AGAMA DAN ILMU PENGETAHUAN MENURUT JAMALUDDIN AL AFGHANI

Abdalurrahman, NIM. 09510023 (2016) AGAMA DAN ILMU PENGETAHUAN MENURUT JAMALUDDIN AL AFGHANI. Skripsi thesis, UIN Sunan Kalijaga.

[img]
Preview
Text (AGAMA DAN ILMU PENGETAHUAN MENURUT JAMALUDDIN AL AFGHANI)
09510023_BAB-I_IV-atau-V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (2MB) | Preview
[img] Text (AGAMA DAN ILMU PENGETAHUAN MENURUT JAMALUDDIN AL AFGHANI)
09510023_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR.pdf - Published Version
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (856kB)

Abstract

Fokus penelitian ini adalah ingin mengungkapkan hubungan antara agama dan ilmu pengetahuan dalam pemikiran Jamaluddin al-Afghani. Bagaimana posisi Jamaluddin al-Afghani dalam kaitannya memurnikan agama Islam pada abad kesembilan belas, sebagai akibat adanya berbagai tekanan dari dunia Barat. Menariknya, Afghani mengagungkan pencapaian ilmu pengetahuan Barat, namun dia juga mengutuk imperialism Barat. Dalam sebuah tulisannya, Afghani pernah mengatakan bahwa umat Islam yang menolak secara mutlak kemajuan sains dan tekhnologi Barat, akan dihadapkan pada problem keterbelakangan. Mereka akan selalu pada posisi tertinggal dari kemajuan yang dicapai bangsa lain. Dalam penelitian ini, digunakan metode kualitatif yang berorienatasi pada kajian pustaka. Sumber data berupa tulisan-tulisan yang berkaitan dengan pemikiran Jamaluddin al-Afghani. Data atau fakta yang terkumpul diolah dan ditafsirkan, agar dapat diberikan penafsiran yang edukatif dan obyektif. Metode ini penulis gunakan untuk menggambarkan dan menguraikan secara menyeluruh pemikiran Jalaluddin al-Afghani, sehingga akan didapatkan informasi komprehensif dan utuh. Dari penelitian yang dilakukan, didapat kesimpulan bahwa pembaruan Islam yang disuarakan Afghani selalu berada pada tarikan yang seimbang antara rasio dan iman, antara sains dan agama serta antara akal dan wahyu. Afghani mencoba menyeimbangkan ketiga hal tersebut pada proporsinya masing-masing. Tidak ada satupun dalam prinsip-prinsip dasar Islam yang tidak cocok atau sesuai dengan akal atau ilmu pengetahuan. Bahkan, Afghani menggugah kaum muslimin untuk mengembangkan disiplin filosofis dan ilmiah dengan memperluas kurikulum lembaga-lembaga pendidikan dan pembaharuan pendidikan secara umum. Dari segi keilmuan, penekanan Afghani pada peran filsafat cukup tinggi. Afghani menulis: Kaum muslim terdahulu tidak menguasai ilmu apapun, tetapi atas jasa agama Islam, semangat filsafat berkembang di kalangan mereka, dan dengannya mereka mulai membahas permasalahan-permasalahan yang menyangkut dunia dan kemanusiaan pada umumnya. Oleh karenanya, dalam waktu singkat mereka menguasai semua ilmu yang membahas permasalahan tertentu. Kata Kunci: Agama, Ilmu Pengatahuan, Jamaluddin al-Afghani

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Dr. H. Zuhri, S.Ag., M.Ag
Uncontrolled Keywords: Agama, Ilmu Pengetahuan, Jamalludin Al-Afghani
Subjects: Agama Dan Filsafat
Divisions: Fakultas Ushuludin dan Pemikiran Islam > Filsafat Agama (S1)
Depositing User / Editor: Sugeng Hariyanto, SIP (sugeng.hariyanto@uin-suka.ac.id)
Date Deposited: 29 Mar 2017 02:15
Last Modified: 29 Mar 2017 02:15
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/24213

Actions (login required)

View Item View Item