TINJAUAN PEMBERITAAN ORANG TERCELA (STUDI KOMPARASI HUKUM ISLAM DAN UU RI. NO. 40 TAHUN 1999 TENTANG PERS)

ZULFIKRI NIM: 0236 1698, (2009) TINJAUAN PEMBERITAAN ORANG TERCELA (STUDI KOMPARASI HUKUM ISLAM DAN UU RI. NO. 40 TAHUN 1999 TENTANG PERS). Skripsi thesis, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

[img]
Preview
Text
BAB I,V, DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (833kB) | Preview
[img] Text
BAB II,III,IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (368kB)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_lightbox)
lightbox.jpg
Restricted to Repository staff only

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_preview)
preview.jpg
Restricted to Repository staff only

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_medium)
medium.jpg
Restricted to Repository staff only

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_small)
small.jpg
Restricted to Repository staff only

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_lightbox)
lightbox.jpg

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_preview)
preview.jpg

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_medium)
medium.jpg

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_small)
small.jpg

Download (0B)
[img] Other (Generate index codes conversion from text to indexcodes)
indexcodes.txt

Download (0B)
[img] Other (Generate index codes conversion from text to indexcodes)
indexcodes.txt
Restricted to Repository staff only

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_lightbox)
lightbox.jpg

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_preview)
preview.jpg

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_medium)
medium.jpg

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_small)
small.jpg

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_lightbox)
lightbox.jpg
Restricted to Repository staff only

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_preview)
preview.jpg
Restricted to Repository staff only

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_medium)
medium.jpg
Restricted to Repository staff only

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_small)
small.jpg
Restricted to Repository staff only

Download (0B)

Abstract

ABSTRAK Dengan bergulirnya reformasi semua aturan yang membelenggu terhadap pers ditiadakan. Kebebasan pers lebih kuat kedudukannya ketika UU No. 40 Tahun 1999 tentang Pers disahkan pada masa pemerintahan BJ. Habibie. Kebebasan pers atau kebebasan berekspresi, jika dikaitkan dengan masalah pemberitaan orang tercela, maka akan muncul dua kepentingan yang dilematikkontradiktif. Pertama, tentang keharusan untuk mengungkap kebenaran dan keadilan. Kedua, tentang perlindungan martabat manusia. Bagaimana pandangan hukum positif dan hukum Islam terhadap masalah ini? Sebuah pertanyaan yang ingin dijawab dalam skripsi ini. Penelitian ini termasuk dalam kategori penelitian literer, metode yang ditempuh adalah metode deskriptif dengan pola pembahasan deskriptif-analitik komparatif. Adapun pendekatan yang digunakan adalah pendekatan yuridis dan normatif. Hasil sumber data yang telah diperoleh baik dari sumber primer maupun sekunder, kemudian dianalisa dengan menggunakan metode komparatif untuk menguak secara jelas dan tegas sifat-sifat hakiki dalam obyek penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tercela dalam penelitian ini adalah orang atau manusia yang karena tindakan kesalahan, pelanggaran, dan penyimpangan dari aturan-aturan yang telah ada, sehingga ia dapat dinyatakan sebagai orang yang telah melanggar aturan-aturan atau norma-norma yang berlaku di masyarakat, baik pelanggaran itu menyangkut aspek bahasa, kesusilaan, sosial, hukum, maupun agama. Dalam konteks agama Islam orang tercela adalah mereka yang masuk dalam kelompok orang-orang munafiq, fasiq, kafir, musyrik, dan zalim (di dalamnya termasuk para koruptor). Memberitakan mereka dalam pandangan hukum Islam diperbolehkan sebagai langkah preventif (pencegahan) dan represif (perbaikan) bagi masyarakat. Semua ini tiada lain agar menjadi suatu pelajaran dan shock therapy, baik bagi orang yang diberitakan maupun bagi orang yang lain. Selain itu, jika dilihat dari aspek maslahat dan mafsadat-nya, maka memberitakan orang-orang tercela lebih banyak maslahat-nya. Hal ini sesuai dengan kaidah fiqhiyyah.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Pembimbing : Budi Ruhiatudin, SH, M.Hum. Fathorrahman, S.Ag. M.Si.
Uncontrolled Keywords: Pemberitaan, orang tercela, pers
Subjects: Ilmu Hukum
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Perbandingan Madzab (S1)
Depositing User / Editor: Users 1 not found.
Date Deposited: 24 Jul 2013 11:28
Last Modified: 24 Jul 2013 11:28
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/2481

Actions (login required)

View Item View Item