KEABSAHAN ‘AKAD NIKAH MELALUI TELEKOMUNIKASI (NET MEETING TELECONFERENCE) STUDI KOMPARASI MAZHAB HANAFI DAN SYAFI ‘I

ROHMAT, NIM.03360152 (2007) KEABSAHAN ‘AKAD NIKAH MELALUI TELEKOMUNIKASI (NET MEETING TELECONFERENCE) STUDI KOMPARASI MAZHAB HANAFI DAN SYAFI ‘I. Skripsi thesis, Fakultas Syariah.

[img]
Preview
Text (KEABSAHAN ‘AKAD NIKAH MELALUI TELEKOMUNIKASI (NET MEETING TELECONFERENCE) STUDI KOMPARASI MAZHAB HANAFI DAN SYAFI ‘I)
BAB I, V, DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (1MB) | Preview
[img] Text (KEABSAHAN ‘AKAD NIKAH MELALUI TELEKOMUNIKASI (NET MEETING TELECONFERENCE) STUDI KOMPARASI MAZHAB HANAFI DAN SYAFI ‘I)
BAB II, III, IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (3MB)

Abstract

kad dalam pemikahan merupakan hal yang sakml dalam pelaksanaannya, sebab terdapat ketentuan hukum yang telah mengaturnya untuk dijadjkan pedoman dalam melangsungkan prosesi pernjkahan, ketentuan tersebut hendaknya untuk diagungkan dan diterapkan karena subjek yang melaksanakannya adalah manusia, sebagai wujud menghormati hak asasi (derajat/manabat) manusia, haruslah menjalankan ketentuan hukum yang ada dengan sebaik-baiknya sehjngga terciptalah kemaslahatan umat manusia. Dengan perkembangan jaman seperti yang ada sekarang, khususnya dalam ilmu pengetahuan tekhnologi telah membawa banyak pengaruh dalam menetapkan hukum yang dapat diterapkan sebagai kemaslahatan manusia, sehingga adanya sarana tekhnologi telekomunikasi net meeting teleconference dapat dimanfaatkan dalam aktifitas manusia untuk mencapai tujuan segala ' kehendak mereka yang dapat menggunakannya. Melihat fenomena yang ada, sangat memungkinkan untuk dilaksanakatnya akad nikah melalui telekomunikasi net meeting telecoryerence, yang mana sarana tersebut dapat menggabungkan dua . majelis dalam prosesi akad nikah, melalui layar monitor yang dapat menayangkan secara langsung dengan jarak dan waktu yang hampir sama. Akad nikah yang dilaksanakan lewat sarana telekomunikasi net meeting teleconference dapat dikatakan boleh dan sah, dapat kita lakukan pengkajian dari sumber yang dapat dijadikan landasan ketetapan hukum sebagai kedudukan dalam akad nikah. - Sebagai analisis penulis dalam mencari kekuatan hukum akad nikah yang dilaksanakan lewat sarana telekomum'kasi net meeting telecory’erence, aglalah mengkomparasikan pendapat yang terkait dari kedua Madzhab antara Hanafi dan Syafi‘], serla sejauh mana alat-alat modern itu dapat dlkategorikan ke dalam sarana-sarana /media yang dapat di pergunakan untuk melaksanakan prosesi akad nikah jaIak jauh yang berbeda tempat. Begitu pula, sejauh mana alat~alat tersebut memiliki persamaan atan perhedaan cam dengan lainnya, sabagai sarana Innuulguk sure-swan kehendak atau maksud hati. ' Dengan dasar analisis yang diketahui mengenai akad nikah melalui telekomunikasi net meeting teleconference. dari kchLa Makhnh nnmm Hmmli dnn Syafi‘i, pendapat yang dingnkan Maillab Ijanafi menyatakan bahwa cal-a tersebut dapat dikategorikan sah sebab sudah terdapatnya suatu majelis akad dengan perantara monitor yang secara langsung dapat disaksikan kedua belah pihak yang melakukan akad nikah dengan waktu yang hampir bersamaan. Akan tetapi menurut pendapat Syafi‘i, kurang afdal, sebab akad tersebut masih dikategorikan dua majelis dalam akad yang dilakukannya.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Drs.Abd.Halim, M.Hum
Subjects: Perbandingan Madzhab
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Perbandingan Madzab (S1)
Depositing User / Editor: S.kom Fatchul Hijrih
Date Deposited: 11 Jan 2016 06:33
Last Modified: 11 Jan 2016 06:33
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/18896

Actions (login required)

View Item View Item