PERAN KEPALA MADRASAH SEBAGAI SUPERVISOR PENDIDIKAN DALAM MENIGKATKAN KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU PAI DI MTs NEGERI PAKEM SLEMAN YOGYARTA

ENDRI WIBOWO NIM. 04471184-03, (2009) PERAN KEPALA MADRASAH SEBAGAI SUPERVISOR PENDIDIKAN DALAM MENIGKATKAN KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU PAI DI MTs NEGERI PAKEM SLEMAN YOGYARTA. Skripsi thesis, UNSPECIFIED.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap tentang bagaimana kepala madrasah dalam meningkatkan kompetensi pedagogik guru PAI, selain itu juga mengungkap permasalahan apa saja yang dihadapi kepala madrasah dalam meningkatkan kompetensi pedagogik guru PAI serta cara penyelesaian masalahnya. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, dengan mengambil lokasi di MTs Negeri Pakem Sleman Yogyakarta. Pengumpulan data dilakukan dengan mengadakan pengamatan (observasi), wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan : (1) Upaya kepala madrasah dalam meningkatkan kompetensi pedagogik guru PAI yaitu meningkatkan pengetahuan guru, memberikan kesempatan luas bagi para guru untuk mengktualisasikan diri dalam berbagai kegiatan, workshop atau lokakarya, mengirimkan guru-guru Pai untuk mengikuti Diklat, memberikan penilaian-penilaian, melaukan supervisi dan mengadakan seminar. (2) Permasalahan yang dihadapi kepala madrasah dalam meningkatkan kompetensi pedagogik guru PAI dan cara penyelesaiannya. (a) Terbatasnya referensi yang digunakan oleh guru dalam pembelajaran. Untuk mengatasi terbatasnya referensi yang digunakan oleh guru PAI kepala sekolah menganggarkan dana sebesar 0,5 % dari dana yang dimiliki oleh sekolah setiap bulannya setelah terkumpul dalam waktu 2 smester kemudian barulah dibelanjakan. (b) Sarana dan Prasarana yang kurang memadai.Kepala sekolah melakukan penambahan sarana dan prasarana secara bertahap dengan memprioritaskan sarana yang paling sering dibutuhkan guna terlaksananya pelaksanaan pembinaan yang ada di MTs N Pakem.(c) Kemampuan dasar guru yang sifatnya heterogen. Kepala madrasah mengadakan pengarahan serta bimbingan secara rutin dalam bentuk rapat atau diskusi kecil setiap 2 minggu sekali setiap hari senin stelah upacara bendera guna menambah pengetahuan bagi guru. (d) Kurangnya kerja sama yang baik diantara guru PAI. kepala sekolah menyelenggarakan rapat rutin setiap 4 minggu sekali setiap awal bulan yang membahas tentang hal-hal yang berkaitan dengan kemajuan sekolah atau program-program sekolah. Selain itu kepala madrasah juga mengadakan pengajian rutin satu bulan sekali hal itu dilakukan untuk meningkatkan rasa persaudaraan antara guru dengan kepala madrasah dan antara guru dengan guru dan karyawan. (e)Terbatasnya dana yang tersedia. Untuk mengantisipasi defisitnya persediaan dana, maka kepala madrasah mengupayakan agar anggaran dana setiap kegiatan diperkecil atau diminimalisir dengan catatan tidak menghambat pelaksanaan program tersebut.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Pembimbing : Dra. Wiji Hidayati, M.Ag,
Uncontrolled Keywords: Kepala Madrasah, Supervisor, Pendidikan, Kompetensi, Pedagogik, Guru, Pendidikan Agama Islam
Depositing User / Editor: Users 1 not found.
Last Modified: 04 May 2012 16:42
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/2338

Actions (login required)

View Item View Item