DOGMA DAN POLITIK DALAM PIAGAM MADINAH

A. MIFTAHUL AMIN, NIM. 1420311019 (2017) DOGMA DAN POLITIK DALAM PIAGAM MADINAH. Masters thesis, UIN Sunan Kalijaga.

[img]
Preview
Text (DOGMA DAN POLITIK DALAM PIAGAM MADINAH)
1420311019_BAB-I_IV-atau-V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (2MB) | Preview
[img] Text (DOGMA DAN POLITIK DALAM PIAGAM MADINAH)
1420311019_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR.pdf - Published Version
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (2MB)

Abstract

Perkembangan suatu masyarakat tidak terlepas dari sistem norma dalam masyarakat itu, seperti Islam, Kristen, ataupun Yahudi, dari awal perjalanannya tidak terlepas dari sistem norma dalam instrumen wahyu dan instrumen kerasulan yang didalamnya terdapat prinsip-prinsip ajaran agama, sistem sosial, budaya dan politik yang terimplementasi dalam interaksi sosial yang melekat dalam suatu wilayah, dari sistem sosial inilah maka akan melahirkan sistem prilaku. Dengan demikian perbedaan dogma yang menjadi norma dalam suatu masyarakat akan melahirkan prilaku politik dan sosial yang berbeda-beda. Berangkat dari pemikiran diatas memunculkan suatu asumsi baru, bahwa perbedaan suatu dogma akan melahirkan perbedaan dalam sistem sosial dan sistem politik seperti yang disaksikan dalam perkembangan sosial dan politik dari berbagai negara. penelitian ini ingin menunjukkan bahwa perbedaan dogma dalam sistem sosial dan sistem politik mampu melahirkan kesatuan dalam praktek politik dalam suatu negara. Hal ini yang mengispirasi penulis untuk mengkaji Piagam Madinah sebagai suatu konstitusi bagi masyarakat yang berbeda-beda dalam dogma, tetapi mampu membangun suatu sistem politik (negara) dalam kesatuan praktek-praktek politik. Bagaimana perbedaan dogma melahirkan kesatuan dalam Piagam Madinah ?, Nilai-nilai apa saja yang menjadi pijakan masyarakat dalam Piagam Madinah ?, Bagaimana proses pembangunan wawasan kebangsaan dalam Piagam Madinah ?. Tesis ini merupakan penelitian pustaka (library research). Data dikumpulkan dari berbagai literatur, baik yang bersumber dari perpustakaan maupun dari internet (website) yang berhubungan dengan Dogma dan Politik dalam Piagam Madinah. Penelitian ini bersifat deskriptif analitis yakni data dogma dan politik dalam Piagam Madinah, disusun sesuai dengan fokus penelitian dan dianalisa dengan teori Motif dan teori Maqasid Syariah. Sedangkan Pendekatan dalam penelitian ini adalah Political Historis Normatif-Filosofis. Hasil penelitian ini berdasarkan data-data dapat disimpulkan, Pertama, mengetahui nilai-nilai yang menjadi pijakan masyarakat dalam pembentukan Piagam Madinah, dimana konstruk pemikiran akan menghasilkan prilaku, sehingga perbedaan agama, suku, golongan, etnisitas dan status sosial terlebur dalam konsep Human Equality (persamaan hak kemanusiaan) yang dibawakan oleh Muhammad SAW dalam suatu kesatuan praktek politik yang disebut Ummah (umat) dengan prinsip Maqasid Syariah yaitu perlindungan terhadap agama (hifzuddin), perlindungan terhadap jiwa (hifzun-nafsi), perlindungan terhadap harta (hifzulmali), perlindungan terhadap akal (hifzul-aqli), dan perlindungan terhadap keturunan (hifzun-nasli), dimana telah disebutkan dalam Piagam Madinah bahwa pasal 25 menunjukkan tentang hak atas kebebasan beragama, viii pasal 26 sampai pasal 35 menunjukkan hak atas persamaan di depan hukum, pasal 14 menunjukkan hak untuk hidup dan pasal 2 sampai pasal 13 menunjukkan hak memperoleh keadilan. Kedua, Nilai-nilai yang menjadi pijakan masyarakat dalam pembentukan Piagam Madinah menjadi suatu konstitusi dalam masyarakat Madinah yang dibawakan oleh Muhammad SAW adalah Nilai Humanism (kemanusiaan), Equality (persamaan) dan Justice (keadilan). Ketiga, Masyarakat Madinah sebelum adanya Piagam Madinah merupakan masyarakat yang heterogen dengan perbedaan agama, suku, golongan, dan status sosial yang dilanda kekacauan sosial politik dengan perselisihan, perang saudara atau perang antar suku menjadi pemandangan yang biasa dalam masyarakat Madinah. oleh karena itu Muhammad SAW membangun wawasan kebangsaan dalam Piagam Madinah dengan konsep kesatuan Ummah, dimana masyarakat mempunyai kepercayaan ketuhanan, dan membangun persamaan berpolitik akan kebersamaan kehidupan berbangsa dan bernegara yang disebut Ummah dalam Piagam Madinah. Kata Kunci : Dogma dan Politik, Piagam Madinah, Motif dan Maqasid Syariah

Item Type: Thesis (Masters)
Additional Information / Pembimbing: Dr. SUBAIDI, M.Si.
Uncontrolled Keywords: Dogma dan Politik, Piagam Madinah, Motif dan Maqasid Syariah
Subjects: Politik Islam
Divisions: Pascasarjana > Thesis > Hukum Islam
Depositing User / Editor: Sugeng Hariyanto, SIP (sugeng.hariyanto@uin-suka.ac.id)
Date Deposited: 21 Apr 2017 07:09
Last Modified: 21 Apr 2017 07:09
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/25131

Actions (login required)

View Item View Item