PERSPEKTIF HUKUM ISLAM TERHADAP PENETAPAN HARGA JUAL MINYAK TANAH DI DESA BAWAK, KEC. CAWAS, KAB. KLATEN

NURUL KHASANAH - NIM: 03380361, (2009) PERSPEKTIF HUKUM ISLAM TERHADAP PENETAPAN HARGA JUAL MINYAK TANAH DI DESA BAWAK, KEC. CAWAS, KAB. KLATEN. Skripsi thesis, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

[img]
Preview
Text (PERSPEKTIF HUKUM ISLAM TERHADAP PENETAPAN HARGA JUAL MINYAK TANAH DI DESA BAWAK, KEC. CAWAS, KAB. KLATEN)
BAB I, V, DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (2MB) | Preview
[img] Text (PERSPEKTIF HUKUM ISLAM TERHADAP PENETAPAN HARGA JUAL MINYAK TANAH DI DESA BAWAK, KEC. CAWAS, KAB. KLATEN)
BAB II, III, IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (426kB)

Abstract

Seiring dengan tingginya harga minyak mentah dunia sehingga memicu kenaikan harga bahan bakar minyak yang ada di negara kita. Salah satunya adalah minyak tanah yang hingga saat ini masih banyak digunakan oleh masyarakat di kalangan menengah ke bawah, walaupun pemerintah saat ini telah mencanangkan program konversi minyak tanah ke gas elpiji dengan tujuan pengkonsumsian minyak tanah dapat terkurangi. Gagasan pemerintah dengan adanya konversi tersebut dapat mengurangi jatah pasokan minyak tanah kepada agen maupun pangkalan, sehingga impor minyak dari luar negeri juga terkurangi. Dengan adanya pengurangan pasokan minyak tanah kepada agen maupun pangkalan masyarakat merasa bahwa minyak tanah sekarang sulit untuk diperoleh bahkan mereka rela antri hanya untuk mendapatkan 1 liter minyak tanah. Bahkan harga minyak tanah yang biasanya hanya Rp. 2.500,00 per liter, oleh pihak pangkalan sekarang dinaikkan mencapai Rp. 3.000,00 per liternya, sedangkan harga dari agen telah menentukan harga eceran tertinggi adalah Rp. 2.300,00 per liternya. Dengan melihat realita di atas penyusun tertarik untuk meneliti hal tersebut dengan obyek penelitian di desa Bawak, dengan rumusan pokok masalah : bagaimana pandangan hukum Islam terhadap mekanisme penetapan harga minyak tanah dan mekanisme jual beli di pangkalan? Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research). Sifat dari penelitian ini adalah preskriptif, yakni dengan penelitian ini penyusun mengevaluasi lalu memberikan penilain terhadap realitas yang ada di lapangan dengan menggunakan pendakatan normatif. Dari hasil penelitian dan setelah dianalisa dan dievaluasi, maka penyusun dapat menarik kesimpulan dan memberikan penilaian bahwa mekanisme penetapan harga yang dilakukan di desa Bawak tersebut tidak sesuai dengan hukum Islam. Disebabkan oleh ketidakjujuran dari penjual mengenai Harga Eceran Tertinggi (HET) kepada pembeli. Selain itu, dalam penetapan harga telah melanggar dari ketetapan harga yang telah ditentukan oleh agen. Pada mekanisme jual beli minyak tanah di pangkalan telah memenuhi rukun dan syarat yang sesuai dengan hukum Islam. Sekalipun mekanisme jual beli minyak tanah di pangkalan telah sesuai dengan hukum Islam, akan tetapi terdapat unsur penipuan di dalamnya.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Pembimbing : Drs. Riyanta, M,Hum. Drs. Ibnu Muhdir, M.Ag.
Uncontrolled Keywords: Penetapan harga jual, minyak tanah
Subjects: Keuangan Islam
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Muamalah (S1)
Depositing User / Editor: Miftakhul Yazid Fuadi, SIP.
Date Deposited: 13 Aug 2012 09:53
Last Modified: 10 May 2016 04:26
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/2368

Actions (login required)

View Item View Item