SIMBOL-SIMBOL AGAMA HINDU DI CANDI SUKUH (Studi Simbol Agama Hindu di Dusun Sukuh, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah)

Tri Hastutiningsih NIM : 02521098, (2009) SIMBOL-SIMBOL AGAMA HINDU DI CANDI SUKUH (Studi Simbol Agama Hindu di Dusun Sukuh, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah). Skripsi thesis, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Simbol merupakan salah satu bentuk ungkapan dari pengalaman keagamaan dan rasa cinta seseorang kepada Tuhan Yang Maha Esa. Setiap agama mempunyai bentuk simbol yang berbeda-beda. Agama Hindu merupakan salah satu agama yang penuh dengan berbagai simbol. Bagi umat Hindu simbol merupakan suatu media untuk berdialog dengan Tuhan Yang Maha Kuasa serta sarana untuk mendekatkan diri kepada sang pencipta. Dari sini penulis tertarik untuk melakukan penelitian mengenai bagaimana seseorang memaknai arti sebuah simbol yang terdapat dalam suatu agama. Skripsi ini berjudul Simbol-Simbol Agama Hindu di Candi Sukuh (studi simbol agama Hindu di dusun Sukuh, Ngargoyoso, Karanganyar, Jawa Tengah) dengan rumusan masalah: bagaimana bentuk-bentuk simbol agama Hindu yang terdapat di Candi Sukuh dan apa makna simbol agama tersebut dalam kepercayaan agama Hindu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk-bentuk dan makna simbol agama Hindu yang terdapat di Candi Sukuh. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan menggunakan pendekatan fenomenologi. Dalam mengumpulkan data penulis menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan untuk menganalisis data penulis menggunakan teknik analisis deskriptif analitik. Temuan yang didapatkan dari penelitian ini adalah Candi Sukuh merupakan tempat yang disucikan oleh umat Hindu, sehingga pada hari-hari tertentu digunakan untuk beribadah. Simbol-simbol yang terdapat di dalam candi merupakan manifestasi dari dewa-dewa yang diagungkan oleh umat Hindu sehingga sangat disakralkan. Simbol-simbol itu antara lain: lingga dan yoni, relief garuda (cerita garudeya), relief kepala kala, dan patung kura-kura. Simbol yang sangat menonjol perannya di dalam Candi Sukuh tersebut adalah simbol lingga dan yoni. Dalam agama Hindu simbol lingga dan yoni merupakan lambang dari Dewa Syiwa dan Saktinya. Di Candi Sukuh lingga dan yoni dipercayai sebagai lambang kesuburan, karena diyakini bahwa asal mula kehidupan berawal dari pertemuan dua alat kelamin yaitu laki-laki dan perempuan. Bagi masyarakat Jawa gambaran simbol lingga dan yoni yang dilingkari dengan rantai bunga di Candi Sukuh tersebut mempunyai makna bahwa sangat pentingnya suatu ikatan pernikahan dalam sebuah hubungan antara laki-laki dan perempuan dalam kehidupan, karena jika suatu hubungan tidak didasari ikatan pernikahan akan menimbulkan masalah besar. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa hubungan seks merupakan sesuatu yang suci (sakral) dan dapat dipelajari tentang arti penting kesucian wanita. Lingga dan yoni juga berfungsi sebagai suwuk atau ngruwat, yakni membersihkan segala kotoran yang melekat di hati setiap manusia.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing : Drs. Moh. Damami, M.Ag. Ahmad Muttaqin, M.Ag, MA.
Uncontrolled Keywords: Simbul agama, Hindu
Depositing User: Users 1 not found.
Last Modified: 04 May 2012 16:41
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/1964

Actions (login required)

View Item View Item