HUBUNGAN AGAMA DAN NEGARA STUDI ATAS MUQADDIMAH IBN KHALDUN

M Hafidz Ghozali 05510032-03, (2009) HUBUNGAN AGAMA DAN NEGARA STUDI ATAS MUQADDIMAH IBN KHALDUN. Skripsi thesis, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

[img]
Preview
Text (HUBUNGAN AGAMA DAN NEGARA STUDI ATAS MUQADDIMAH IBN KHALDUN)
BAB I,VI,DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (1MB) | Preview
[img] Text (HUBUNGAN AGAMA DAN NEGARA STUDI ATAS MUQADDIMAH IBN KHALDUN)
BAB II,III,IV,V.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (827kB)

Abstract

Diskursus hubungan agama dan negara memang bukan tergolong baru dalam politik, tapi kini mendapat aktualisasinya kembali setelah merebaknya fenomena fundamentalisme Islam yang mengintrodusir berdirinya negara Islam, kesatuan agama dan negara. Dalam Islam sendiri, representasi aktual hubungan agama dan negara dalam Islam ada sejak masa kepemimpinan Nabi di Madinah. Namun, bagaimana seharusnya hubungan agama dan negara sepeninggal Muhammad dan berakhirnya masa kepemimpinan khulafa rasyidun masih diperdebatkan. Sebab, al-Qur'an ataupun sunnah Nabi sendiri tidak pernah menggariskan secara tegas terkait sistem politik Islam. Abdurrahman Ibn Khaldun (1332-1406 M) bukan hanya pioner dalam Ilmu Sejarah-Peradaban Islam, namun juga dalam pemikiran politik. Berbeda dengan filosuf Islam sebelumnya yang lebih menempatkan agama dalam negara secara normatif, Ibn Khaldun melihat agama secara realistis berdasarkan peran dan manfaatnya dalam pembangunan kekuasaaan negara. Berkaitan dengan hal tersebut, penelitian ini berupaya untuk melihat bagaimana pemikiran Ibn Khaldun terkait hubungan agama dan negara dalam karyanya Muqaddimah. Rumusan masalah dalam penelitian ini meliputi: Pertama, bagaimana peran dan keterkaitan agama dalam kehidupan bernegara menurut Ibn Khaldun dalam kitabnya Muqaddimah? Kedua, apa paradigma pemikiran politik yang digunakan Ibn Khaldun dalam menjelaskan hubungan agama dan negara, formalistik, sekuler atau substantif? Kerangka teoritik yang dipakai dalam penelitian ini adalah kategori paradigmatis pemikiran politik Islam yang dirumuskan oleh Munawwir Sjadzali yang meliputi: Paradigma formal-organik, paradigma sekuleristik dan paradigma substantif. Sebagai suatu kajian yang bersifat literer, metode penelitian yang diterapkan adalah termasuk penelitian library research. Sedangkan sifat penelitian yang kami lakukan adalah historis faktual. Dalam analisa data, selain menggunakan metode deskriptif; intepretasi, holistik, juga menekankan analisis isi (content analysis) terhadap seluruh teks dan bahasa yang terkait dengan obyek penelitian. Agama dan negara dalam pemikiran Ibn Khaldun ditempatkan secara dialektis. Tanpa negara, hukum agama tidak dapat ditegakkan. Dengan agama, negara mendasarkan moralitas dan legitimasinya. Bentuk negara ada dua, negara yang berdasarkan pada hukum agama (siyasah diniyah) dan negara yang mendasarkan pada hukum akal (siyasah aqliyah). Keberadaan agama dalam sebuah negara tidaklah bersifat kodrati yang mutlak keberlakukanya. Tanpa agama pun kekuasaan tetap berdiri. Adanya kekuasaan merupakan hukum alami peradaban (tabaqat al-umran). Eksistensi khalifah dan imamah juga tidak lepas dari hukum alami peradaban, jadi bukan termasuk rukun agama. Karena itu, bagi Ibn Khaldun tidak ada kewajiban pendirian sistem kekhalifahan dan imamah pasca-wafatnya Nabi dan khulafa rasyidun, kekuasaan saat ini semata-mata didasarkan atas kekuatan solidaritas sosial. Paradigma yang dipakai Ibn Khaldun dalam menjelaskan hubungan agama dan negara masuk kategori paradigma substantif-moderat, yang terpenting bagaimana substansi syari`at itu bisa menjadi moralitas kekuasaan, bukan untuk dikonstitusikan dalam sebuah negara Islam.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Pembimbing : Prof. Dr. H. Iskandar Zulkarnain
Uncontrolled Keywords: Hubungan, Agama, Negara, Studi, Muqaddimah, Ibn Khaldun
Subjects: Aqidah Filsafat
UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta > Aqidah Filsafat
Divisions: Fakultas Ushuludin dan Pemikiran Islam > Aqidah Filsafat (S1)
Depositing User / Editor: Miftakhul Yazid Fuadi, SIP.
Date Deposited: 10 Aug 2012 17:45
Last Modified: 01 Sep 2016 14:09
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/2521

Actions (login required)

View Item View Item