BERDAMAI DENGAN IDENTITAS GANDA ( STUDI ATAS STATUS SANTRI DAN WARIA DI PONDOK AL-FATAH CELENAN JAGALAN BANGUNTAPAN YOGYAKARTA)

MISBACHUL MUNIR, NIP. 12720044 (2017) BERDAMAI DENGAN IDENTITAS GANDA ( STUDI ATAS STATUS SANTRI DAN WARIA DI PONDOK AL-FATAH CELENAN JAGALAN BANGUNTAPAN YOGYAKARTA). Skripsi thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.

[img] Text (BERDAMAI DENGAN IDENTITAS GANDA ( STUDI ATAS STATUS SANTRI DAN WARIA DI PONDOK AL-FATAH CELENAN JAGALAN BANGUNTAPAN YOGYAKARTA))
12720044_BAB-I_IV-atau-V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf - Published Version
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (2MB)
[img] Text (BERDAMAI DENGAN IDENTITAS GANDA ( STUDI ATAS STATUS SANTRI DAN WARIA DI PONDOK AL-FATAH CELENAN JAGALAN BANGUNTAPAN YOGYAKARTA))
12720044_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR.pdf - Published Version
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (840kB)

Abstract

Kalangan waria dikategorikan sebagai kelompok minoritas, yang mana keberadaannya selalu terpinggirkan. Di Indonesia sendiri, waria banyak ditentang dan ditolak oleh masyarakat umum karena masyarakat beranggapan negatif, yang menganggap waria adalah sampah masyarakat dan penyebar penyakit di masyarakat, sehingga waria selalu mendapatkan perlakuan yang semena-mena dari masyarakat. Sebagai dampaknya banyak bermunculan gerakan dalam memerdekakan kaum waria tersebut, akan tetapi tidak sedikit pula muncul gerakan yang menentang adanya waria ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana cara waria dalam berperilaku di masyarakat dan untuk mengetahui pesan atau makna yang terkandung dalam setiap perilaku waria. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Dramaturgi dari Erving Goffman. Sifat dari penelitian ini adalah penelitian kualitatif, dan dalam mendapatkan informasi penelitian ini, peneliti menggunakan metode observasi nonpartisipatif, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya perbedaan cara berperilaku waria ketika didepan masyarakat dengan cara berperilaku ketika tidak didepan masyarakat. Perbedaan paling meninjol ditunjukkan oleh waria pemula. Yang mana dalam berperilaku, waria pemula hanya menampilkan kewariannya hanya pada saatsaat tertentu saja. Selain itu, cara berperilaku waria menunjukkan adanya maksud tertentu, yaitu adanya usaha untuk menghilangkan stigma negatif di masyarakat

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Achmad Zainal Arifin, MA
Uncontrolled Keywords: pondok pesantren, waria, perilaku dan interaksi sosial
Subjects: Sosiologi
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora > Sosiologi (S1)
Depositing User / Editor: Drs. Bambang Heru Nurwoto
Date Deposited: 27 Mar 2017 03:14
Last Modified: 27 Mar 2017 03:14
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/24769

Actions (login required)

View Item View Item