USAHA SEKOLAH DALAM MENANGGULANGI SISWA BERMASALAH (Studi Kasus di SMA Islam 3 Sleman Yogyakarta)

AMINATUN NIM. 04410752, (2009) USAHA SEKOLAH DALAM MENANGGULANGI SISWA BERMASALAH (Studi Kasus di SMA Islam 3 Sleman Yogyakarta). Skripsi thesis, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis masalah yang terjadi pada siswa di SMA Islam 3 Sleman Yogyakarta dan faktor apa saja yang mempengaruhi masalah tersebut terjadi serta usaha sekolah dalam menanggulangi siswa bermasalah. Hasil penelitian ini diharapkan dapat digunakan sebagai referensi tambahan bagi lembaga pendidikan formal (sekolah) dalam menanggulangi siswa bermasalah. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan mengambil latar SMA Islam 3 Sleman Yogyakarta. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisa data dilakukan dengan memberikan makna terhadap data yang berhasil dikumpulkan dan dari makna itulah ditarik kesimpulan. Pemeriksaan keabsahan data dilakukan dengan mengadakan trianggulasi dengan dua modus yaitu dengan menggunakan sumber ganda dan metode ganda. Hasil penelitian menunjukkan(1) Jenis masalah yang terjadi pada siswa di SMA Islam 3 Sleman Yogyakarta dapat dilihat dari 4 segi kemanusiaan yaitu pertama, masalah individual,yaitu suatu masalah di mana individu dihadapkan pada suatu kesulitan yang bersumber dari dalam dirinya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masalah individual yang terjadi di SMA Islam 3 Sleman Yogyakarta antara lain nilai ujian endah, hasil ulangan di bawah rata-rata, kurang berminat pada bidang studi tertentu. Kedua, masalah sosial, yaitu masalah yang muncul karena kekurangmampuan individu untuk berhubungan dengan lingkungan sosialnya. Masalah social yang terjadi di SMA Islam 3 Sleman Yogyakarta adalah bentrok dengan guru, pendiam, bertengkar atau berkelahi sukar menyesuaikan diri dan kurang bergaul dengan teman. Ketiga, masalah moral, merupakan masalah siswa yang berkaitan dengan tingkah laku atau moral. Masalah moral yang terjadi di SMA Islam 3 Sleman Yogyakarta adalah melanggar tata tertib, membolos, terlambat masuk sekolah, berlaku tidak sopan dan nakal. Keempat, masalah religius, yaitu masalah yang terkait dengan ajaran agama. Masalah religius yang terjadi di SMA Islam 3 Sleman Yogyakarta adalah kurang perhatian terhadap kehidupan beragama (ditandai dengan nilai PAI di bawah rata-rata), tidak lagi melakukan shalat (ditandai dengan tidak mengikuti jamaah shalat dzuhur dan dhuha di sekolah). (2) Usaha sekolah dalam menanggulangi siswa bermasalah dilakukan secara bersama-sama oleh pihak sekolah. Adapun usaha yang dilakukan adalah dengan melakukan tindakan preventif dan kuratif. Tindakan preventif tersebut antara lain dengan melakukan program beasiswa, dengan mengadakan program gerakan orang tua asuh, pemberian tugas pada jam kosong, guru berada di depan kelas 5 menit sebelum pergantian jam pelajaran, mengadakan kegiatan ekstrakurikuler, diadakanya KRR, melakukan pengontrolan di Play Station tertentu, mengadakan razia terhadap barang-barang yang tidak berhubungan dengan mata pelajaran di sekolah. Sedangkan tindakan kuratif yang dilakukan di SMA Islam 3 Sleman Yogyakarta adalah mengadakan konseling pribadi, dengan diadakannya surat pernyataan, diadakannya absensi khusus, pengecekan pribadi oleh guru BK dan diadakannya home visit.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Pembimbing : Karwadi, M.Ag,
Uncontrolled Keywords: Siswa Bermasalah
Depositing User / Editor: Users 1 not found.
Last Modified: 04 May 2012 16:41
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/1949

Actions (login required)

View Item View Item