KONSEP TAUHID RASIONAL MENURUT MUHAMMAD ABDUH

YAZID ALBUSTHOMI, NIM. 11510030 (2015) KONSEP TAUHID RASIONAL MENURUT MUHAMMAD ABDUH. Skripsi thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.

[img]
Preview
Text (KONSEP TAUHID RASIONAL MENURUT MUHAMMAD ABDUH)
11510030_bab-i_iv-atau-v_daftar-pustaka.pdf

Download (2MB) | Preview
[img] Text (KONSEP TAUHID RASIONAL MENURUT MUHAMMAD ABDUH)
11510030_bab-ii_sampai_sebelum-bab-terakhir.pdf
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (1MB)

Abstract

Tuntutan kemodernan semakin meningkat dari masa ke masa.perlu disadari bahwa umat Islam harus hidup diantara kemodernan. Perubahan budaya adalah westernisasi (pembaratan) ini menyebabkan Islam menerima logika yunani yang dianggap cocok dengan mengganti ajaran-ajaran Islam dengan cara pandang rasionalisme. Upaya ini Muhammad Abduh memunculkan kembali teologi Mu’tazilah dengan corak pemikirannya yang rasional. Dengan demikian persentuhan kaum muslimin dengan budaya dan peradaban asing, terutama yang berhubungan dengan filsafat keTuhanan, mendorong mereka untuk mempelajari dan mengusai filsafat dan ilmu-ilmu lainnya. Dengan begitu, mereka dapat meningkatkan kualitas keilmuan dan mampu memberikan argumentasi rasional tentang kebenaran ajaran Islam. Sehingga perlu adanya kontruksi tauhid yang kuat untuk mengembangkan pemikiran rasional. Namun demikian, konsep tauhid rasional Muhammad abduh belum banyak dikaji. Oleh sebab itu, masalah utama didalam penelitian ini adalah tentang pemikiran Muhammad Abduh terhadap tauhid rasional. Pembahasan ini peniliti menggunakan metode library reseach dengan menganalisis data yang telah terkumpul menggunakan analisis kualitatif, yaitu prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lesan dari orang-orang atau perilaku yang dapat diamati. Lalu menentukan persamaan dan perbedaan dengan membandingkan instrumen-instrumen yang terkait pemikiran yang satu dengan yang lainnya untuk mendapatkan gambaran dan pemahan yang sebenarnya secara murni. Beradasarkan penelitian yang penulis lakukan, dapat disimpulakan bahwa pemikiran Muhammad Abduh berangkat dari pemikiran Mu’tazilah yang terfokus mengutamakan akal. Di dalam perkembangan teologi rasional, Muhammad abduh mentransformasikan nilai-nilai agama. Sehingga muncul gaya pemikiran yang rasional ini membentuk sebuah gagasan baru bahwa keberadaan akal sejajar dengan wahyu. Sehingga mendapat respon yang positif terhadap pemikiran Harun Nasution di dalam perkembangan teologi rasional dan melestarikan pemikiran rasional Muhammad Abduh.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: DR. MUTIULLAH, S.FIL.I., M. HUM.
Uncontrolled Keywords: Muhammad Abduh, Tauhid, Rasional.
Subjects: Filsafat Agama
Divisions: Fakultas Ushuludin dan Pemikiran Islam > Filsafat Agama (S1)
Depositing User / Editor: Miftahul Ulum [IT Staff] ---- youtube : ulum virgo -------- Facebook : digilibuin
Date Deposited: 05 Feb 2016 02:51
Last Modified: 05 Feb 2016 02:52
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/19244

Actions (login required)

View Item View Item