SINTESIS SENYAWA C-HEPTIL KALIKS[4]RESORSINAREN OKTAASETAT DAN APLIKASINYA SEBAGAI ADSORBEN ION LOGAM BERAT CR(III)

ANGGA SETIAWAN, NIN. 12630001 (2016) SINTESIS SENYAWA C-HEPTIL KALIKS[4]RESORSINAREN OKTAASETAT DAN APLIKASINYA SEBAGAI ADSORBEN ION LOGAM BERAT CR(III). Skripsi thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.

[img]
Preview
Text (SINTESIS SENYAWA C-HEPTIL KALIKS[4]RESORSINAREN OKTAASETAT DAN APLIKASINYA SEBAGAI ADSORBEN ION LOGAM BERAT CR(III))
12630001_BAB-I_IV-atau-V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (2MB) | Preview
[img] Text (SINTESIS SENYAWA C-HEPTIL KALIKS[4]RESORSINAREN OKTAASETAT DAN APLIKASINYA SEBAGAI ADSORBEN ION LOGAM BERAT CR(III))
12630001_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR.pdf - Published Version
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (825kB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan dua tahap, yaitu tahap pertama sintesis senyawa C-heptil kaliks[4]resorsinarena dari resorsinol-oktanal dengan rasio (1:1) menggunakan metode refluks selama 6 jam pada 80°C. Tahap kedua yaitu proses asetilasi gugus hidroksi menggunakan anhidrida asetat dalam suasana asam dengan asam sulfat pada suhu 60°C selama 2 jam sehingga menghasilkan senyawa C-heptil kaliks[4]resorsinaren oktaasetat. Karakterisasi hasil sintesis dilakukan menggunakan FT-IR dan 1H-NMR, serta uji titik leleh. Hasil akhir sintesis berupa kristal berwarna kuning cerah dengan rendemen 53,37 % dan titik leleh 134-137°C. Hasil karakterisasi FTIR C-heptil kaliks[4]resorsinarena menujukan adanya vibrasi jembatan CH pada bilangan gelombang 1458 cm-1, vibrasi OH pada 3271.27 cm-1, C=C aromatik pada 1620.21 dan 1504.48 cm-1. Perbedaan hasil karakterisasi C-heptil kaliks[4]resorsinaren oktaasetat ditunjukkan pada bilangan gelombang 1759 cm-1 yang merupakan C=O hasil asetilasi, diperkuat pada daerah 1209,89 cm-1 serapan khas C-O ester. Hasil 1H-NMR menunjukkan adanya pergeseran pada 4,11 ppm untuk jembatan methin (-CH-), 6,10-6,92 (H-Ar), hasil asetilasi berupa (-CH3) yang terikat (C=O) tidak dapat ditampilkan spesifik, tetapi diduga terdapat pada pergeseran 2,1 ppm. Adsorpsi ion Cr(III) oleh kedua adsorben berada pada kondisi optimum pH 5, waktu kesetimbangan 90 menit dengan mengikut kinetika adsorpsi pseudo orde dua, dan isoterm Langmuir. Kapasitas adsorpsi maksimum CHK[4]R 2,82 x 10-4 mol/g dan CHK[4]R Oktaasetat 2,498 x 10-4 mol/g. Energi adsorpsi CHK[4]R sebesar 23,775 KJ mol-1 dan CHK[4]R Oktaasetat 28,315 KJ mol-1. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua adsorben mampu menarik ion logam Cr(III) secara kemisorpsi.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Irwan Nugraha S.Si, M.Sc.
Uncontrolled Keywords: kaliks[4]resorsinaren, asetilasi, adsorben, ion logam berat Cr(III
Subjects: Kimia
Divisions: Fakultas Sains dan Teknologi > Kimia (S1)
Depositing User / Editor: Drs. Bambang Heru Nurwoto
Date Deposited: 21 Dec 2016 05:13
Last Modified: 21 Dec 2016 05:13
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/23072

Actions (login required)

View Item View Item