GAGALNYA DEMOKRASI DI TIMUR TENGAH ( ISLAM, MASALAH GENERASI, DAN POLITIK IDENTITAS)

HASAN, NOORHAIDI (2016) GAGALNYA DEMOKRASI DI TIMUR TENGAH ( ISLAM, MASALAH GENERASI, DAN POLITIK IDENTITAS). In: Seminar Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia (AIPI) bekerjasama dengan Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga, 14 April 2016, Yogyakarta.

[img]
Preview
Text (GAGALNYA DEMOKRASI DI TIMUR TENGAH ( ISLAM, MASALAH GENERASI, DAN POLITIK IDENTITAS))
NOORHAIDI HASAN - GAGALNYA DEMOKRASI DI TIMUR TENGAH ( ISLAM, MASALAH GENERASI, DAN POLITIK IDENTITAS).pdf - Presentation

Download (366kB) | Preview

Abstract

Musim semi Arab (Arab spring) belum berakhir. Sejak gejolak politik meletus di Tunisia, yang diawali dengan aksi membakar diri seorang penjual buah sebagai protes terhadap kesewenangan penguasa, badai perubahan terus berhembus kencang, menyapu rezim-rezim penguasa otoriter di berbagai kawasan Timur Tengah. Dari Tunisia ia bergerak ke Libya meruntuhkan kekuasaan Moammar Qaddafi, lalu ke Mesir mendongkel rezim Husni Mubarak. Setelah Qaddafi dan Mubarak terjungkal, giliran Bashar al-Assad harus berjuang keras meredam sergapan badai perubahar. tersebut. Rezim Assad memang tetap berdiri, tetapi sudah tidak lagi tegap, setegap ketika kekuasaan otoritariannya berakar kuat di Syria. Wilayah negeri penting di Timur Tengah yang menyimpan banyak warisan sejarah Islam ini tidak lagi utuh, telah terkoyak-koyak. Sebagian sudah jatuh ke dalam kontrol para pemberontak dan pasukan the Islamic State of Iraq and the Levant (ISIS) pimpinan Abu Bakar al-Baghdadi yang terkenal ganas menebar teror menakutkan.

Item Type: Conference or Workshop Item (Paper)
Uncontrolled Keywords: Demokrasi, Timur Tengah
Subjects: Politik Islam
Divisions: Paper
Depositing User / Editor: Sugeng Hariyanto, SIP (sugeng.hariyanto@uin-suka.ac.id)
Date Deposited: 18 Apr 2016 09:07
Last Modified: 18 Apr 2016 09:23
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/20041

Actions (login required)

View Item View Item