FRAMING PEMBERITAAN MUKTAMAR KE-33 NAHDHATUL ULAMA DALAM BINGKAI SURAT KABAR HARIAN (SKH) KOMPAS DAN HARIAN REPUBLIKA EDISI AGUSTUS 2015

AHMAD YAMIN, NIM. 10210120 (2016) FRAMING PEMBERITAAN MUKTAMAR KE-33 NAHDHATUL ULAMA DALAM BINGKAI SURAT KABAR HARIAN (SKH) KOMPAS DAN HARIAN REPUBLIKA EDISI AGUSTUS 2015. Skripsi thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.

[img]
Preview
Text (FRAMING PEMBERITAAN MUKTAMAR KE-33 NAHDHATUL ULAMA DALAM BINGKAI SURAT KABAR HARIAN (SKH) KOMPAS DAN HARIAN REPUBLIKA EDISI AGUSTUS 2015)
10210120_BAB-I_IV-atau-V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf

Download (11MB) | Preview
[img] Text (FRAMING PEMBERITAAN MUKTAMAR KE-33 NAHDHATUL ULAMA DALAM BINGKAI SURAT KABAR HARIAN (SKH) KOMPAS DAN HARIAN REPUBLIKA EDISI AGUSTUS 2015)
10210120_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR.pdf
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (2MB)

Abstract

Ahmad Yamin 10210120. Skripsi: Framing Pemberitaan Muktamar Ke-33 Nahdhatul Ulama dalam Bingkai SKH Kompas dan Harian Republika Edisi Agustus 2015. Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta. Muktamar ke-33 Nahdlatul Ulama, yang diselenggarakan pada tanggal 1-5 Agustus 2015 di Jombang, Jawa Timur, akan menerapkan sistem ahlul halli wal aqdi (AHWA) dalam pemilihan Pimpinan Tertinggi Rais Aam Syuriyah PBNU. Akibatnya, peserta muktamar terbelah menjadi dua kelompok. Kelompok pertama menyetujui mekanisme pemilihan melalui sistem AHWA, dan kelompok kedua menolak sistem itu, karena dianggap menyalahi AD/ART Nahdlatul Ulama. Sementara dilain pihak, abad ini disebut sebagai abad komunikasi massa. SKH Kompas dan Harian Republika merupakan surat kabar harian nasional, yang berupaya mengkonstruksi fakta yang berbeda atas peristiwa yang sama. Berita yang ditampilkan sesuai dengan ideologi, karakter, dan kepentingan masingmasing media. Penelitian ini secara substansial bertujuan untuk mengetahui frame SKH Kompas dan Harian Republika tentang kericuhan yang terjadi diantara muktamirin dalam Muktamar ke-33 Nahdlatul Ulama. Penelitian ini bersifat content-analysis, yaitu suatu penelitian yang bertujuan untuk menganalisis isi kritis terhadap pemberitaan tentang muktamar ke-33 Nahdlatul Ulama dalam Surat Kabar Harian Kompas dan Surat Kabar Harian Republika. Setelah melakukan analisa menggunakan framing model Zhongdhang Pan dan Gerald M. Kosicki, teori ekonomi-politik media Vincent Mosco, dan teori konstruksi sosial Peter L. Berger, diperoleh kesimpulan frame SKH Kompas: mendukung sistem ahlul halli wal aqdi (AHWA) dalam Muktamar ke-33 Nahdlatul Ulama dengan mengedepankan keputusan Alim ‘Ulama NU. Sedangkan frame Harian Republika: menolak sistem AHWA dalam Muktamar ke-33 Nahdlatul Ulama dan mengedepankan pernyataan muktamirin karena dianggap menyalahi AD/ART NU.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Drs Abdul Rozak, M.Pd
Subjects: Penyiaran Islam
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Komunikasi Penyiaran Islam (S1)
Depositing User / Editor: Miftahul Ulum, S.Kom ------- youtube : ulum virgo -------- Facebook : digilibuin
Date Deposited: 17 Feb 2016 01:28
Last Modified: 17 Feb 2016 01:28
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/19366

Actions (login required)

View Item View Item