ANALISIS DAMPAK KEBIJAKAN PELONGGARAN FINANCING TO VALUE (FTV) TERHADAP PENYALURAN PEMBIAYAAN PROPERTI DI PERBANKAN SYARIAH DALAM KERANGKA KEBIJAKAN MAKROPRUDENSIAL

NENENG ELA FAUZIYYAH, NIM. 13810014 (2016) ANALISIS DAMPAK KEBIJAKAN PELONGGARAN FINANCING TO VALUE (FTV) TERHADAP PENYALURAN PEMBIAYAAN PROPERTI DI PERBANKAN SYARIAH DALAM KERANGKA KEBIJAKAN MAKROPRUDENSIAL. Skripsi thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.

[img]
Preview
Text (ANALISIS DAMPAK KEBIJAKAN PELONGGARAN FINANCING TO VALUE (FTV) TERHADAP PENYALURAN PEMBIAYAAN PROPERTI DI PERBANKAN SYARIAH DALAM KERANGKA KEBIJAKAN MAKROPRUDENSIAL)
13810014_BAB-I_IV-atau-V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (3MB) | Preview
[img] Text (ANALISIS DAMPAK KEBIJAKAN PELONGGARAN FINANCING TO VALUE (FTV) TERHADAP PENYALURAN PEMBIAYAAN PROPERTI DI PERBANKAN SYARIAH DALAM KERANGKA KEBIJAKAN MAKROPRUDENSIAL)
13810014_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR.pdf - Published Version
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (478kB)

Abstract

Krisis keuangan global menjadi permasalahan crusial yang menyebabkan ketidakstabilan ekonomi dan keuangan di suatu negara bahkan sampai ke negara lain. Permasalahan ini ditanggapi oleh Bank Indonesia dengan menerapkan kebijakan makroprudensial dengan tujuan agar dapat memitigasi risiko sistemik krisis. Kebijakan makroprudensial di Indonesia mengatur risiko kredit, modal dan governance. Fokus kajian dalam penelitian ini adalah kebijakan makroprudensial yang mengatur risiko kredit properti di perbankan dan perbankan syariah yaitu instrumen Loan to Value (LTV) dan Financing to Value (FTV). Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat dampak dari kebijakan pelonggaran FTV terhadap pembiayaan properti di perbankan syariah. Selain itu juga melihat dampak variabel makroekonomi seperti BI rate, Inflasi, Indeks Produksi Industri (IPI) serta variabel internal perbankan syariah yaitu Financing to Deposit Ratio (FDR) terhadap pembiayaan properti. Metode yang digunakan adalah analisis Vector Error Correction Model (VECM) dengan periode penelitian dari Januari 2010-April 2016. Objek penelitiannya adalah semua Bank Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah di Indonesia. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kebijakan pelonggaran FTV yang dicanangkan oleh Bank Indonesia pada tahun 2015 memberikan dampak negatif terhadap peningkatan penyaluran pembiayaan properti. Kemudian variabel makroekonomi yang berdampak positif dalam meningkatkan pembiayaan properti adalah inflasi dan IPI saja. Sedangkan BI rate memberi dampak negatif. FDR sebagai variabel internal bank memberikan dampak positif terhadap pembiayaan properti. Pada intinya, kebijakan pelonggaran FTV belum sepenuhnya efektif dalam meningkatkan pembiayaan properti di perbankan syariah.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: MUHAMMAD GHAFUR WIBOWO, SE., M.Sc NIP: 19800314 200312 1 003
Uncontrolled Keywords: Makroprudensial, Perbankan Syariah, Pembiayaan Properti, Vector Error Correction Model
Subjects: Pengembangan Masyarakat Islam
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Pengembangan Masyarakat Islam (S1)
Depositing User / Editor: Drs. Bambang Heru Nurwoto
Date Deposited: 16 Dec 2016 06:55
Last Modified: 16 Dec 2016 06:55
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/22951

Actions (login required)

View Item View Item