PENGARUH SUHU PENGERINGAN TERHADAP KADAR TANIN DALAM BUAH MAHKOTA DEWA (Phaleria macrocarpa) DAN PEMANFAATANNYA SEBAGAI SUMBER BELAJAR DI SMA/MA

CICI FERAWATY NIM: 03440420, (2009) PENGARUH SUHU PENGERINGAN TERHADAP KADAR TANIN DALAM BUAH MAHKOTA DEWA (Phaleria macrocarpa) DAN PEMANFAATANNYA SEBAGAI SUMBER BELAJAR DI SMA/MA. Skripsi thesis, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Telah dilakukan penelitian dengan judul pengaruh suhu pengeringan terhadap kadar tanin dalam buah mahkota dewa (Phaleria macrocarpa) dan pemanfaatannya sebagai sumber belajar di SMA/MA. Tujuan penelitian yang dilakukan adalah untuk mengetahui pengaruh suhu pengeringan terhadap kadar tanin yang terkandung di dalam buah mahkota dewa. Selain itu juga untuk mengetahui apakah proses dan hasil dari penelitian dapat dimanfaatkan sebagai alternatif sumber belajar kimia di SMA/MA. Penelitian yang dilakukan menggunakan metode eksperimen dengan teknik analisis kualitatif dan kuantitatif. Teknik analisis kualitatif bertujuan untuk memastikan apakah dalam buah mahkota dewa benar-benar terdapat senyawa tanin sehingga bisa dilanjutkan dengan analisis berikutnya yaitu analisis kuantitatif. Adapun analisis kuantitatif dilakukan untuk menentukan berapa kadar yang terkandung dalam buah mahkota dewa yang telah diberi perlakuan yakni dikeringkan. Analisis kualitatif dalam penelitian ini menggunakan FeCl3, NH3 25% dan NH3 25% yang ditambah dengan K3[Fe(CN)6]. Analisis kuantitatifnya yaitu dengan permanganometri yakni dengan cara mentitrasi ekstrak sampel buah mahkota yang telah diberi perlakuan pengeringan pada suhu yang berbeda dengan menggunakan larutan standar KMnO4 0,1 N dan indikator indigo sulfonat. Adapun variasi suhu pengeringan pada perlakuan yaitu 25, 45, 65, 85, dan 105oC dan masing-masing diulang sebanyak 3 kali. Data yang diperoleh dari analisis kuantitatif kemudian dianalisis dengan ANAVA-A yang dilanjutkan dengan uji Duncans Multiple Range Test (DMRT) jika diperoleh beda yang signifikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi suhu pengeringan berpengaruh terhadap kadar tanin dalam buah mahkota dewa. Semakin tinggi suhu pengeringan, maka semakin berkurang kadar taninnya. Kadar tanin yang diperoleh dari penelitian ini yakni pada variasi suhu 25, 45, 65, 85, 105ºC berturut-turut sebesar 1,928%, 1,722%, 1,448%, 1,104%, dan 0,830%. Berdasarkan analisis data dengan menggunakan ANAVA-A diperoleh suhu pengeringan berpengaruh nyata terhadap kadar tanin pada taraf signifikansi 5% dengan Fhitung = 42,099. Demikian pula pada uji lanjut dengan menggunakan Duncans Multiple Range Test (DMRT) bahwa suhu pengeringan berpengaruh nyata terhadap kadar tanin kecuali pada kelompok perlakuan X1 dan X2. Hasil dan proses penelitian ini pun juga dapat dimanfaatkan sebagai sumber belajar di SMA/MA.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Pembimbing : Khamidinal M.Si
Uncontrolled Keywords: Tanin, Mahkota Dewa, dan Sumber Belajar
Depositing User / Editor: Users 1 not found.
Last Modified: 04 May 2012 16:41
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/1940

Actions (login required)

View Item View Item