PENGARUH USIA PRODUKTIF, TINGKAT PENDIDIKAN DAN MOTIVASI PEKERJA WANITA TERHADAP PENDAPATAN KELUARGA (STUDI KASUS : PENGRAJIN ECENG GONDOK DI DESA PLERET, KECAMATAN PANJATAN, KABUPATEN KULON PROGO, DIY)

WAHYU APRILIYAWATI, NIM. 13810102 (2017) PENGARUH USIA PRODUKTIF, TINGKAT PENDIDIKAN DAN MOTIVASI PEKERJA WANITA TERHADAP PENDAPATAN KELUARGA (STUDI KASUS : PENGRAJIN ECENG GONDOK DI DESA PLERET, KECAMATAN PANJATAN, KABUPATEN KULON PROGO, DIY). Skripsi thesis, UIN Sunan Kalijaga.

[img]
Preview
Text (PENGARUH USIA PRODUKTIF, TINGKAT PENDIDIKAN DAN MOTIVASI PEKERJA WANITA TERHADAP PENDAPATAN KELUARGA (STUDI KASUS : PENGRAJIN ECENG GONDOK DI DESA PLERET, KECAMATAN PANJATAN, KABUPATEN KULON PROGO, DIY))
13810102_BAB-I_IV-atau-V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (1MB) | Preview
[img] Text (PENGARUH USIA PRODUKTIF, TINGKAT PENDIDIKAN DAN MOTIVASI PEKERJA WANITA TERHADAP PENDAPATAN KELUARGA (STUDI KASUS : PENGRAJIN ECENG GONDOK DI DESA PLERET, KECAMATAN PANJATAN, KABUPATEN KULON PROGO, DIY))
13810102_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR.pdf - Published Version
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (903kB)

Abstract

Sektor industri pengolahan merupakan salah satu sektor perekonomian daerah yang memberikan konstribusi ketiga pada Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) di Kabupaten Kulon Progo. Salah satu industri pengolahan yang berada di Kabupaten Kulon Progo adalah industri kerajinan eceng gondok yang dirasa mampu membantu perekonomian keluarga. Hal ini dikarenakan, sektor pertaniaan saat ini mengalami penurunan akibat buruknya kondisi global yang tidak menuntu, sehingga mengakibatkan hasil pertanian mengalami penurunan. Untuk membantu perekonomian keluarga, para wanita khusunya ibu rumah tangga mencari pekerjaan yang bisa dikerjaakan tanpa syarat tertentu, salah satunya yaitu bekerja pada industri kerajinan eceng gondok. Keberadaan industri kerajinan eceng gondok mampu memberikan pengaruh positif pada masyarakat Desa Pleret, karena dapat mengatasi pengangguran khusunya bagi wanita atau ibu rumah tangga. Sebelum adanya industri ini, mayoritas wanita hanya bekerja sebagai petani. Penelitian ini bersifat kuantitatif dan alat analisis yang digunakan adalah regresi linear berganda. Sampel yang digunakan adalah sampel jenuh, karena tidak terdapat data khusus tentang banyaknya pekerja wanita pada industri kerajinan eceng gondok. Sampel yang diambil sebanyak 41 pekerja wanita dari 11 dusun yang ada di Desa Pleret, Kecamatan Panjatan, Kabupaten Kulon Progo. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa variabel usia produktif dan motivasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan keluarga, kecuali variabel tingkat pendidikan yang menunjukkan hasil negatif dan tidak signifikan terhadap pendapatan keluarga. Pendapatan yang diperoleh dari industri mampu meringankan kebutuhan dapur dan uang saku anak. Kendala yang sering dihadapi oleh pekerja wanita dalam industri kerajinan eceng gondok ini adalah minimnya ketersediaan bahan baku eceng gondok. Hal tersebut diakibatkan tiak adanya kebun sendiri untuk menanam eceng gondok. Bahan bakunya diperoleh dari Kabupaten Semarang. Dalam perspektif ekonomi syaraiah kegiatan wanita untuk bekerja tidak dilarang selama wanita tersebut tidak meninggalkan kewajibannya sebagai ibu rumah tangga. Pengerjaan anyaman eceng gondok ini bisa dilakukkan dirumah masing-masing pekerja.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Drs. AKHMAD YUSUF KHOIRUDDIN, SE, M.SI.
Uncontrolled Keywords: Pendapatan keluarga, umur, tingkat penidikan, industri, dan motivasi.
Subjects: Ekonomi Islam
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Ekonomi Syariah (S1)
Depositing User / Editor: Sugeng Hariyanto, SIP (sugeng.hariyanto@uin-suka.ac.id)
Date Deposited: 07 Apr 2017 09:00
Last Modified: 07 Apr 2017 09:00
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/24926

Actions (login required)

View Item View Item