OTENTISITAS HADIS PERSPEKTIF NABIA ABBOTT

LUTHFI NUR AFIDAH NIM. 03531298, (2009) OTENTISITAS HADIS PERSPEKTIF NABIA ABBOTT. Skripsi thesis, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

[img]
Preview
Text (OTENTISITAS HADIS PERSPEKTIF NABIA ABBOTT)
BAB I,V, DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (913kB) | Preview
[img] Text (OTENTISITAS HADIS PERSPEKTIF NABIA ABBOTT)
BAB II,III,IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (453kB)

Abstract

Mengingat urgensi studi otentisitas hadis, telah banyak para ahli hadis yang mendalami dan melakukan kritik terhadapnya. Salah satunya adalah Nabia Abbott (1897-1981), yang merupakan tokoh orientalis wanita yang antusias tentang keotentikan sejumlah literatur hadis pada masa awal Islam. Hal tersebut salah satunya yang mendorong penulis untuk melakukan kajian terhadap pemikiran beliau tentang bagaimana konsep dasar Nabia tentang otentisitas hadis, bagaimana Nabia membuktikan otentisitas hadis, dan apakah implikasi dari pemikiran beliau terhadap perkembangan studi hadis. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian kepustakaan (Library Research). Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode dokumentasi, yaitu dengan mencari dan mengumpulkan beberapa literatur yang berkaitan dengan tema yang akan diteliti yang diantaranya mencakup literatur primer yaitu salah satu masterpiece Nabia Studies in Arabic Literary Papyri II; Qur’anic Commentary and Tradition. Kemudian literatur sekunder yang mencakup The Development of Exegesis in Early Islam karya Herbert Berg, karya Beeston, A.F.L, T.M Johnstone, R.B Serjeant dan G.R Smith (ed.), Arabic Literature to The End of The Umayyad Period dan lain sebagainya. Tehnik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah deduktif-induktif, selain itu pendekatan historis juga digunakan dalam penelitian ini. Melalui hasil penelitian ini, dapat diketahui bahwa konsep dasar keotentikan hadis menurut Nabia adalah berangkat dari adanya keberlangsungan periwayatan hadis tertulis yang telah dipraktikkan pada pertengahan abad pertama yaitu pada masa Nabi, kemudian berkembang pada pertengahan abad kedua dan dapat diterima oleh khalayak umum pada akhir abad kedua, hal tersebut terbukti dengan adanya beberapa dokumen yang telah muncul pada masa Nabi. Pembuktian beliau terhadap keotentikan dokumen-dokumen hadis yang beredar pada awal periode Islam dibuktikan juga melalui hasil penelitiannya terhadap sejumlah dokumen hadis yang ditemukan pada sekitar abad kedua dan ketiga Hijriah, disamping itu beliau juga mengusung konsep famili dan non-famili isnad yang tersebar melalui perawi yang masih memiliki hubungan darah (keluarga) dan explosive isna d dimana menurut beliau ditemukan bahwa dalam periwayatan dua sampai lima hadis, terdapat di dalamnya sekitar seribu sampai dua ribu nama sahabat yang meriwayatkan. Pemikiran Nabia tersebut membawa implikasi terhadap perkembangan studi hadis, yaitu terbukti dengan bermunculannya para ahli hadis yang termotivasi untuk melakukan kajian yang sama dan lebih komprehensif khususnya di kalangan sarjana hadis Muslim, diantaranya seperti; Muhammad Zubayr Siddiqi, Muhammad Hamidullah, Mustafa as Siba’i , Muhammad Ajjaj al-Khatib dan Muhammad Mustafa Azami. Mereka semua berupaya membuktikan keotentikan hadis dengan menemukan sekaligus meneliti beberapa dokumen yang ditemukan pada awal periode Islam.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Pembimbing : Dr. Phil. Sahiron, MA.
Uncontrolled Keywords: Otentisitas, Hadis, Perspektif, Nabia Abott
Subjects: Tafsir Hadist
Divisions: Fakultas Ushuludin dan Pemikiran Islam > Tafsir Hadist (S1)
Depositing User / Editor: Users 1 not found.
Date Deposited: 13 Aug 2012 14:27
Last Modified: 29 May 2015 02:05
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/2520

Actions (login required)

View Item View Item