IMPLEMENTASI AHIMSA DALAM PERJUANGAN KEMERDEKAAN INDIA (STUDI PEMIKIRAN MAHATMA GANDHI)

TOLHAH REZA PAHLEFI, NIM: 10520009 (2016) IMPLEMENTASI AHIMSA DALAM PERJUANGAN KEMERDEKAAN INDIA (STUDI PEMIKIRAN MAHATMA GANDHI). Skripsi thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.

[img]
Preview
Text (IMPLEMENTASI AHIMSA DALAM PERJUANGAN KEMERDEKAAN INDIA (STUDI PEMIKIRAN MAHATMA GANDHI))
10520009_BAB-I_IV-atau-V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (6MB) | Preview
[img] Text (IMPLEMENTASI AHIMSA DALAM PERJUANGAN KEMERDEKAAN INDIA (STUDI PEMIKIRAN MAHATMA GANDHI))
10520009_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR.pdf - Published Version
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (1MB)

Abstract

Penjajahan adalah hal yang tidak pernah diinginkan oleh setiap bangsa. Sejarah telah membuktikan betapa penjajahan lebih banyak menimbulkan penderitan akibat penindasan. Perjuangan kemerdekaan yang dilakukan oleh bangsa yang terjajah menjadi sangat penting guna menghilangkan kegiatan kolonialisasi tersebut. Berbagai cara pun dilakukan untuk merebut kemerdekaan, baik dengan cara yang diplomatik maupun secara frontal. Tujuan yaitu memperjuangkan hak atas tanah kelahiran. Mahatma Gandhi merupakan tokoh yang kontrofersial yang memperjuangkan kemerdekaan India. Dalam perjuangan kemerdekaan India, Gandhi tidak menggunakan senjata perangkat keras seperti yang dilakukan para pejuang kemerdekaan pada umumnya. Mahatma Gandhi menghendaki supaya memakai cara-cara pantang kekerasan atau ahimsa. Penelitian ini hendak menggali bagaimana konsep ahimsa Mahatma Gandhi serta bagaimana implementasi dari ahimsa dalam memperjuangkan kemerdekaan India. Penelitian ini bersifat kepustakaan murni (library research) yang didasarkan pada karya-karya Mahatma Gandhi sebagai sumber data primer dan buku-buku lain yang berkaitan sebagai sumber data sekunder. Sedangkan metode yang dipakai adalah pendekatan historis filosofis yang berupaya memaparkan pemikiran Gandhi secara jelas, akurat dan sistematis. Hasil penelitian ini diperoleh beberapa jawaban, pertama, konsep ahimsa Mahatma Gandhi menuntut setiap orang untuk tidak menyakiti mahluk apa pun, baik dengan perkataan, pikiran, ucapan, dan tindakan sekalipun untuk kepentingan manusia. Konsep ahimsa Mahatma Gandhi lahir sebagai respon terhadap penindasan dan diskriminasi yang diterima oleh Gandhi dan rakyat India. Dalam bidang ekonomi semangat ahimsa diimplementasikan dalam swadesi, yakni menggerakkan rakyat India untuk mencintai produk dalam negeri. Dalam bidang sosial Gandhi mencoba mengangkat orang-orang yang diluar kasta dengan menyebut mereka sebagai harijan atau anak-anak Tuhan. Dalam bidang politik, implementasi ahimsa dilakukan dengan bersikap nonkooperatif terhadap pemerintah Inggris, gerakan nonkooperatif ini disebut dengan civil disobedience atau ketidakpatuhan sipil. Dalam kehidupan beragama, semangat ahimsa diimplementasikan Gandhi dengan cara berpuasa saat terjadi pertikaian antar orang Islam dan Hindu.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Prof. Dr. H. Djam’annuri, MA
Uncontrolled Keywords: IMPLEMENTASI, IMPLEMENTASI AHIMSA
Subjects: Aqidah Filsafat
UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta > Aqidah Filsafat
Divisions: Fakultas Ushuludin dan Pemikiran Islam > Sosiologi Agama (S1)
Depositing User / Editor: Drs. Bambang Heru Nurwoto
Date Deposited: 19 Jan 2017 07:10
Last Modified: 19 Jan 2017 07:10
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/23619

Actions (login required)

View Item View Item