ARTI PENTING KOTA YERUSALEM BAGI UMAT ISLAM (SEJARAH PERJUANGAN UMAT MUSLIM PALESTINA UNTUK MEMBEBASKAN KOTA YERUSALEM 1099-1999)

ANDRIA TRI ETMAJA, NIM. 01120694 (2009) ARTI PENTING KOTA YERUSALEM BAGI UMAT ISLAM (SEJARAH PERJUANGAN UMAT MUSLIM PALESTINA UNTUK MEMBEBASKAN KOTA YERUSALEM 1099-1999). Skripsi thesis, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

[img]
Preview
Text (ARTI PENTING KOTA YERUSALEM BAGI UMAT ISLAM (SEJARAH PERJUANGAN UMAT MUSLIM PALESTINA UNTUK MEMBEBASKAN KOTA YERUSALEM 1099-1999))
BAB I,V, DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (1MB) | Preview
[img] Text (ARTI PENTING KOTA YERUSALEM BAGI UMAT ISLAM (SEJARAH PERJUANGAN UMAT MUSLIM PALESTINA UNTUK MEMBEBASKAN KOTA YERUSALEM 1099-1999))
BAB II,III,IV.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (138kB)

Abstract

Kota Yerusalem merupakan kota suci bagi umat Islam, Kristen dan Yahudi. Tidak berlebihan bila kota Yerusalem mendapat julukan kota Tuhan, sebab hampir seluruh bangsa di muka bumi ini berkiblat ke sana. Dengan demikian semua merasa memiliki kota Yerusalem, baik umat Islam, Kristen dan Yahudi, sehingga gerak kegiatan keagamaan dari tiga agama besar dunia dapat saling hidup bedampingan biarpun perang tetap berjalan di wilayah itu. Yerusalem merupakan kota suci umat Islam, sebab di sana ada tempat di kawasan old city yang bernama Bukit Moriah atau Haram Es-Sharief. Di bukit Moriah ada dua masjid besar, yaitu Dome of the Rock atau Kubah Batu Karang dan Masjidil Aqsha. Masjidil Aqsha juga merupakan tempat suci ketiga sesudah Makkah dan Madinah di Saudi Arabia. Pada masa permulaan Islam, yang menjadi kiblat shalat ialah Masjidil Aqsha di Baitul Maqdis, juga menjadi kiblat bagi orang Yahudi. Baitul Maqdis adalah salah satu tempat yang bersejarah bagi kaum muslimin di penjuru dunia. Arti penting kota Yerusalem bagi umat Islam terutama terkait dengan keberadaan tempat suci agama Islam, yaitu Masjidil Aqsha. Di Masjidil Aqsha, Nabi Muhammad SAW menunaikan shalat ketika beliau melakukan Isra’ Mi’raj. Bangsa Yahudi atau Israel ingin menguasai sepenuhnya sebagai pemilik tunggal tanah suci Yerusalem, mereka menganggap bahwa mereka adalah satu-satunya pemilik tanah leluhur dan tempat kelahiran sejumlah Nabi. Orang-orang Yahudi yang mayoritas dan penguasa Israel banyak melakukan perbuatan-perbuatan yang semena-mena terhadap penduduk Arab Palestina yang semula berdiam di Yerusalem kemudian diusir oleh Israel tanpa ganti rugi serta diperlakukan dengan semena-mena, maka tidak heran jika sampai dewasa ini kota Yerusalem sering terjadi pergolakan. Perlawanan rakyat Palestina yang dipelopori oleh pejuang Palestina dalam gerakan fedayen yang terkenal antara lain : al-Fatah, al-Saiqoh dan PFLP yang kemudian membentuk organisasi palestina (PLO). Pada tahun 1969, PLO dengan pimpinannya Yasser Arafat mulai bangkit bejuang untuk merebut kembali Yerusalem dari cengkraman Israel dengan jalan diplomasi dengan dibantu negara-negara Islam yang tegabung dalam OKI.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: PEMBIMBING: ZUHROTUL LATIFAH, S.AG., M.HUM
Uncontrolled Keywords: Yerusalem, Bukit Moriah, Masjidil Aqsha, Isra'Mi'raj, Arab Palestina, gerakan fedayen
Subjects: Sejarah Peradaban / Kebudayaan Islam
Divisions: Fakultas Adab dan Ilmu Budaya > Sejarah Kebudayaan Islam (S1)
Depositing User / Editor: Miftakhul Yazid Fuadi, SIP.
Date Deposited: 09 Aug 2012 10:04
Last Modified: 21 Dec 2016 01:38
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/2508

Actions (login required)

View Item View Item