TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP PRAKTIK NIKAH MUT'AH (STUDI KASUS DI KECAMATAN TAHUNAN KABUPATEN JEPARA)

NURIYATI NAILIL FAROH - NIM. 04350009 , (2009) TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP PRAKTIK NIKAH MUT'AH (STUDI KASUS DI KECAMATAN TAHUNAN KABUPATEN JEPARA). Skripsi thesis, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Perdebatan tentang nikah mut'ah telah berlangsung sejak lama, sehingga memunculkan dua mainstream pemikiran dalam wacana Hukum Islam, yaitu yang membolehkan dan mengharamkan nikah mut'ah. Nikah mut'ah menjadi istilah yang populer semenjak zaman nabi hingga zaman sekarang. Nikah mut'ah yang dimaksud dalam skripsi ini adalah pernikahan yang dilakukan oleh laki-laki yang berkewarganegaraan asing dengan wanita pribumi dalam suatu kurun waktu tertentu sesuai kebutuhan bisnis yang terjadi di Kecamatan Tahunan Kabupaten Jepara. Praktik nikah mut'ah menjadi fenomena yang sampai sekarang semakin marak terjadi di kalangan masyarakat, khususnya di Kecamatan Tahunan Kabupaten Jepara. Motif keterpaksaan merupakan faktor yang melatarbelakanginya di antaranya lebih disebabkan faktor ekonomi dan kebutuhan biologis dari pada membayar seorang pelacur.Selanjutnya untuk lebih terarah dalam pembahasan ini, penyusun mempergunakan pendekatan normatif-sosiologis, yaitu sejauh mana persoalan ini baik buruk menurut agama serta dikaitkan dengan bagaimana kondisi sosio-kultural masyarakat dimana hukum Islam diberlakukan. Sumber data penelitian ini ada dua yaitu: data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dari hasil wawancara dengan pelaku praktik nikah mut'ah. Dalam penelitian ini bahan yang mengikat secara langsung permasalahan yang diteliti tentang peraturan nikah mut'ah dan tinjauan hukum Islam tentang praktik nikah mut'ah.Data sekunder merupakan data yang diperoleh dari literatur-literatur hukum Islam, perundang-undangan, bahan hukum umum, buku fiqh, karya ilmiah dan sumber-sumber pustaka lainnya yang menunjang penelitian skripsi ini. data tersebut kemudian dianalisis secara kualitatif. Kesimpulan dalam skripsi ini adalah, bahwa pelaksanaan nikah mut'ah di Kecamatan Tahunan dilaksanakan memenuhi rukun nikah menurut KHI,namun karena adanya kontrak perkawinan yang membatasi jangka waktu perkawinan berlangsung, maka perkawinan menjadi batal demi hukum, karena tidak sesuai dengan hakekat dan tujuan perkawinan. Jika nikah mut'ah banyak berimplikasi terhadap kehidupan rumah tangga dan menimbulkan persoalan di masyarakat sehingga menimbulkan pro dan kontra, maka dalam hal ini harus dilarang semaksimal mungkin.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: #CONTRIBUTOR#
Uncontrolled Keywords: nikah mut'ah, pernikahan, hukum Islam, rukun nikah, kontrak perkawinan, jangka waktu perkawinan
Depositing User / Editor: Users 1 not found.
Last Modified: 04 May 2012 16:41
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/1944

Actions (login required)

View Item View Item