EVALUASI PELAKSANAAN ASESMEN OTENTIK KURIKULUM 2013 DI MI YOGYAKARTA

FATONAH, Siti (2016) EVALUASI PELAKSANAAN ASESMEN OTENTIK KURIKULUM 2013 DI MI YOGYAKARTA. AL BIDAYAH, Vol. 8 (No. 2). pp. 113-128. ISSN 2085-0034

[img]
Preview
Image (01. Siti Fatonah - EVALUASI PELAKSANAAN ASESMEN OTENTIK KURIKULUM 2013 DI MI YOGYAKARTA)
cover AL BIDAYAH VOL 8 No 2_Page_1.jpg - Cover Image

Download (598kB) | Preview
[img]
Preview
Image (01. Siti Fatonah - EVALUASI PELAKSANAAN ASESMEN OTENTIK KURIKULUM 2013 DI MI YOGYAKARTA)
cover AL BIDAYAH VOL 8 No 2_Page_2.jpg - Cover Image

Download (542kB) | Preview
[img]
Preview
Text (01. Siti Fatonah - EVALUASI PELAKSANAAN ASESMEN OTENTIK KURIKULUM 2013 DI MI YOGYAKARTA)
DAFTAR ISI.pdf - Published Version

Download (160kB) | Preview
[img]
Preview
Text (01. Siti Fatonah - EVALUASI PELAKSANAAN ASESMEN OTENTIK KURIKULUM 2013 DI MI YOGYAKARTA)
01. Siti Fatonah - EVALUASI PELAKSANAAN ASESMEN OTENTIK KURIKULUM 2013 DI MI YOGYAKARTA.pdf - Published Version

Download (1MB) | Preview

Abstract

The change of school-based curriculum or KTSP became curriculum 2013 (K1) impossed at some schools in Yogyakarta, particularly at Madrasah Ibtidaiyah (MI) did not run well. There were some improvements on Education National Standard (SNP), one of them was the assessment standard. Assessment utilized on curriculum 2013 was authentic assessment. It was based on data which reflected educator ability, which was assessment based on process and result of learning. Also it included three areas, which were knowledge, skill and atttitudes in overal. This research was aimed to evaluate the implementation and authentic assessment in the learning at MIN Jejeran Bantul, MIN Yogyakarta I and MIN Yogyakarta II, which covered; 1) authentic planning in learnig process; 3) obstacles faced. The research was qualitative research, the data collection was done by observation, interview, and documentation. The data presentation was done by organizing systematically the data obtained, the data legality was done by source and method triangulation. This qualitative data anlysis was descriptive-analytic using procedure of data collection, reduction, presentation and conclusion drawing. The research result indicated that authentic assessment planning was carried out during the Lesson Plan making. The techniques and instruments utilized in this authentic assessment were observation, self and among educators’ assessment, journals, oral and written tests, assignment and performance presentation. Authentic assessment process was carried out integratically using thenatuc learning process in classroom. Factors that supported authentic assessment were teacher’s refference book, workshop, and training relevant to curriculum 2013, and good cooperation among teachers. While the obstacle factors were too many areas, evaluation types to assess, thematic books were difficult to find, and teachers found difficulty in sorting and grouping questions as the KD. Keywords: authentic assessment, curriculum 2013 ABSTRAK Perubahan KTSP menjadi kurikulum 2013 (K13) yang diberlakukan di beberapa sekolah di Yogyakarta, khususnya di Madrasah Ibtidaiyah (MI), tidak semuanya berjalan dengan lancar.Terdapat beberapa penyempurnaan pada Standar Nasional Pendidikan (SNP), salah satu standar yang disempurnakan adalah standar penilaiannya. Penilaian yang digunakan pada kurikulum 2013 adalah penilaian autentik. Penilaian ini didasarkan pada data yang mencerminkan kemampuan peserta didik, yakni penilaian yang didasarkan proses dan hasil pembelajaran, serta meliputi tiga ranah, yaitu pengetahuan, keterampilan dan sikap secara menyeluruh. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan penilaian autentik dalam pembelajaran di MIN Jejeran Bantul, MIN Yogyakarta I dan MIN Yogyakarta II, meliputi; 1) perencanaan asesmen otentik; 2) implementasi asesmen otentik dalam proses pembelajaran; 3) kendala yang dihadapi. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penyajian data dilakukan dengan menyusun secara sistematis data-data yang diperoleh, keabsahan data dilakukan dengan triangulasi sumber dan metode. Analisis data kualitatif ini bersifat deskriptifanalitik, dengan prosedur mengumpulkan data, reduksi data, menyajikan data, dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan Perencanaan penilaian autentik dilakukan pada saat pembuatan RPP. Teknik dan instrumen yang digunakan dalam penilaian autentik adalah observasi, penilaian diri, penilaian antar peserta didik, jurnal, tes lisan, tes tertulis, penugasan, dan unjuk kerja. Proses penilaian autentik dilaksanakan terintegrasi dengan proses pembelajaran tematik di kelas. Faktor pendukung dalam pelaksanaan penilaian autentik antara lain, adanya buku panduan guru, workshop dan diklat terkait kurikulum 2013, dan kerjasama yang baik antar guru. Sementara itu faktor penghambatnya yakni, terlalu banyaknya ranah yang dinilai, banyaknya jenis evaluasi, sulit didapatkannya buku tematik, dan guru merasa ada kesulitan tersendiri saat mereka memilah dan mengelompokkan soal sesuai dengan KD nya. Faktor penghambatnya adalah terlalu banyak ranah yang dinilai, sulit didapat dan terlambatnya buku tematik, serta adanya kesulitan tersendiri yang dialami oleh guru saat memilah dan mengelompokkan soal sesuai dengan KD. Kata kunci: Asesmen otentik, Kurikulum 2013

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: Asesmen otentik, Kurikulum 2013, authentic assessment, curriculum 2013
Subjects: Pendidikan > Evaluasi Pendidikan
Divisions: Jurnal > 3. Al Bidayah
Depositing User / Editor: Sugeng Hariyanto, SIP (sugeng.hariyanto@uin-suka.ac.id)
Date Deposited: 08 May 2017 02:27
Last Modified: 08 May 2017 02:27
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/25314

Actions (login required)

View Item View Item