TEORI LINGKUNGAN MENURUT YUSUF AL QARDAWI DAN MUHAMMAD ALI YAFIE (STUDI KOMPARATIF)

NASIKH AL IBAD AL HAS - NIM. 03360199, (2009) TEORI LINGKUNGAN MENURUT YUSUF AL QARDAWI DAN MUHAMMAD ALI YAFIE (STUDI KOMPARATIF). Skripsi thesis, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Telah kita ketahui bersama bahwa keberlangsungan kehidupan di planet bumi tengah terancam oleh fenomena pemanasan global (global warming). Fenomena ini juga menjadi isu internasional yang banyak diperbincangkan umat manusia di seluruh penjuru bumi. Hal ini disebabkan oleh keberadaannya dapat menimbulkan sejumlah bencana. Orang-orang juga tengah disibukkan mencari solusi-solusi praktis untuk menyelamatkan bumi. Selain itu, umat Islam memiliki tokoh-tokoh penting yang sangat concern terhadap problem lingkungan. Mereka berusaha keras menemukan dan merumuskan hukum-hukum seputar lingkungan dari al-Quran dan as-Sunnah. Dalam penelitian ini akan dipaparkan sekian hal terkait pelestarian lingkungan menurut Yusuf al-Qaradawi dan Muhammad Ali Yafie. Kedua tokoh ini memiliki perhatian yang sangat tinggi pada problematika lingkungan. Banyak gagasan-gagasan dan ide-ide cerdas yang muncul dari kedua tokoh ini. Ide-ide tersebut dapat dijadikan solusi praktis bagi umat Islam, termasuk dalam yang berkaitan dengan masalah lingkungan. Dalam penelitian-penelitiannya, kedua tokoh ini menggunakan metode tematik. Secara geografis, kedua tokoh ini terpisah jarak ribuan mil, yakni antara Qatar dan Indonesia. Dalam penelitian ini, dipaparkan pula biografi kedua tokoh tersebut, berikut perbedaan pendapat keduanya dalam masalah lingkungan. Pembahasan dalam penelitian ini menggunakan metode analisis-komparatif. Sebagai contoh, Yusuf al-Qaradawi berpendapat bahwa Islam memiliki dua aspek dalam mengelola isu lingkungan, yakni: 1.Interkoneksitas ilmu-ilmu ke-Islaman (ilmu Tauhid, Akhlak, Fiqh, Ushul Fiqh, Ulum al-Quran dan as-Sunnah) dengan pelestarian lingkungan. 2. Solusi teknis, yang meliputi: reboisasi, sanitasi, kebersihan, kesehatan, pelestarian sumber daya alam, dan lain sebagainya. Sedangkan Muhammad Ali Yafie, berpendapat bahwa pelestarian lingkungan dewasa ini dapat dilakukan dengan dua langkah: 1. Kritik terhadap kesenjangan hidup. Hal ini kita kenal dengan istilah pendekatan moral (Akhlak). 2. Mengganti prinsip dasar keenam dalam kehidupan, yakni proteksi terhadap kehormatan, dengan proteksi terhadap lingkungan. Hal ini kita kenal dengan istilah pendekatan ushul fiqh. Kedua tokoh ini juga memiliki gagasan cerdas lainnya dalam menangani pelestarian lingkungan. Kita memiliki keyakinan bahwa kedua tokoh ini memiliki pemikiran yang tidak dapat dipisahkan satu sama lain. Sebab, masalah lingkungan adalah isu yang sangat krusial, karena berkaitan dengan keberlangsungan hidup semua makhluk penghuni bumi.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: PEMBIMBING: DRS. H. MALIK MADANY, MA.
Uncontrolled Keywords: problem lingkungan, pelestarian lingkungan, Interkoneksitas ilmu-ilmu ke-Islaman, Solusi teknis
Depositing User / Editor: Users 1 not found.
Last Modified: 04 May 2012 16:42
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/2137

Actions (login required)

View Item View Item