ANALISIS KUALITAS LAYANANRSUD WONOSARI DALAM MENGHADAPI LONJAKAN PASIEN AKIBAT DARI KEBIJAKAN BPJS KESEHATANMENGGUNAKAN METODE SERVQUAL DAN KANO

RISWANTO, NIM. 10660029 (2016) ANALISIS KUALITAS LAYANANRSUD WONOSARI DALAM MENGHADAPI LONJAKAN PASIEN AKIBAT DARI KEBIJAKAN BPJS KESEHATANMENGGUNAKAN METODE SERVQUAL DAN KANO. Skripsi thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.

[img]
Preview
Text (ANALISIS KUALITAS LAYANANRSUD WONOSARI DALAM MENGHADAPI LONJAKAN PASIEN AKIBAT DARI KEBIJAKAN BPJS KESEHATANMENGGUNAKAN METODE SERVQUAL DAN KANO)
10660029_BAB-I_IV-atau-V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf

Download (5MB) | Preview
[img] Text (ANALISIS KUALITAS LAYANANRSUD WONOSARI DALAM MENGHADAPI LONJAKAN PASIEN AKIBAT DARI KEBIJAKAN BPJS KESEHATANMENGGUNAKAN METODE SERVQUAL DAN KANO)
10660029_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR.pdf
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (2MB)

Abstract

Indonesia sebagai salah satu negara berkembang sudah selayaknya menjamin kesejahteraan rakyatknya secara menyeluruh. Salah satu upaya yang ditempuh adalah dengan diberlakukannya UU SJSN yang mulai diundangkan pada Januari 2014 dengan terbentuknya BPJS Kesehatan. BPJS Kesehatan merupakan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial sebagai pengganti Askes dan Jamsostek yang memberikan kemudahan dalam menikmatai layanan kesehatan rumah sakit. RSUD Wonosari sebagai salah satu layanan kesehatan yang menerapkan layanan BPJS dituntut memberikan layanan prima pada semua pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya-upaya yang harus dilakukan oleh RSUD Wonosari untuk meningkatkan kualitas pelayanan berdasarkan metode Servqual dan Kano. Metode Servqual digunakan untuk menganalisis tingkat kualitas layanan rumah sakit pada masing-masing atribut pelayanan. Metode Kano digunakan untuk mengukur tingkat prefensi konsumen terhadap atribut layanan untuk kemudian dikelompokkan ke dalam kategori Kano. Sedangkan integrasi kedua metode ini digunakan untuk mengetahui atribut mana yang harus dipertahankan dan atribut mana yang harus diprioritaskan untuk mendapatkan perbaikan. Setelah dilakukan perbaikan secara bertahap sesuai dengan urutan prioritas tersebut. Berdasarkan hasil pengolahan data menggunakan metode Servqual diketahui bahwa keseluruhan Gap masih bernilai negatif yang menunjukan bahwa pelayanan masih belum maksimal. Tiga gap tertinggi adalah pada atribut P9, P11, dan P21. Berdasarkan pengolahan data menggunakan metode Kano atribut yang masuk dalam kategori Must be (M) adalah P1, P6, P7, P9, P10, P11, P12, P16, P17, P18, P19, P20, P21, dan P22. Sedangkan atribut yang masuk dalam kategori One-dimensional adalah P2, P3, P4, P5, P8, P13, P14, dan P15. Untuk prioritas perbaikan atribut layanan berdasarkan integrasi Servqual dan Kano adalah atribut P1, P9, P10, P11, P19, P20, P21, P22, P12, P15, P16, P17, P18, P3, P4, P5, P6, P7, P13, P14, P2, dan P8. Setelah dilakukan perbaikan pada masing-masing atribut secara bertahap, diharapkan nilai kepuasan dapat meningkat sesuai dengan harapan pasien.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Kifayah Amar, Ph.D
Uncontrolled Keywords: Kualitas, Servqual, Kano, Atribut, Rumah Sakit
Subjects: Tehnik Industri
Divisions: Fakultas Sains dan Teknologi > Teknik Industri (S1)
Depositing User / Editor: Miftahul Ulum [IT Staff] ---- youtube : ulum virgo -------- Facebook : digilibuin
Date Deposited: 19 Feb 2016 02:37
Last Modified: 19 Feb 2016 02:37
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/19463

Actions (login required)

View Item View Item