TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP PERKARA PERCERAIAN DENGAN ALASAN SUAMI LEMAH SYAHWAT (STUDI KASUS DI PENGADILAN AGAMA SLEMAN BERDASARKAN PUTUSAN PERKARA NOMOR 655/Pdt.G/2006/PA.Smn)

ROHMAD NIM: 02351667, (2009) TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP PERKARA PERCERAIAN DENGAN ALASAN SUAMI LEMAH SYAHWAT (STUDI KASUS DI PENGADILAN AGAMA SLEMAN BERDASARKAN PUTUSAN PERKARA NOMOR 655/Pdt.G/2006/PA.Smn). Skripsi thesis, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Latar belakang penelitian ini adalah adanya beberapa masalah dalam perkawinan yang menyebabkan terjadinya perceraian atau quot;putusnya ikatan perkawinan quot;. Perkawinan yang seharusnya dijaga oleh pihak suami dan istri, namun karena beberapa hal yang berhubungan dengan kedua belah pihak menjadikan ikatan perkawinan tersebut pudar. Dalam hal ini penyusun telah melakukan survei ke beberapa pengadilan yang berada di wilayah DI. Yogyakarta dan ternyata hanya di Pengadilan Agama Sleman yang terdapat kasus tersebut. Penyebab perceraian tersebut adalah dikarenakan pihak suami/laki-laki mengalami cacat fisik yaitu lemah syahwat. Jelasnya, penyusun melakukan studi kasus di Pengadilan Agama Sleman berdasarkan Putusan Perkara Nomor 655/Pdt.G/2006/PA.Smn untuk mengetahui lebih dalam berbagai hal mengenai proses dan pertimbangan hukum terhadap perkara tersebut. Untuk meneliti lebih fokus dan sistematis, penyusun membuat dua pokok masalah yang akan dibahas secara komprehensif dan detail berkaitan dengan perkara perceraian yang disebabkan oleh pihak suami/laki-laki lemah syahwat yang berdasarkan pada Putusan Perkara Nomor 655/Pdt.G/2006/PA.Smn yaitu: pertama, bagaimana tinjauan hukum Islam terhadap upaya pembuktian hakim pengadilan Sleman dalam perkara perceraian dengan alasan suami lemah syahwat. Kedua, bagaimana tinjauan hukum Islam terhadap pertimbangan dasar hukum yang digunakan hakim dalam memutuskan perkara perceraian dengan alasan suami lemah syahwat. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field reseach) yaitu penelitian yang mengambil data primer dari lapangan. Penelitian ini dilakukan untuk memperjelas kesesuaian antara teori dan praktek yang ada di lapangan, yang mengambil obyek di Pengadilan Agama Sleman. Sifat penelitian ini adalah penelitian Deskriptif Analitik yaitu penelitian yang bertujuan untuk memperoleh obyek gambaran yang diteliti, khususnya berkaitan dengan alasan suami lemah syahwat. Sedangkan pendekatan digunakan adalah pendekatan normatif dan pendekatan Yuridis yaitu pendekatan yang berdasarkan pada norma-norma yang ada baik berupa norma agama maupun berupa peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia, khususnya Undang-undang yang berhubungan dengan permasalahan yang sedang penyusun teliti. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, maka penyusun mengambil dua kesimpulan yaitu: pertama, tinjauan hukum Islam terhadap upaya pembuktian hakim pengadilan Sleman dalam perkara perceraian dengan alasan suami lemah syahwat adalah adanya pemutusan perkara yang dilakukan oleh hakim diputuskan melalui jalan persaksian dan penunjukkan bukti-bukti dalam bentuk benda. Menurut pandangan hukum Islam keduanya mempunyai kedudukan yang sama. Kedua, tinjauan hukum Islam terhadap pertimbangan dasar hukum yang digunakan hakim dalam memutuskan perkara perceraian dengan alasan suami lemah syahwat bahwa Majelis Hakim Pengadilan Agama Sleman telah berupaya mendamaikan kedua belah pihak dengan cara menasehati Penggugat agar mau hidup rukun kembali dengan Tergugat dan mempertahankan rumah tangganya. Tetapi usaha tersebut tidak berhasil hingga putusan ini dijatuhkan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Pembimbing : Drs. Makhrus M.Hum. Hj. Fatma Amilia, S.Ag., M.Si.
Uncontrolled Keywords: Perceraian, suami, lemah syahwat,
Depositing User / Editor: Users 1 not found.
Last Modified: 04 May 2012 16:42
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/2393

Actions (login required)

View Item View Item