KARAKTERISTIK MANUSKRIP MUSHAF AL-QUR’AN H.ABDUL GHAFFAR (KAJIAN FILOLOGI)

TATI RAHMAYANI, NIM. 12530057 (2016) KARAKTERISTIK MANUSKRIP MUSHAF AL-QUR’AN H.ABDUL GHAFFAR (KAJIAN FILOLOGI). Skripsi thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.

[img]
Preview
Text (KARAKTERISTIK MANUSKRIP MUSHAF AL-QUR’AN H.ABDUL GHAFFAR (KAJIAN FILOLOGI))
12530057_BAB-I_IV-atau-V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf

Download (6MB) | Preview
[img] Text (KARAKTERISTIK MANUSKRIP MUSHAF AL-QUR’AN H.ABDUL GHAFFAR (KAJIAN FILOLOGI))
12530057_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR.pdf
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (3MB)

Abstract

Islam masuk di Indonesia sekitar abad ke 13. Salah satu bukti penyebaran Agama Islam di Indonesia adalah mushaf al-Qur’an. Mushaf al-Qur’an tersebut ditulis oleh para ulama ataupun orang biasa yang belajar al-Qur’an pada zaman dahulu. Saat ini dapat diketahui sejarah penyebaran Islam di Indonesia khususnya sejarah penulisan al-Qur’an melalui mushaf–mushaf terdahulu. Salah satunya adalah mushaf al-Qur’an H. Abdul Ghaffar yang berada di DusunGunung Malang Desa Poteran Kecamatan Talango, Kabupaten Sumenep Jawa Timur. Dengan meneliti mushaf H. Abdul Ghaffar, dapat diketahui bagaimana sejarah penulisan al-Qur’an di DusunGunung Malang. Mushaf H. Abdul Ghaffar tersebut yang menjadi objek pada penelitian yang peneliti lakukan. Dalam penelitian ini penulis ingin menjawab mengenai karakteristik manuskrip mushaf al-Qur’an H. Abdul Ghaffar. Dari karakteristik manuskrip tersebut dapat dilihat bagaimana sejarah penulisan al-Qur’an di Indonesia khususnya Dusun Gunung Malang. Untuk mengetahui lebih dalam mengenai karakteristik mushaf H. Abdul Ghaffar, peneliti mencoba turun kelapangan untuk melakukan wawancara dengan narasumber.Wawancara tersebut bertujuan untuk mengetahui siapa penulis dari mushaf dan bagaimana proses penulisan mushaf tersebut. Selain melakukan wawancara penulis juga melakukan peneitian yang lebih mendalam mengenai mushaf H. Abdul Ghaffar, penulis menggunakan ilmu filologi dengan metode naskah tunggal, sebab penulis hanya menemukan satu buah naskah. Metode naskah tunggal yang dipakai adalah edisi kritis, yaitu dengan menampilkan naskah dengan menyertakan pembenaran pada kesalahan – kesalahan yang ada. Karakteristik mushaf al-Qur’an H. Abdul Ghaffar adalah Pertama, penulisannya menggunakan kaidah Rasm Imlai meskipun ada kata – kata tertentu yang menggunakan RasmUśmānī. Kedua, mengenai penggunaan harakat pada lafal Allah yang menggunakan fathah miring (َ ), dan harakat dhammahtain yang menggunakan huruf waw terbalik ( ). Ketiga, simbol – simbol yang ada didalamnya terdiri dari simbol akhir ayat yang memiliki tiga simbol, yaitu lingkaran berwarna merah, titik hitam dan lingkaran merah dengan titik hitam didalamnya. Selain simbol akhir ayat ada simbol awal juz yaitu tiga lingkaran merah dengan titik didalamnya. Simbol selanjutnya adalah simbol yang menandakan kesalahan yang ada dalam mushaf. Keempat, mengenai scholia yaitu sebuah penafsiran yang ditulis pada setiap halaman berupa tulisan lain yang membicarakan masaah yang sama yang ada dalam sebuah naskah. Ada tiga jenis scholia yang ada dalam mushaf yaitu scholia tentang awal juz, maqra’ dan tanda kesalahan dalam mushaf. Kelima, ada beragam qirā’at yang dipakai dalam mushaf H. Abdul Ghaffar. Kelima, kertas yang digunakan untuk menulis mushaf berasal dari daluang.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Dr. Ahmad Baidowi, M.Si.
Subjects: Ilmu Alqur’an dan Tafsir
Divisions: Fakultas Ushuludin dan Pemikiran Islam > Ilmu Alqur’an dan Tafsir (S1)
Depositing User / Editor: Miftahul Ulum, S.Kom ------- youtube : ulum virgo -------- Facebook : digilibuin
Date Deposited: 09 Sep 2016 02:17
Last Modified: 09 Sep 2016 02:17
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/21946

Actions (login required)

View Item View Item