Perempuan tangguh bencana di Yogyakarta (studi tentang daya lenting perempuan pasca erupsi merapi 2010)

NAPSIAH, - (2011) Perempuan tangguh bencana di Yogyakarta (studi tentang daya lenting perempuan pasca erupsi merapi 2010). In: Prosiding seminar nasional dinamika gender menuju akselerasi pencapaian MDGs di Indonesia. UNS Surakarta & Kemendikbud RI, Solo, pp. 128-135. ISBN 978-602-7561-81-6 (In Press)

[img]
Preview
Text (Perempuan tangguh bencana di Yogyakarta (studi tentang daya lenting perempuan pasca erupsi merapi 2010))
PEREMPUAN TANGGUH BENCANA.pdf - Published Version

Download (3MB) | Preview

Abstract

[INDONESIA] Penelitian ini bertujuan untuk: mengetahui daya tenting batik (ketahanan) perempuan di Dusun Banjarsari, Desa Glagahatjo, Kecamatan Cangkringan yang hidup dt daerah rawan bencana letusan Gunung Merapi. Penelitian iru menggunakan metode kualitatif. Data primer diperoleh melalui wawancara dan observasi. Data sekunder diperoleh dari kantor dusun dan desa. Data dianaltsis secara diskriptif dan disajikan dalam bentuk uraian dalam kalirnat pembabasan dan kemudian disimpulkan. Hasil penelitian menunjukan bahwa perempuan di Dusun Banjarsari merupakan percmpuan yang tangguh terhadap bencana, karcna mereka mcmiliki kapsitas diri untuk melinting batik terhadap kondisi bencana dengan cara menjadi pelaku aktivitas ekonorni wisata bencana pasca erupsi Gunung Merapi 20 I 0 yang lalu. Aktivitas ekonomi wisata bcncana tersebut merupakan sarana untuk bertahan hidup pasca bencana erupsi Merapi yang terjadi pada tahun 20 I 0 yang lalu. Kata kunci: Perempuan, Tangguh Bencana, Ekonomi Wisata, Erupsi Gunung Merapi. [ENGLISH] This study aims to determine the resilience women in llamlet of Banjarsari, Village ofGlagahwjo. Subdistrict of Cangkringan who live in the risk areas eruption of the Mount Merapi. This study used qualitative methods. The primary data obtained through interviews and observation. Secondary data were obtained from the hamlet and village offices. j ournal. and others. Data were ana~'v-=ed descriptive~v and presemed in the discussion described in the sentence and then summaried. The results showetl that women in Hamlet of BmiJarsari are the tough woman to disasters, because they have the capacities themseil•es for resilience on the disastrous condition which has caused in loss, damage, and even death. Resilience was re,·ealed through their actions become actors in the tourism economic activity after the catastrophic emption of Mount Merapi 20 I 0. Keywords: Women, Tough Disaster, Tourism Economics, Eruption ofMount Merapi.

Item Type: Book Section
Uncontrolled Keywords: Perempuan, gender, bencana
Subjects: Kesejahteraan Sosial
Divisions: Prosiding (Proceeding)
Depositing User / Editor: Sugeng Hariyanto, SIP (sugeng.hariyanto@uin-suka.ac.id)
Date Deposited: 20 Jan 2016 03:15
Last Modified: 20 Mar 2018 06:37
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/19013

Actions (login required)

View Item View Item