Efektivitas Penerapan Manajemen Berbasis Sekolah dalam Perspektif Balanced Scorecard Terhadap Mutu Pembelajaran Siswa Kelas XI dan Kelas XII di MAN Maguwoharjo Sleman

Qur’ani Habib, Abdau and Machali, Imam (2016) Efektivitas Penerapan Manajemen Berbasis Sekolah dalam Perspektif Balanced Scorecard Terhadap Mutu Pembelajaran Siswa Kelas XI dan Kelas XII di MAN Maguwoharjo Sleman. Jurnal Pendidikan Islam, 1 (2). pp. 213-232. ISSN 2301-9166

[img]
Preview
Text (Efektivitas Penerapan Manajemen Berbasis Sekolah dalam Perspektif Balanced Scorecard Terhadap Mutu Pembelajaran Siswa Kelas XI dan Kelas XII di MAN Maguwoharjo Sleman)
Imam Machali - JPM - efektivitas MBS.pdf - Published Version

Download (515kB) | Preview

Abstract

Abstract This study aims to analyze the relationship between the implementation of school-based management (SBM) in the perspective of balanced scorecard includes four subfactors that customer perspective, financial, internal process perspective, and learning and growth perspective, the quality of learning. And also to analyze the effectiveness and contribution to the implementation of school-based management in the four subfactors balanced scorecard perspectives on the quality of learning. This research was conducted in MAN Maguwoharjo by taking a sample of 171 students consisting of 88 students of class XI and XII grade 83 students. Sampling was conducted using probability sampling technique is simple random sampling and proportionale random sampling with reference to the table. The method of data analysis used in this study consisted of descriptive and inferential statistics using SPSS (Statistical Product and Service Solution) as a statistical tool. The results showed that the relationship between the implementation of school-based management in the perspective of balanced scorecard which includes customer perspective (X1), the financial perspective (X2), internal process perspective (X3), as well as learning and growth perspective (X4) with the quality of learning (Y) does not influence directly, but mediated / cultural intervention by the madrassa (Z). It is based on the comparison of the results of bivariate correlation analysis (ryx) with partial correlation (ryx.z) values obtained ryx> ryx.z to four independent variables (X1, X2, X3, and X4). Based on the results obtained by simple regression analysis to predict the variability of the variable X1 variable Y by 20.7% (R2 = 0.207), the variability of the variable X2 in predicting variable Y equal to 18.4% (R2 = 0.184), variability X3 in predicting variable Y for 25.7% (R2 = 0.257), variability X4 variable in predicting variable Y 31.6% (R2 = 0.316). The results obtained from multiple regression analysis by incorporating variable Z obtained variability of the variables X1, X2, X3, variable X4, and the variable Z in predicting variable Y is 35% (R2 = 0.350) while the remaining 65% of the variability of the variable Y contributed by the other variable. Keywords: School-Based Management, Balanced Scorecard, Learning Quality, School CultureAbstrak Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara penerapan manajemen berbasis sekolah (MBS) dalam perspektif balanced scorecard meliputi empat subfaktor yaitu perspektif pelanggan, perspektif keuangan, perspektif proses internal, serta perspektif pembelajaran dan pertumbuhan, dengan mutu pembelajaran. Dan juga untuk menganalisis tingkat efektivitas dan kontribusi penerapan manajemen berbasis Sekolah dalam keempat subfaktor perspektif balanced scorecard terhadap mutu pembelajaran. Penelitian ini dilakukan di MAN Maguwoharjo dengan mengambil sampel sebanyak 171 siswa yang terdiri dari 88 siswa kelas XI dan 83 siswa kelas XII. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik probability sampling yaitu simple random sampling dan proportionale sampling dengan mengacu pada random table. Adapun metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari statistik deskriptif dan statistik inferensial dengan bantuan SPSS (Statistical Product and Service Solution) sebagai alat bantu statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan antara penerapan manajemen berbasis sekolah dalam perspektif balanced scorecard yang meliputi perspektif pelanggan (X1), perspektif keuangan (X2), perspektif proses internal (X3), serta perspektif pembelajaran dan pertumbuhan (X4) dengan mutu pembelajaran (Y) tidak berpengaruh secara langsung, namun dimediasi/diintervensi oleh budaya madrasah (Z). Hal ini berdasarkan perbandingan hasil analisis korelasi bivariate (ryx) dengan korelasi parsial (ryx.z) diperoleh nilai ryx > ryx.z untuk keempat variabel independen (X1, X2, X3, dan X4). Berdasarkan hasil analisis regresi sederhana diperoleh variabilitas variabel X1 dalam memprediksi variabel Y sebesar 20,7% (R2=0,207), variabilitas variabel X2 dalam memprediksi variabel Y sebesar 18,4% (R2=0,184), variabilitas variabel X3 dalam memprediksi variabel Y sebesar 25,7% (R2=0,257), variabilitas variabel X4 dalam memprediksi variabel Y sebesar 31,6% (R2=0,316). Adapun hasil yang diperoleh dari analisis regresi berganda dengan memasukkan variabel Z diperoleh variabilitas variabel X1, variabel X2, variabel X3, variabel X4, dan variabel Z dalam memprediksi variabel Y adalah sebesar 35% (R2=0,350) sedangkan sisanya sebesar 65% variabilitas variabel Y dikontribusikan oleh variabel yang lain. Kata Kunci: Manajemen Berbasis Sekolah, Balanced Scorecard, Mutu Pembelajaran, Budaya Madrasah.

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: Manajemen Berbasis Sekolah, Balanced Scorecard, Mutu Pembelajaran, Budaya Madrasah.
Subjects: Manajemen dan Kebijakan Pendidikan Islam
Divisions: Jurnal > 23. Pendidikan Islam
Depositing User / Editor: Sugeng Hariyanto, SIP (sugeng.hariyanto@uin-suka.ac.id)
Date Deposited: 01 Mar 2017 04:27
Last Modified: 01 Mar 2017 04:27
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/24223

Actions (login required)

View Item View Item