PENDIDIKAN BERBASIS KESETARAAN GENDER DALAM PERSPEKTIF PENDIDIKAN ISLAM (Studi Kasus Pendidikan Keluarga Aktivis Pusat Studi Wanita (PSW) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta)

Nurul Wafiroh NIM. 04471198, (2009) PENDIDIKAN BERBASIS KESETARAAN GENDER DALAM PERSPEKTIF PENDIDIKAN ISLAM (Studi Kasus Pendidikan Keluarga Aktivis Pusat Studi Wanita (PSW) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta). Skripsi thesis, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk (1) menjelaskan pendidikan berbasis kesetaraan gender dalam perspektif pendidikan Islam, (2) mendeskripsikan pandangan pengurus Pusat Studi Wanita (PSW) UIN Sunan Kalijaga tentang konsep pendidikan berbasis kesetaraan gender dalam keluarga, dan (3) mengetahui aplikasi pendidikan Islam berbasis kesetaraan gender dalam keluarga mereka. Populasi penelitian ini adalah para aktivis PSW UIN Sunan Kalijaga dan keluarga mereka. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research), dengan meneliti para pengurus PSW UIN Sunan Kalijaga secara yuridis sesuai SK. Rektor dan masing-masing keluarga mereka, dengan menggunakan teknik purposive sample, yaitu cara pemilihan sekelompok subjek (informan) didasarkan atas ciri-ciri atau sifat-sifat tertentu yang dipandang mempunyai sangkut paut dengan sifat-sifat yang telah ditentukan dalam penelitian. Pengumpulan data dilakukan dengan metode dokumentasi, metode wawancara (interview), dan metode pengamatan (observasi). Analisis data berupa analisis deskriptif analitik, yaitu; dengan mendeskripsikan dan menafsirkan fenomena-fenomena yang ada, berkenaan dengan kondisi atau hubungan yang ada dalam objek penelitian, keyakinan, sudut pandang, serta kecenderungan-kecenderungan yang sedang berkembang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Konsep kesetaraan antara laki-laki dan perempuan dalam Islam didasarkan atas nilai keadilan dari Al-Qur’an dan Hadits. Islam memandang laki-laki dan perempuan mempunyai kualitas kemanusiaan yang sama termasuk di dalamnya kesempatan aktualisasi melalui pendidikan Islam. Kesetaraan gender dalam konsep pendidikan Islam dapat diwujudkan dalam bentuk konsep pendidikan Islam yang meliputi pengertian, tujuan, dasar, materi dan metode, yang dirumuskan secara berprespektif gender sebagai mana yang diisyaratkan oleh Islam. Pendidikan memberikan akses dan kontrol yang sama antara laki-laki dan perempuan, mengacu pada pemenuhan kebutuhan praktis dan strategis gender dan menghindari diskriminasi seksis. (2) Pandangan para pengurus PSW UIN Sunan Kalijaga tentang konsep pendidikan berbasis kesetaraan gender dalam keluarga, atas dasar kesamaan, baik akses, keseimbangan partisipasi, pelibatan dalam pengambilan keputusan dan keterjangkauan manfaat pendidikan untuk laki-laki dan perempuan sesuai ajaran Islam. Selain itu asumsi mereka juga disinergikan dengan pandangan barat, yaitu dengan menggunakan teori pendidikan androgyny, yaitu mengembangkan potensi maskulin dan feminin yang ada di dalam diri anak, agar kedua potensi tersebut bersinergi, bertemu, sehingga menjadi manusia yang memiliki sifat yang sempurna. Pendidikan ditransformasikan secara menyeluruh, baik secara kognitif, afektif, maupun motoriknya. (3) Penerapan konsep pendidikan dalam keluarga para aktivis PSW UIN Sunan Kalijaga memberikan kebebasan kepada anak secara demokratis. Orangtua mendidik anak secara adil, menganggap mereka sama memiliki potensi, mereka hanya mengarahkan dan mendorong potensi dan bakat yang dimiliki anak.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Pembimbing : Dr. Ahmad Arifi, M.Ag.
Uncontrolled Keywords: Pendidikan, Gender, Pendidikan, Islam, Aktivis, Pusat Studi Wanita
Depositing User / Editor: Users 1 not found.
Last Modified: 04 May 2012 16:42
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/2157

Actions (login required)

View Item View Item