000,00 (enam ratus lima puluh ribu rupiah). 2. Praktik arisan kursi sudut sistem gugur yang diselenggarakan perusahaan Meubel ALINBA ini dari sisi pelaksanaannya mengandung unsur ketidakadilan bagi peserta yang mendapat undian pada awal-awal putaran sudah tidak wajib lagi menyetor uang arisan untuk bulan-bulan selanjutnya, sementara bagi peserta yang belum dapat arisan harus menyetor uang arisan sampai mereka mendapatkannya. Dengan menggunakan pendekatan qiyas, penyusun meoemukan adaoya persamaan dengan maisir Qudi), yaitu adaoya kesamaan 'illat taruhan antara arisan ltur•!JI !JliUtlt !li :Hcm guguJ' dcnglln mw.w(j,,d,) IJ,,,.,, .. 1-'c:ngl(tya:,au litl!>tlll dcngan maisir, maisir berperan sebagai al-a:>l, arisau st::bagai al-far', sedangkan yang menjadi f;ukmu al-as! adalah haram dan vang menjadi illat dalam masalnh ini adalah unsur taruhan. Arisan kursi sudut sistem gugur Jihtk.uakatt !>tL:at a St::tkrltarla, liJak metllmbulkan permusuhan dcngun scscorang, maka <11 i!>du k.w!)i !)uJul ~t!>lt::ut gugur lll e!)klpun haram, namun tidak seharam judi. Dengan perkataan lain, demikian menurut Hasbi, kalau judi tennasuk dalam haram "Kabirah'', maka arisan kursi sudut sistem gugur termasuk dalam haram "Shagirah". Jadi qiya-s tidak bisa member legitimasi persis sama dengan yang ditetapkao n~~ yang qa_t1. Sebaiknya perusahaan meubel ALINBA mengganti sistem gugur yang selama ini dipraktikkan dengan sistem yang lazim dilaksanakan masyarakat, agar sesuai dengan konsep hukum Islam yakni kegiatan ekonomi tanpa adanya unsur maisir,dll. 1. Untuk masa yang akan datang, lembaga fatwa resmi dalam hal ini, MUI setempat harus Iebih proaktif dalam mcnsikapi persoalan ummat. Setidaknya, hal ini akan mengurangi dan mengantisipasi berbagai keputusan individual yang bertentangao dengan hukum Islam.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: l. Bj. F ATMA AMD...IA, S.Ag, M.Si. 2. GUSNAM BARIS, S.Ag, M. Ag.
Uncontrolled Keywords: SISTEM GUGUR
Subjects: Muamalat
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Muamalah (S1)
Depositing User / Editor: Sugeng Hariyanto, SIP (sugeng.hariyanto@uin-suka.ac.id)
Date Deposited: 31 Dec 2015 07:26
Last Modified: 31 Dec 2015 07:26
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/18813

Actions (login required)

View Item View Item