KOMIK NARUTO SHIPPUDEN KARYA MASASHI KISHIMOTO (STUDI MITOLOGI JEPANG)

RAMA ADITYA VAN HEIST, NIM. 10520011 (2016) KOMIK NARUTO SHIPPUDEN KARYA MASASHI KISHIMOTO (STUDI MITOLOGI JEPANG). Skripsi thesis, UIN SINAN KALIJAGA.

[img]
Preview
Text (KOMIK NARUTO SHIPPUDEN KARYA MASASHI KISHIMOTO (STUDI MITOLOGI JEPANG))
10520011_BAB-I_IV-atau-V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (3MB) | Preview
[img] Text (KOMIK NARUTO SHIPPUDEN KARYA MASASHI KISHIMOTO (STUDI MITOLOGI JEPANG))
10520011_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR.pdf - Published Version
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (1MB)

Abstract

Jepang memiliki keunikan dalam kehidupan beragama. Keunikan kehidupan bangsa Jepang terlihat dari terbentuknya agama Jepang yang dipengaruhi oleh beberapa agama yaitu; agama Shinto, Buddha, Konfusius, Taoisme, dan agama rakyat, bersama-sama telah membentuk apa yang disebut dengan agama Jepang. Terbentukya Jepang tidak terlepas dari kisah mitologi. Dalam ajaran Shinto latarbelakang historis tentang asal usul timbulnya bangsa Jepang (mitologi) adalah sama dengan latarbelakang timbulnya Shinto. Sesuai ajaran Shinto dalam kitab Kojiki dan Nihonsoki. Konsep mitologi sering disematkan dalam karya sastra seperti novel, nomik, komik. Komik merupakan salah satu budaya pop. Perkembangan teknologi komunikasi ini memungkinkan ideologi mitologi diceritakan kembali melalui komik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan semiotika. Analisis data menggunakan teori Roland Barthes two order of signification, untuk menggambarkan makna-makna denotatif dan konotatif serta mitologi dari serangkaian tanda yang berkaitan dengan mitologi Jepang. Budaya modern mengeksplorasi pengalaman religius. Suatu pengalaman religius adalah upaya untuk terhubung dengan perasaan moral di masa lalu, yang kontras dengan dunia teknologi di zaman sekarang. Dari kajian yang dilakukan, ditemukan mitos kosmogoni dalam masyarakat Jepang yang termanifestasi dalam komik Naruto Shippuden serta jutsu-jutsu yang digunakan ninja. Makna dalam komik memiliki keterkairtan makna dengan makna mitos dalam masyarakat Jepang. Jutsu tersebut adalah Amaterasu, Izanagi, Izanami, Tsukoyomi, dan Susano. Jutsu tersebut merupakan representasi dari Kami pencipta dalam agama Shinto. Kami tersebut adalah Amaterasu, Izanagi, Izanami, Tsukoyomi, dan Susano. Melalui analisis mitologi Roland Barthes menunjukan bahwa motivasi dan ideologi dalam komik Naruto Shippuden merupakan sarana melestarikan kisah penciptaan dunia Jepang dan pengenalan nilai-nilai agama Shinto bagi masyarakat Jepang. Masashi Kishimoto berusaha menanamkan nilai-nilai agama dalam komiknya, yaitu keterkaitan antara Agama Shinto dan mitos kosmogoni dunia Jepang dengan kisah dewa dan dewi (Izanagi dan Izanami, Amaterasu, Tsukoyomi, Susanno). Kata Kunci: Mitologi, semiotik, budaya pop, komik Naruto Shippuden, Agama Shinto

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Prof. Dr. H. Djam'annuri, M.A.
Uncontrolled Keywords: Mitologi, semiotik, budaya pop, komik Naruto Shippuden, Agama Shinto
Subjects: BAHASA
Divisions: Fakultas Ushuludin dan Pemikiran Islam > Perbandingan Agama (S1)
Depositing User / Editor: Sugeng Hariyanto, SIP (sugeng.hariyanto@uin-suka.ac.id)
Date Deposited: 23 Mar 2017 01:24
Last Modified: 23 Mar 2017 01:24
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/24180

Actions (login required)

View Item View Item