PROBLEMATIKA PENGEMBANGAN KURIKULUM BAHASA ARAB DI MTs ALI MAKSUM KRAPYAK YOGYAKARTA

Neni Yuliyani NIM. 03420269, (2009) PROBLEMATIKA PENGEMBANGAN KURIKULUM BAHASA ARAB DI MTs ALI MAKSUM KRAPYAK YOGYAKARTA. Skripsi thesis, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan problematika apa saja yang dihadapi di Madrasah Tsanawiyah Ali Maksum Krapyak Yogyakarta dalam pengembangan kurikulum khususnya matapelajaran bahasa Arab dengan melakukan penelitian serta telaah pustaka terhadap beberapa buku dan tulisan yang membahas tentang kurikulum serta pengembangan kurikulum. Dengan penelitian ini diharapkan dapat memberikan masukan baru kepada semua pihak yang berkecimpung dalam bidang kurikulum dan bahasa Arab umumnya, dan khususnya MTs Ali Maksum Krapyak Yogyakarta sendiri sebagai tempat dilakukannya penelitian. Penelitian ini juga mencoba mendeskripsikan dan menganalisis problematika pengembangan kurikulum bahasa Arab di MTs Ali Maksum Yogyakarta dengan menggunakan teknik analisis data non-statistik. Data yang terkumpul dideskripsikan terlebih dahulu seputar masalah implementasi kurikulum yang selama ini diterapkan di MTs Ali Maksum serta kurikulum secara umum. Kemudian dilanjutkan dengan pembahasan pada pokok masalah tentang penyelesaian problematika dalam pengembangan kurikulum bahasa Arab dan terakhir menganalisis problematika tersebut. Sifat dari penelitian ini adalah deskriptif analitik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu 1). Wawancara, (2). Obserpasi. Adapun subjek penelitian adalah: (1). Kepala sekolah (2). Guru-guru bahasa Arab (3), komponen sekolah (4). Siswa; santri. Hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa: kurikulum berbasis kompetensi diterapkan di MTs Ali Maksum pada tahun 2004. Penerapan kolaborasi kurikulum yang dipakai di Madrasah Tsanawiyah Ali Maksum pada dasarnya sudah baik, akantetapi dalam pelaksanaanya belum maksimal karena alokasi waktu yang kurang dalam kegiatan pembelajaran, sehingga penyampaian materi kurang mendalam; Pelajaran bahasa Arab merupakan mata pelajaran unggulan sehingga perpaduan antara kurikulum Depag dan Pesantren dalam pembelajaran bahasa Arab menjadi lebih diprioritaskan serta kolaborasi kurikulum dalam matapelajaran bahasa Arab merupakan kemudahan tersendiri dan sangat membantu siswa dalam pemahaman dan pembelajaran bahasa Arab; pengembangan yang dilakukan di MTs ali maksum merupakan penyempurnaan dari kurukulum sebelumnya. Yayasan Ali Maksum memegang peranan yang sangat dominan dalam pengembangan kurikulum yang dilaksanakan di Ali Maksum khususnya bahasa Arab sehingga semua kebijakan dan keputusan yang ada di MTs Ali Maksum berpusat pada pihak keluarga yayasan. Peran Yayasan yang sangat dominan dalam pengembangan kurikulum menimbulkan problema-problem dalam pengembangan kurikulum terlebih lagi terkait dengan matapelajaran bahasa Arab; problematika yang terkait dengan pengembangan kurikukulum bahasa Arab; antara lain: (1) Implementasi KBK belum genap dilaksanakan telah muncul kembali KTSP dengan prosedur yang lebih kompleks, (2) Terkait dengan keterlibatan komponen pengembangan kurikulum dalam hal ini guru bahasa Arab, pada dasarnya guru sudah memahami tentang apa dan bagaimana KBK atau KTSP akantetapi pelaksanaan dilapangan guru masih bingung dengan konsep keduanya. (3) Dalam implementasi kurikulum baru guru dituntut untuk lebih kreatif dan komunikatif dalam menemukan metode-metode yang dipakai dalam pembelajaran bahasa Arab,sedangkan keadaan guru belum siap dan ketergantungan terhadap kebiasaan lama.(4) Tuntutan terhadap guru untuk mengembangkan kurikulum kedalam silabus yang disesuaikan dengan kalender akademik yang disepakati madrasah untuk melaksanakan evaluasi dan penilaian terhadap siswa. Terbentur dengan pemahaman guru akan implementasi konsep kurikulum baru yang masih minim. (5). Kebijaksananan yang ada dalam pengembangan kurikulum bahasa Arab terkait dengan subjek yang terlibat, yakni guru tidak dilibatkan dalam penyusunan, guru hanya dilibatkan dalam pengembangan saja. Padahal pada dasarnya gurulah yang mengetahui tentang focus matery, serta karakteristik kurikulum yang diperlukan dan disesuaikan dengan keadaan dan pemahaman siswa. (6). Dalam pengembangan kurikulum yang diterapkan di MTs Ali Maksum guru dituntut untuk lebih kreatif, akantetapi dalam implementasinya guru masih menggunakan metode mengajar model lama dan masih kebergantungan dengan metode yang selama ini di pakai dalam proses pembelajaran.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Pembimbing : Drs. H. Zaenal Arifin. A. M. Ag.
Uncontrolled Keywords: Problematika, Kurikulum, Bahasa Arab, MTS Ali MAksum Krapyak
Depositing User / Editor: Users 1 not found.
Last Modified: 04 May 2012 16:42
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/2152

Actions (login required)

View Item View Item