ASPEK-ASPEK MISTIK KATOLIK JAWA DALAM BUKU NDEREK SANG DEWI ING ERENG-ERENGING REDI MERAPI KARYA SINDHUNATA

HANIK ROSYIDAH, NIM:96522175 (2003) ASPEK-ASPEK MISTIK KATOLIK JAWA DALAM BUKU NDEREK SANG DEWI ING ERENG-ERENGING REDI MERAPI KARYA SINDHUNATA. Skripsi thesis, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

[img]
Preview
Text
BAB I, V, DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (3MB) | Preview
[img] Text
BAB II, III, IV.pdf
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (7MB)

Abstract

Penelitian tentang aspek mistik Jawa-Katolik Sindhunata dalam karya Nderek Sang Dewi ing Ereng-erenging Redi Merapi ini adalah sebuah penelitian pustaka, yaitu penelitian dengan usaha meneliti literatur-literatur yang ada relevansinya dengan topik yang dibahas. Pengumpulan data menggunakan buku primer dan buku sekunder dan sebagai kelengkapan data menggunakan wawancara kemudian data dianalisa dengan metode kontens analisis atau analisis isi dengan menggunakan pendekatan antropologi. · Sindhunata adalah salah satu tokoh yang mencoba mengambil prototipe-prototipe falsafah Jawa untuk dijadikan bahan kajian dalam bukunya Nderek Sang Dewi ing Ereng-erenging Redi Merapi yang menceritakan kekayaan pengalaman rohani ketika menjalani lelaku kembang pitu dan lelaku tuk pitu dan ini adalah merupakan pengalaman nyata. Lelaku-lelaku ini dijalani ketika ada keinginan Sindhunata dan teman-temannya untuk mewujudkan adanya sumur di dalam Gereja Maria Assumpta di Pakem, dengan nama Sumur Kitiran Kencana. Mistik Katolik Jawa Sindhunata yang dijadikan pembahasan oleh penulis meliputi sangkan paraning dumadi, tapa atau samadi, manunggaling kawula gusti, dan ilmu gaib atau kesaktian. Semua aspek mistik Jawa itu dibahasakan atau dihayati oleh Sindhunata secara Katolik. Sangkan paraning dumadi diartikan bukan sebagai asal tapi sebagai tujuan. Tapa atau samadi diartikan sebagai ngelmu gender neng (meneng) dan ning (ening) yang akan menantarkan manusia pada nang (wenanging jumenengan). Manunggaling kawula gusti yang diartikan setelah melalui tahapan ngelmu gender neng, ning, nang, maka akan diantarkan pada tahapan nung (papan dununging kasunyatan) yang nantinya manusia akan dianugerahi ngelmu kendi (kendi yang kosong), sehingga mendapat anugerah rasa pasrah dan sumeleh. Ilmu gaib atau kesaktian bahwa doa dan pembacaan Injil itu dianggap sebagai mantera atau rapal agar mendapat kebahagiaan dari Tuhan Allah, Anak Bapa dan Roh Kudus. Mistik Katolik Jawa merupakan dua bentuk mistik yang sating mendukung dan sating mempengaruhi karena mempunyai kesamaan yaitu, sama-sama menjunjung dimensi batin, mempunyai tujuan yang sama yaitu manunggaling kawula gusti, persatuan manusia dengan Tuhan, dan juga faktor lingkungan yang mendukung adanya inkulturasi. Inkulturasi Gereja Katolik terhadap kebudayaan Jawa disebabkan beberapa faktor yaitu, pertama kepercayaan bahwa manusia itu dikelilingi alam gaib, kedua persatuan hamba dengan Tuhan, ketiga sama-sama punya keyakinan bahwa agama mereka adalah "agama rasa", keempat sama-sama menghormati kedudukan guru, kyai (dalam masyarakat Jawa) dan rohaniawan rohaniawati, dan kelima adalah sama-sama punya ajaran toleransi.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Drs. A SINGGIH BASUKI, MA / USTADZI HAMZAH, S.Ag.
Uncontrolled Keywords: KATOLIK JAWA, BUKU NDEREK SANG DEWI ING ERENG-ERENGING REDI MERAPI, SINDHUNATA
Subjects: Perbandingan Agama
Agama (Religion)
Divisions: Fakultas Ushuludin dan Pemikiran Islam > Perbandingan Agama (S1)
Depositing User / Editor: Miftakhul Yazid Fuadi, SIP.
Date Deposited: 13 Jun 2017 14:24
Last Modified: 13 Jun 2017 14:24
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/25512

Actions (login required)

View Item View Item
Chat Kak Imum