PEMODELAN STRUKTURAL KNOWLEDGE SHARING INTENTION DI PERGURUAN TINGGI

Mulyanto, Agus (2016) PEMODELAN STRUKTURAL KNOWLEDGE SHARING INTENTION DI PERGURUAN TINGGI. Project Report. PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUNAN KALIJAGA, Yogyakarta.

[img]
Preview
Text (PEMODELAN STRUKTURAL KNOWLEDGE SHARING INTENTION DI PERGURUAN TINGGI)
PEMODELAN STRUKTURAL KS INTENTION DI PT .pdf - Published Version

Download (2MB) | Preview

Abstract

Permasalahan yang sering terjadi adalah proses berbagi pengetahuan kurang baik karena tidak adanya dukungan manajemen pengetahuan yang terstruktur. Manajemen pengetahuan (knowledge management, KM) adalah teknik membangun lingkungan pembelajaran, agar orang-orang di dalamnya terus termotivasi untuk belajar, memanfaatkan informasi yang ada, dan dapat menyelesaikan masalah yang dihadapi. Berdasarkan latar belakang masalah yang telah dikemukakan di atas, maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah 1. Bagaimana pengaruh kepribadian terhadap intensi berbagi pengetahuan. 2. Bagaimana pengaruh kepribadian terhadap budaya organisasi 3. Bagiamana pengaruh budaya organisasi terhadap intensi berbagi pengetahuan Kesimpulan yang dapat diambil berdasarkan analisis data “Pengaruh Budaya Organisasi Dan Karakter Individu Terhadap Intensi Berbagi Pengetahuan Di Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga” yaitu sebagai berikut : 1. Budaya organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap intensi berbagi ilmu pengetahuan di UIN Sunan Kalijaga. Hal ini ditunjukkan dengan nilai korelasi positif 0,721 dan p hitung = 0,000 < 0,05 menandakan hubungan yang terjadi adalah signifikan, serta nilai Sig. pada uji hipotesis adalah 0,000 < 0,05, menunjukkan budaya organisasi signifikan berpengaruh terhadap intensi berbagi pengetahuan. Persamaan garis regresinya Y = 14,310 + 0,510 X2. Dengan demikian jika budaya organisasi naik satu satuan maka intensi berbagi pengetahuan naik sebesar 14,82. 2. Karakteristik individu berpengaruh positif dan signifikan terhadap intensi berbagi ilmu pengetahuan di UIN Sunan Kalijaga. Hal ini ditunjukkan dengan nilai korelasi positif 0,520 dan p hitung = 0,001 < 0,05 menandakan hubungan yang terjadi adalah signifikan, serta nilai Sig. pada uji hipotesis adalah 0,001 < 0,05, menunjukkan karakteristik individu signifikan berpengaruh terhadap intensi berbagi pengetahuan. Persamaan garis regresinya Y = 25,980 + 0,779 X1 . Dengan demikian jika karakteristik individu naik satu satuan maka intensi berbagi pengetahuan naik sebesar 26,759. 3. Budaya organisasi dan karakteristik individu tidak secara bersama-sama mempengaruhi intensi berbagi pengetahuan di UIN Sunan Kalijaga. Hal ini ditunjukkan pada uji T bahwa uji hipotesis untuk karakteristik individu memiliki nilai Sig. = 0,995 > 0,05 sehingga variabel karakteristik individu tidak signifikkan untuk dimasukkan dalam model, sedangkan nilai Sig untuk budaya organisasi = 0,000 < 0,05 sehingga variabel budaya organisasi dapat digunakan dalam model penentuan nilai intensi berbagi pengetahuan. Maka model yang digunakan adalah Y = 14,310 + 0,510 X2. Dengan demikian jika budaya organisasi naik satu satuan maka intensi berbagi pengetahuan naik sebesar 14,82.

Item Type: Monograph (Project Report)
Uncontrolled Keywords: PEMODELAN, STRUKTURAL KNOWLEDGE SHARING INTENTION, PERGURUAN TINGGI
Subjects: Sains
Divisions: Penelitian > 1. Pegawai dan Dosen
Depositing User / Editor: Sugeng Hariyanto, SIP (sugeng.hariyanto@uin-suka.ac.id)
Date Deposited: 02 Sep 2016 03:02
Last Modified: 02 Sep 2016 03:02
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/21859

Actions (login required)

View Item View Item