FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERLAMBATAN PERTUMBUHAN MARKET SHARE PERBANKAN SYARIAH DI INDONESIA

ADIVIA VIRAWAN, NIM. 13820137 (2017) FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERLAMBATAN PERTUMBUHAN MARKET SHARE PERBANKAN SYARIAH DI INDONESIA. Skripsi thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.

[img]
Preview
Text (FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERLAMBATAN PERTUMBUHAN MARKET SHARE PERBANKAN SYARIAH DI INDONESIA)
13820137_BAB-I_IV-atau-V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (3MB) | Preview
[img] Text (FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERLAMBATAN PERTUMBUHAN MARKET SHARE PERBANKAN SYARIAH DI INDONESIA)
13820137_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR.pdf - Published Version
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (2MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi perlambatan pertumbuhan market share perbankan syariah di Indonesia. Bank Indonesia mencanangkan bahwa pada akhir 2008 market share perbankan syariah bisa mencapai 5%. Namun, sampai dengan Juni 2016 market share perbankan syariah hanya sebesar 4,9% dan belum bisa mencapai 5%. Oleh karena itu perlu adanya evaluasi baik itu faktor internal maupun eksternal bank sehingga market share perbankan syariah bisa mencapai target 5% yang sudah dicanangkan oleh BI dan bisa tumbuh lebih lebih cepat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linier berganda. Variabel pada penelitian ini terbagi menjadi 2 kelompok. Kelompok pertama adalah kinerja keuangan dari Industri Perbankan Syariah itu sendiri yang meliputi NOM, NPF, FDR, dan BOPO serta Dana Pihak Ketiga (DPK) yang berhasil dihimpun oleh perbankan syariah. Kelompok kedua adalah variabel makroekonomi yang meliputi BI Rate, IHSG, dan Inflasi. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data bulanan dimulai dari Maret 2010 sampai dengan Juni 2016. Data kinerja keuangan dan DPK diperoleh dari Statistik Perbankan Syariah (SPS) dan Statistik Perbankan Indonesia (SPI) yang diterbitkan oleh Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Sedangkan untuk data variabel makroekonomi didapat dari BI untuk data BI Rate, Inflasi dari BPS, dan untuk variabel IHSG didapat dari Webstie Yahoo Finance. Hasil analisis variabel independen secara bersama-sama mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap variabel dependen yaitu market share. Variabel NOM, FDR, DPK, BI Rate dan IHSG berpengaruh positif terhadap market share. Sedangkan variabel yang memiliki pengaruh negatif adalah variabel NPF, BOPO, dan Inflasi. Hasil dari model regresi linier berganda dalam penelitian ini menunjukan bahwa dari ke 8 variabel yang diuji ada 7 variabel yang memiliki pengaruh signifikan. NOM, FDR, DPK, BI Rate dan IHSG memiliki pengaruh positif signifikan terhadap market share perbankan syariah sedangkan NPF dan BOPO memiliki pengaruh negatif signifikan terhadap market share perbankan syariah. Variabel Inflasi me

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Dr. H. SYAFIQ MAHMADAH HANAFI, M.Ag. 19670518 199703 1 003
Uncontrolled Keywords: Perbankan Syariah, market share, NOM, NPF, FDR, BOPO, DPK, BI Rate, IHSG, Inflasi
Subjects: Keuangan Syariah
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Perbankan Syari'ah (S1)
Depositing User / Editor: Drs. Bambang Heru Nurwoto
Date Deposited: 23 Mar 2017 09:55
Last Modified: 23 Mar 2017 09:55
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/24682

Actions (login required)

View Item View Item