KAMPUNG HUTANG DALAM TINJAUAN SOSIOLOGI HUKUM ISLAM (STUDI KASUS DI DESA PANIMBANG KECAMATAN PANIMBANG JAYA KABUPATEN PANDEGLANG)

AMIN MAFTUHIN, NIM: 11380078 (2015) KAMPUNG HUTANG DALAM TINJAUAN SOSIOLOGI HUKUM ISLAM (STUDI KASUS DI DESA PANIMBANG KECAMATAN PANIMBANG JAYA KABUPATEN PANDEGLANG). Skripsi thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.

[img]
Preview
Text (KAMPUNG HUTANG DALAM TINJAUAN SOSIOLOGI HUKUM ISLAM (STUDI KASUS DI DESA PANIMBANG KECAMATAN PANIMBANG JAYA KABUPATEN PANDEGLANG))
11380078_bab-i_iv-atau-v_daftar-pustaka.pdf - Published Version

Download (5MB) | Preview
[img] Text (KAMPUNG HUTANG DALAM TINJAUAN SOSIOLOGI HUKUM ISLAM (STUDI KASUS DI DESA PANIMBANG KECAMATAN PANIMBANG JAYA KABUPATEN PANDEGLANG))
11380078_bab-ii_sampai_sebelum-bab-terakhir.pdf - Published Version
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (1MB)

Abstract

Hutang piutang pada dasarnya adalah sikap saling tolong menolong, di dalam al-Qur’an dijelaskan bahwa menolong sesama manusia menjadi kewajiban untuk siapapun yang mampu melakukannya. Akan tetapi memberikan hutang dengan maksud mencari keuntungan semata yaitu, mensyaratkan tambahan di dalamnya sudah melenceng dari tujuan utama hutang piutang dan hal itu tidak sesuai dengan prinsip-prinsip hukum Islam. Praktek hutang piutang yang dilakukan oleh masyarakat di Kampung Sukajadi termasuk hutang yang menggunakan tambahan (bunga), dengan kesepakatan pada awal perjanjiannya. Dalam praktek tersebut kreditur yang sering memberikan piutang kepada masyarakat adalah instansi dari non-bank atau biasa disebut bank keliling. Praktek hutang piutang yang terjadi di kampung sukajadi sudah berlangsung selama bertahun-tahun, sehingga menjadi kebiasaan bagi sebagian masyarakat, terutama oleh masyarakat yang tinggal di kampung hutang. Melihat praktek hutang piutang yang mengandung unsur riba seperti itu, penulis tertarik untuk menelitinya dengan mengacu pada pokok masalah, yaitu: bagaimana praktek hutang piutang dan bagaimana dampak yang muncul dari hutang dengan tinjauan sosiologi hukum Islam? Dalam penelitian ini, jenis penelitiannya adalah field research dan sifatnya adalah deskriptif analitis. Sedangkan langkah yang digunakan dalam teknik pengumpulan datanya yaitu dengan observasi, wawancara serta menggunakan analisis data dengan metode induktif. Dari penelitian yang sudah dilakukan, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa praktek hutang piutang yang dilakukan oleh masyarakat kampung hutang didasari oleh bebagai macam kebutuhan. Menurut penyusun, dengan pendekatan sosiologis hukum Islam dari tidak boleh menjadi boleh tidak berlaku di kampung hutang. Karena praktek hutang piutang tersebut tidak membawa kemaslahatan kepada semua masyarakat tersebut dan belum sepenuhnya termasuk dalam maslahah al-dharuriyyah dan maslahah hajiyyah yaitu kemaslahatan yang berhubungan dengan masalah pokok dan kebutuhan hidup umat manusia akan tetapi masih banyak yang termasuk kepada takmiliyyah (tahsiniyyah) berkenaan dengan dekorasi dan penyempurnaanya.. Praktek hutang piutang tersebut juga termasuk dalam ‘urf al-fasid, karena tidak memenuhi syarat-syarat ‘urf hutang piutang. Jadi, praktek hutang piutang yang dilakukan oleh masyarakat kampung hutang tidak sesuai dengan prinsip hukum Islam. Kata Kunci: Hutang Piutang, maslahah, ‘Urf.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Drs. Mochamad Sodik, S.Sos., M.Si
Uncontrolled Keywords: Hutang Piutang, maslahah, ‘Urf.
Subjects: Muamalat
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Muamalah (S1)
Depositing User / Editor: Sugeng Hariyanto, SIP (sugeng.hariyanto@uin-suka.ac.id)
Date Deposited: 11 Mar 2016 01:09
Last Modified: 11 Mar 2016 01:09
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/19724

Actions (login required)

View Item View Item