ANALISIS PENGARUH PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO (PDRB), INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA (IPM), DAN UPAH MINIMUM PROVINSI (UMP) TERHADAP TINGKAT KEMISKINAN PERIODE 2005-2014 (STUDI KASUS 10 PROVINSI DENGAN TINGKAT KEMISKINAN TERTINGGI DI INDONESIA)

AMALIA ISLAMI, NIM. 12810001 (2016) ANALISIS PENGARUH PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO (PDRB), INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA (IPM), DAN UPAH MINIMUM PROVINSI (UMP) TERHADAP TINGKAT KEMISKINAN PERIODE 2005-2014 (STUDI KASUS 10 PROVINSI DENGAN TINGKAT KEMISKINAN TERTINGGI DI INDONESIA). Skripsi thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.

[img]
Preview
Text (ANALISIS PENGARUH PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO (PDRB), INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA (IPM), DAN UPAH MINIMUM PROVINSI (UMP) TERHADAP TINGKAT KEMISKINAN PERIODE 2005-2014 (STUDI KASUS 10 PROVINSI DENGAN TINGKAT KEMISKINAN TERTINGGI DI INDONESIA))
12810001_BAB-I_IV-atau-V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (2MB) | Preview
[img] Text (ANALISIS PENGARUH PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO (PDRB), INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA (IPM), DAN UPAH MINIMUM PROVINSI (UMP) TERHADAP TINGKAT KEMISKINAN PERIODE 2005-2014 (STUDI KASUS 10 PROVINSI DENGAN TINGKAT KEMISKINAN TERTINGGI DI INDONESIA))
12810001_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR.pdf - Published Version
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (2MB)

Abstract

Setiap tahun tingkat kemiskinan di Indonesia selalu mengalami penurunan. Sedangkan Produk Domestik Bruto (PDB), Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan Upah Minimum Provinsi (UMP) Indonesia tiap tahun selalu mengalami kenaikan. Namun, masih banyak provinsi yang memiliki tingkat kemiskinan di atas tingkat kemiskinan nasional. Hal ini disebabkan adanya pertumbuhan ekonomi dan akses pelayanan publik yang tidak tersebar secara merata di seluruh wilayah Indonesia, serta tingginya ketimpangan pendapatan antar daerah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), Indeks Pembangunan Manusia (IPM), dan Upah Minimum Provinsi (UMP) terhadap tingkat kemiskinan di Indonesia dengan mengambil fokus di 10 provinsi yang memiliki tingkat kemiskinan tertinggi pada tahun 2014. Model penelitian yang digunakan adalah kuantitatif. Pengujian hipotesis dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi data panel dengan model fixed effect yang diambil melalui uji Chow, uji LM dan uji Hausman menggunakan bantuan program eviews 8. Data dalam penelitian ini adalah data sekunder time series mulai tahun 2005-2014 dan cross section sebanyak 10 provinsi yang diperoleh dari publikasi BPS pusat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel PDRB tidak berpengaruh signifikan terhadap tingkat kemiskinan, variabel IPM berpengaruh negatif dan signifikan terhadap tingkat kemiskinan, serta UMP berpengaruh negatif dan signifikan terhadap tingkat kemiskinan. Sedangkan secara simultan, variabel PDRB, IPM dan UMP berpengaruh signifikan terhadap tingkat kemiskinan. Variasi variabel tingkat kemiskinan dapat dijelaskan sebesar 93,9602 persen oleh variasi variabel PDRB, IPM, UMP dan sisanya dijelaskan oleh variasi variabel lain di luar model.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Drs. AKHMAD YUSUF KHOIRUDDIN, S.E., M.Si.
Uncontrolled Keywords: Tingkat Kemiskinan, Produk Domestik Regional Bruto, Indeks Pembangunan Manusia, Upah Minimum Provinsi, Regresi Data Panel
Subjects: Ekonomi Islam
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Ekonomi Syariah (S1)
Depositing User / Editor: Drs. Bambang Heru Nurwoto
Date Deposited: 27 Sep 2016 02:39
Last Modified: 27 Sep 2016 02:39
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/22078

Actions (login required)

View Item View Item