GAMBARAN KEBAHAGIAAN PASANGAN SUAMI-ISTRI SUKU JAWA YANG TINGGAL DI RELOKASI HUNIAN TETAP PAGERJURANG, KEPUHARJO, CANGKRINGAN

Andi Ferdana, NIM. 10710027 (2016) GAMBARAN KEBAHAGIAAN PASANGAN SUAMI-ISTRI SUKU JAWA YANG TINGGAL DI RELOKASI HUNIAN TETAP PAGERJURANG, KEPUHARJO, CANGKRINGAN. Skripsi thesis, UIN Sunan Kalijaga.

[img]
Preview
Text (GAMBARAN KEBAHAGIAAN PASANGAN SUAMI-ISTRI SUKU JAWA YANG TINGGAL DI RELOKASI HUNIAN TETAP PAGERJURANG, KEPUHARJO, CANGKRINGAN)
10710027_BAB-I_IV-atau-V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (6MB) | Preview
[img] Text (GAMBARAN KEBAHAGIAAN PASANGAN SUAMI-ISTRI SUKU JAWA YANG TINGGAL DI RELOKASI HUNIAN TETAP PAGERJURANG, KEPUHARJO, CANGKRINGAN)
10710027_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR.pdf - Published Version
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (2MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kebahagiaan pasangan suamiistri suku Jawa. Informan terdiri dari tiga pasang suami-istri yang bersuku Jawa dan merupakan penyitas erupsi Merapi 2010 serta tinggal di Hunian Tetap Pagerjurang, Kepuharjo, Cangkringan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan analisis deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode observasi partisipan dan wawancara semiterstuktur dengan teknik analisis data terdiri dari kodifikasi data, triangulasi, penyajian data serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasangan suami-istri merasa bahagia yang ditunjukkan dengan memiliki sikap tentrem (tentram) dan tatag (tabah). Rasa tentram diperoleh ketika pasangan suamiistri tersebut sudah mampu melepaskan diri dari rasa meri-pambegan (iri-sombong) sedangkan rasa tabah diperoleh setelah terlepas dari rasa getun-sumelang (menyesalkhawatir). Sumber dari kebahagiaan tersebut adalah karep (keinginan). Karep (keinginan) yang terpenuhi akan menhasilkan rasa bungah (senang) sedangkan karep (keinginan) yang tidak terpenuhi akan menghasilkan rasa susah. Ketiga pasangan suami-istri juga memiliki nilai-nilai Jawa yang digunakan dalam pedoman hidup, yaitu sikap nrima. Dengan sikap nrima tersebut ketiga pasangan suami-istri mampu mengahadapi semua kejadian yang dialaminya dengan bahagia karena sikap nrima mampu menghadirkan rasa syukur dan selalu membuat ketiga pasangan suami-istri yang menjadi informan penelitian memiliki pikiran yang positif. Kata Kunci : Kebahagiaan, suku jawa, nrimo, relokasi, karep, bungah-susah, meri-pambegan, getun-sumelang

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Satih Saidiyah, Dipl.Psy, MSi
Uncontrolled Keywords: Kebahagiaan, suku jawa, nrimo, relokasi, karep, bungah-susah, meri-pambegan, getun-sumelang
Subjects: Psikologi
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora > Psikologi (S1)
Depositing User / Editor: Sugeng Hariyanto, SIP (sugeng.hariyanto@uin-suka.ac.id)
Date Deposited: 27 Dec 2016 00:55
Last Modified: 27 Dec 2016 00:55
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/23183

Actions (login required)

View Item View Item