PERLAKUAN TERHADAP PENANAMAN MODAL ASING (PERSPEKTIF HUKUM ISLAM DAN UU NO 25 TAHUN 2007 TENTANG PENANAMAN MODAL)

FAISAL AFANDI NIM: 01360885, (2009) PERLAKUAN TERHADAP PENANAMAN MODAL ASING (PERSPEKTIF HUKUM ISLAM DAN UU NO 25 TAHUN 2007 TENTANG PENANAMAN MODAL). Skripsi thesis, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Aktivitas perekonomian semakin berkembang dan tidak lagi mengenal sekat dan batas territorial Negara. Salah satu piranti perekonomian yang sangat berperan besar adalah aktivitas investasi atau penanaman modal. Aktivitas penanaman modal telah menjelma menjadi bagian yang tak terpisahkan dari percaturan perekonomian global. Indonesia sebagai Negara berkembang adalah salah satu Negara yang tengah giat mempromosikan diri dan membuka diri terhadap segala bentuk penanaman modal. Hal itu dijawab melalui UU No. 25 tahun 2007 tentang Penanaman Modal. Undang-undang ini hadir sebagai pengganti dari beberapa peraturan terdahulu yang dianggap tidak relevan lagi dengan kebutuhan dan perkembangan saat ini. Yang menarik untuk dicermati dengan hadirnya UU No. 25 tahun 2007 tentang Penanaman Modal tersebut adalah bahwa penanaman modal baik itu asing dan domestik diperlakukan sama. Artinya adalah baik investor asing maupun domestik akan memperoleh perlakuan yang sama menurut UU tersebut. Pada bagian inilah muncul beragam kritikan terutama tentang perlakuan terhadap investor asing yang seolah sangat diagungkan kehadiran mereka. Disisi lain, Hukum Islam, sebagai bagian dari pedoman hidup masyarakat Indonesia adalah bagian yang sangat tidak mungkin ditinggalkan kiprahnya. Islam sendiri dalam memandang aktivitas investasi adalah suatu hal yang lumrah selama tidak bertentangan dengan syari’at Islam melalui mekanisme dan cara yang telah ditentukan. Faktor tersebutlah yang kemudian melatar belakangi penelitian ini. Penelitian ini membahas mengenai perlakuan Hukum Islam dan UU No. 25 tahun 2007 tentang Penanaman Modal melalui studi komparatif. Penelitian ini merupakan penelitian pustaka bersifat kualitatif. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan normatif. Penelitian ini menghasilkan temuan bahwa perlakuan terhadap investor asing dalam Islam tidak dikemukakan secara spesifik Dalam beragam literature yang penyusun temukan. Islam memandang aktivitas investasi langsung dari segi bentuk dan mekanismenya seperti mudharabah, musyarakah dan muzara'ah. sedangkan dalam UU No. 25 tahun 2007 perlakuan terhadap penanaman modal asing tidak dibedakan dengan penanaman modal dari dalam negeri. Mungkin yang membedakan adalah dari segi teknis penanaman modal seperti perijinan dan persentase penanaman modal. Antara Hukum Islam dan UU No. 25 tahun 2007 terdapat persamaan bahwa tidak ada pembedaan yang dikemukakan secara siginifikan namun dalam UU No. 25 tahun 2007 pembedaan jelas disebutkan menjadi penanaman modal asing dan modal dalam negeri. Perbedaannya dapat dilihat dari sudut pandang bahwa Islam membolehkan melaksanakan aktivitas investasi sepanjang tidak bertentangan dengan syari’ah. Sedangkan UU No. 25 tahun 2007 memiliki banyak keterkaitan dengan UU dan peraturan lainnya dalam mengatur persoalan penanaman modal.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Pembimbing : Budi Ruhiatudin, S.H., M.Hum. Drs. Slamet Khilmi, M.Si.
Uncontrolled Keywords: Perlakuan, penanaman modal asing, hukum Islam
Depositing User / Editor: Users 1 not found.
Last Modified: 04 May 2012 16:42
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/2269

Actions (login required)

View Item View Item