ANALISIS MODEL POLA ASUH IBU MASA KINI TERHADAP PERKEMBANGAN EMOSI MALU DAN EMOSI BERSALAH PADA REMAJA (Kajian dalam Perspektif Islam)

Nadhirah, Yahdinil Firda (2015) ANALISIS MODEL POLA ASUH IBU MASA KINI TERHADAP PERKEMBANGAN EMOSI MALU DAN EMOSI BERSALAH PADA REMAJA (Kajian dalam Perspektif Islam). In: Proceeding Konsorsium Keilmuan Psikologi Sinergitas Keberagaman Bangsa : Perspektif Psikologi Islam. Prosiding, Vol. 1 (Cet. 1). Konsorsium Keilmuan Psikologi Di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) Fakultas Ilmu Sosial & Humaniora Uin Sunan Kalijaga Yogyakarta, Yogyakarta, pp. 253-261.

[img]
Preview
Text
COVER DEPAN.pdf

Download (11MB) | Preview
[img]
Preview
Text (ANALISIS MODEL POLA ASUH IBU MASA KINI TERHADAP PERKEMBANGAN EMOSI MALU DAN EMOSI BERSALAH PADA REMAJA (Kajian dalam Perspektif Islam))
ANALISIS MODEL POLA ASUH IBU MASA KINI TERHADAP PERKEMBANGAN EMOSI MALU DAN EMOSI BERSALAH PADA REMAJA (Kajian dalam Perspektif Islam).pdf - Published Version

Download (11MB) | Preview

Abstract

Di Indonesia, dalam beberapa tahun terakhir banyak norma-norma moral telah berubah. Tabu dan tidak tabu, pantas dan tidak pantas di masyarakat tidak lagi sama seperti beberapa tahun yang lalu. Masyarakat mulai menunjukkan hal-hal yang sebelumnya dianggap tidak layak untuk menjadi 'normal' pada saat ini, seperti pakaian 'minimalis' dan terbuka, perilaku kencan berlebihan, pergaulan bebas, dan aborsi dan kasus pembunuhan yang dilakukan oleh remaja. Banyak kasus pembunuhan, bunuh diri, kekerasan yang dilakukan oleh remaja pada rekan-rekan mereka dalam beberapa tahun terakhir, menunjukkan bahwa remaja merasa tidak aman dan tidak nyaman di lingkungan keluarga. Bahkan, seorang anak atau remaja yang melampiaskan kenakalan itu sering tidak merasa malu dan bersalah, meskipun hal itu umumnya dianggap kejahatan. Kontak sosial pertama antara anak dan lingkungan sosial adalah perempuan, ibu. Bagaimana ibu mengasuh anak, perhatian besar atau kecil, sabar atau tidak dan sebagainya, akan mempengaruhi pembentukan karakter. Namun dalam kenyataannya banyak wanita yang tidak mampu melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik, yang dapat disebabkan karena adanya penyerahan perasaan dan putus asa dalam mendidik anak-anak mereka karena kurangnya pengetahuan a tau bingung tidak mengerti apa yang harus dilakukan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan berapa banyak keterlibatan ibu pada pengembangan emosi malu dan emosi rasa bersalah pada remaja. Metodologi penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan probability sampling. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 30 responden. Basil penelitian yang diperoleh tidak ada hubungan yang signifikan antara pola asuh ibu terhadap perkembangan emosi malu dan emosi rasa bersalah pada remaja. ABSTRACT In Indonesia, in these recent years, a lot of moral norms have changed. The Concept of taboo or no taboo, appropriate or inappropriate in society has no longer the same as a few years ago. Things that previously considered not normal becomes 'normal ', such as open and minimalist clothes, excessive dating behavior, promiscuity, abortion, and cases of murder committed by adolescents. Many cases of homicide, suicide, violence perpetrated by adolescents on their peers in recent years, indicating that teens feel insecure and uncomfortable among their family environment. in fact, a child or teenager who wreak mischief it often just does not feel ashamed and guilty, although doing things that generally are considered to be crime. The first social contact between the child and his or her social environment is the women, the mother. How does mother parenting for children, big or little attention, patient or not and so on-will affect the character building. But in reality many women are not able to carry out their duties and responsibilities well. There may be a feeling of surrender and despair in educating their children because of lack of knowledge or confosed do not understand what to do. The aim of this study is to determine how much involvement mother parenting on the development of emotions of shame and guilt emotions in adolescents. The research methodology used in this research is quantitative method with probability sampling. The numbers of participants in this study were 30. The research results obtained there is no significant relationship between maternal parenting on the development of emotions of shame and guilt emotions in adolescents. Keywords: Adolescents, emotion, parenting

Item Type: Book Section
Uncontrolled Keywords: Adolescents, emotion, parenting
Subjects: Psikologi
Psikologi > Psikologi Islam
Divisions: Prosiding (Proceeding)
Depositing User / Editor: Sugeng Hariyanto, SIP (sugeng.hariyanto@uin-suka.ac.id)
Date Deposited: 20 Jun 2017 09:03
Last Modified: 20 Jun 2017 09:03
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/25592

Actions (login required)

View Item View Item