TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP PEMENUHAN HAK DAN KEWAJIBAN SUAMI ISTRI DALAM KELUARGA TKI TAHUN 2005-2008 (STUDI DI DESA KIHIYANG KECAMATAN BINONG KABUPATEN SUBANG JAWA BARAT)

YAHYA AFRIANDI NIM: 04350129, (2009) TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP PEMENUHAN HAK DAN KEWAJIBAN SUAMI ISTRI DALAM KELUARGA TKI TAHUN 2005-2008 (STUDI DI DESA KIHIYANG KECAMATAN BINONG KABUPATEN SUBANG JAWA BARAT). Skripsi thesis, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

[img] Text
BAB I,V DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (1729Kb)
[img] Text
BAB II,III,IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (748Kb)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_lightbox)
lightbox.jpg
Restricted to Repository staff only

Download (0b)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_preview)
preview.jpg
Restricted to Repository staff only

Download (0b)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_medium)
medium.jpg
Restricted to Repository staff only

Download (0b)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_small)
small.jpg
Restricted to Repository staff only

Download (0b)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_lightbox)
lightbox.jpg

Download (0b)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_preview)
preview.jpg

Download (0b)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_medium)
medium.jpg

Download (0b)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_small)
small.jpg

Download (0b)
[img] Other (Generate index codes conversion from text to indexcodes)
indexcodes.txt

Download (0b)
[img] Other (Generate index codes conversion from text to indexcodes)
indexcodes.txt
Restricted to Repository staff only

Download (0b)

Abstract

ABSTRAK Keluarga adalah lembaga sosial terkecil dalam masyarakat, keharmonisan keluarga dapat terwujud jika unsur-unsur pembentukan keluarga harmonis itu terpenuhi dengan baik. Islam adalah agama yang senantiasa memuliakan umatnya, sehingga posisi keluarga yang mempunyai peran penting dalam masyarakat seharusnya menjadi perangkat sekaligus lembaga yang senantiasa memberikan ketenangan dan ketentraman sekaligus tempat berteduh dalam menjalankan aktifitas ibadah kepada Allah SWT. Fenomena istri bekerja menjadi TKW bukanlah fenomena baru bagi masyarakat Desa Kihiyang, karena dalam masyarakat Desa Kihiyang istri menjadi TKW bukanlah sesuatu yang tabu dan dianggap sebagai pekerjaan yang hina, akan tetapi bekerja sebagai TKW merupakan pekerjaan mulia. Faktor yang mendorong istri bekerja sebagai TKW adalah adanya himpitan perekonomian keluarga yaitu; penghasilan suami yang kurang mencukupi kebutuhan keluarga, sempitnya lapangan kerja serta adanya tren yang terjadi di Desa Kihiyang yaitu istri bekerja sebagai tenaga kerja wanita(TKW). Fenomena tersebut menjadi daya tarik sendiri bagi penyusun untuk menelitinya, karena tidak dapat dipungkiri lagi bahwa adanya permasalahan dalam keluarga TKI di saat istrinya bekerja di luar Negeri, yaitu bagaimana hak dan kewajiban suami istri itu dijalankan serta bagaimana tinjauan hukum Islam terhadap istri bekerja menjadi TKW. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Sampel penelitian ini adalah keluarga yang salah satu anggota keluarganya menjadi tenaga kerja Indonesia khususnya istri yang bekerja sebagai TKW. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive random sampling yaitu, suatu teknik pengambilan sampel yang disebabkan oleh keterbatasan kemampuan waktu, biaya serta tenaga. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode wawancara, observasi, dokumentasi dan kepustakaan. Analisis instrument meliputi analisis terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi tidak berjalannya hak dan kewajiban suami istri dalam keluarga TKI dan dampak dari istri bekerja sebagai TKW terhadap tatanan kehidupan keluarga di Desa Kihiyang serta tinjauan hukum Islam terhadap istri bekerja sebagai TKW. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Keberlangsungan hak dan kewajiban suami istri dalam keluarga TKI yang sifatnya interaksi secara langsung antara suami istri tentunya tidak dapat dijalankan, karena adanya jarak jauh antara suami yang berada di rumah (Indonesia) sedangkan istri berada di luar negeri (Saudi Arabia, Abu Dhabi dan Taiwan). Akan tetapi keberlangsungan kehidupan rumah tangga seperti memasak, membersihkan rumah dan kepengurusan anak dapat dijalankan dengan adanya sosok nenek/mertua yang ikut membantu keluarga TKI. 2) Istri bekerja di luar rumah dengan izin suami dalam Islam memang dibolehkan, karena keadaan tertentu yang menuntut istri bekerja. Begitu juga dengan istri bekerja sebagai TKW, Islam membolehkan selama istri yang bekerja sebagai TKW mendapatkan izin dari suaminya, akan tetapi kebolehan tersebut dapat berubah manakala adanya kemudlaratan yang disebabkan oleh istri bekerja sebagai TKW, yaitu adanya ancaman keharmonisan keluarga dan kurang diperhatikannya anak.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing : Drs. Malik Ibrahim, M. Ag. Dra. Hj. Ermi Suhasti S. MSI.
Uncontrolled Keywords: Pemenuhan hak, kewajiban, suami isteri, keluarga
Subjects: Hukum Islam
Divisions: Fakultas Syariah > Al-Ahwal Asy-Syakhsiyyah
Depositing User: Users 1 not found.
Date Deposited: 25 Jul 2013 12:07
Last Modified: 25 Jul 2013 12:08
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/2470

Actions (login required)

View Item View Item