ANALISIS EFISIENSI ORGANISASI PENGELOLA ZAKAT (OPZ) DI NEGARA RUMPUN MELAYU : PENDEKATAN DATA ENVELOPMENT ANALYSIS (DEA) (Studi Kasus : Indonesia, Malaysia, dan Singapura)

MARIYA ULFA, NIM. 12810014 (2017) ANALISIS EFISIENSI ORGANISASI PENGELOLA ZAKAT (OPZ) DI NEGARA RUMPUN MELAYU : PENDEKATAN DATA ENVELOPMENT ANALYSIS (DEA) (Studi Kasus : Indonesia, Malaysia, dan Singapura). Skripsi thesis, UIN Sunan Kalijaga.

[img]
Preview
Text (ANALISIS EFISIENSI ORGANISASI PENGELOLA ZAKAT (OPZ) DI NEGARA RUMPUN MELAYU : PENDEKATAN DATA ENVELOPMENT ANALYSIS (DEA) (Studi Kasus : Indonesia, Malaysia, dan Singapura))
12810014_BAB-I_IV-atau-V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (2MB) | Preview
[img] Text (ANALISIS EFISIENSI ORGANISASI PENGELOLA ZAKAT (OPZ) DI NEGARA RUMPUN MELAYU : PENDEKATAN DATA ENVELOPMENT ANALYSIS (DEA) (Studi Kasus : Indonesia, Malaysia, dan Singapura))
12810014_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR.pdf - Published Version
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (1MB)

Abstract

[ENGLISH] Islam entered to Malay in the 7th century,included Indonesia, Malaysia and Singapore. Those country was inhabited by Muslims. Muslims of Singaporewere to be less than Indonesia and Malaysia, but the zakat potential in Singapore was not the lowestone. In 2012, the realization of fund raising reachedRp 191 billion in Singapore. From the three potential states, the reasercher measured thelevel of ZakatOrganization Management (OPZ). The level of efficiency was a basic measurement to know the performance of a company. Hopefully, the more efficient an OPZ followed by the better performance of OPZ, and zakat fund could be more benefit for someone who really needed. This paper aimed to measure the level ofZakat OrganizationManagement (OPZ) in Indonesia, Selangor and Singapore. This research used non-parametric methods orData Envelopment Analysis (DEA) with VRS (Variable Return to scale) assumption which output oriented used the program of DEAP 2.1. The data got from the secondary sources, included: annual report 2010-2014 from every Zakat OrganizationManagement (OPZ). OPZ was taken by purposive sampling and it found seven OPZ. There wereZakat Selangor Instution (LZS), PKPU, BAZNAS, Dompet Dhuafa, Rumah Zakat, BAMUIS BNI, and MUIS Singapore. The results showed that technically there were diversity level of efficiency in conducting this research. So the distribution efficiency can be classified into five level, they were : 1) perfectly with efficiency rate of 100%, 2) anexcellent level with the interval 80-99%, 3) agood level intervals of 60 - 79.9% 4 ) a low level at intervals of 40-59%, and 5)a bad level at intervals of 0-39.9%.From thoseseven observed OPZ, PKPU and MUIS were consistant in perfect level of effeciency at 3 periods. Inefficiencyhappened in the output variable, those were collection and distribution of fund. This proved that human and other resources were not quite optimal in fund raising and distribution. Keyword: Zakat, efficiency, zakah management organization (OPZ), DEA, fundraising, distribution . [INDONESIA] Islam masuk di Melayu pada abad ke 7 M , termasuk didalamnya adalah Indonesia, Malaysia serta Singapura. Masing-masing Negara tersebut hingga saat ini didiami oleh Muslim. Muslim Singapura dapat dikatakan lebih sedikit dari Indonesia dan Malaysia, namun potensi zakat Singapura tidaklah sedikit. Pada tahun 2012, Realisasi penghimpunan dana Singapura mencapai Rp 191 Milyar. Dari potensi ketiga Negara tersebut akan di teliti tingkat efisiensi Organisasi Pengelolaan Zakat (OPZ). Tingkat efisiensi merupakan tolak ukur dasar dalam melihat kinerja suatu perusahaan. Semakin efisien suatu OPZ diharapkan semakin baik kinerja OPZ tersebut, sehingga dana zakat dapat lebih bermanfaat dalam menanggulangi kemiskinan.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana tingkat efisiensi dari Organisasi pengelola Zakat (OPZ) di Indonesia, Selangor dan Singapura. Penelitian ini menggunakan metode non-parametric yang berupa Data Envelopment Analysis (DEA) dengan asumsi VRS (Variable Return to scale) output oriented yang menggunakan program DEAP 2.1. Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data sekunder yang berupa laporan keuangan OPZ masing-masing OPZ. Penentuan OPZ dilakukan dengan purposive Sampling, sehingga di temukan tujuh OPZ yang diteliti, yakni : Lembaga Zakat Selangor (LZS), PKPU, BAZNAS, Dompet Dhuafa, Rumah Zakat, BAMUIS BNI, dan MUIS Singapura Dari pengolahan data, ditemukan hasil bahwa secara teknis terjadi keberagaman tingkat efisiensi pada periode penelitian. Sehingga distribusi efisiensi dapat di golongkan kedalam lima bagian yakni : 1) efisien secara sempurna dengan tingkat efisiensi 100%, 2) efisien pada tingkat baik dengan interval 80-99%, 3) efisien cukup baik dengan interval 60-79,9% 4) efisien cukup rendah pada interval 40-59% dan 5) efisien rendah pada interval 0-39.9%. Dari ketujuh OPZ yang di teliti PKPU dan MUIS merupakan OPZ yang efisien secara sempurna pada 3 periode penelitian secara berturut-turut. Inefisiensi lebih banyak terjadi pada variabel output yang berupa dana himpunan,dan penyaluran. Hal ini membuktikan bahwa dengan SDM dan sumber daya lainnya yang ada kurang optimal dalam penghimpunan dana serta penyalurannya. Keyword: Zakat, efisiensi, Organisasi Pengelola Zakat, DEA, penghimpunan dan penyaluran.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Dr. INAYAH ROHMANIYAH, S.Ag., M.Hum., M.A
Uncontrolled Keywords: Zakat, efisiensi, Organisasi Pengelola Zakat, DEA, penghimpunan dan penyaluran.
Subjects: Keuangan Syariah
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Ekonomi Syariah (S1)
Depositing User / Editor: Sugeng Hariyanto, SIP (sugeng.hariyanto@uin-suka.ac.id)
Date Deposited: 03 Apr 2017 14:17
Last Modified: 03 Apr 2017 14:17
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/24873

Actions (login required)

View Item View Item