ZAKAT ATAS BONUS UPLINE PADA MLM DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM

ENUH ABDUL HALIM, NIM. 01380928 (2005) ZAKAT ATAS BONUS UPLINE PADA MLM DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM. Skripsi thesis, UIN Sunan Kalijaga.

[img]
Preview
Text (ZAKAT ATAS BONUS UPLINE PADA MLM DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM)
BAB I, V, DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (4MB) | Preview
[img] Text (ZAKAT ATAS BONUS UPLINE PADA MLM DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM)
BAB II, III, IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (8MB)

Abstract

Zakat adalah ibadah miiliyah ijl imii'iyah (ibadah yang herkaitan dengan ekonomi keuangan dan kemasyarakatan) serta merupakan salah satu rukun Islam yang mempunyai status dan 1'ungs.i. yang penting dalam syarl'at Islam, sehingga alQur'an menegaskan kewaj i an zakot bersamaan dengan kewajiban ~alat di 28 l mpat (ayaL). Adapun mengen i fungsi diwajibkannya zakat atas umat Islam itu adal ah m m cahkan problem k miskinan, meratakan pendapatan dan meningkatkan kesejahteraan umat. Mengenai objek zakat, yang disebutkan secara eksplisit dalam al-Qur'an dan Sunnah Nabi SAW hanya 7 jenis harta benda yang wajib di zakati beserta keterangan tentang batas minimum harta wajib di zakati (ni~s·iib) dan jatuh tempo zakatnya Uwul). Diantara harta benda tersebut adalah ema , perak hasil tanaman tla11 buah-buahan, barang dagangan, hewan temak, basil tambang dar barang Lemuan (Jikaz). Padahal seiring dengun perkembangan zaman dan peradaban manusia objek zakat pun terus berkembang lidak hanya tertumpu pada 7 jenis harta benda saja. Sehingg hal 1111 bukan b mrti bahwa sclain tujuh jenis harta benda tersebut di atas tidak waj ib di zakati ebab banyak jenis harta benda dan penghasilan modern yang memenuhi syarat untuk menjadi objek zakat. Diantara objek zakat modern yang memenuhi syarat untuk dizakati adalah penghasilan atas bonus upline pada MLM. Karenajumlah bonus yang diterima oleh seorang upbne papa 1 atas ternyata melebihi kehutuhan hidup secara normal. Bahkan . , ra r ali tas sistem MLM itu sendiri sudah menjadi bagian dari tradisi perekonomian masyarakat, sehingga menuntut adanya legalisasi secm·a hukum Islam. Objek zakat yang berkembang dewasa ini merupakan sebuah fenomena yang menurik untuk dikaji. Hal l J"ebut memberikan kesempatan kepada penyusun untuk menyingkap konscpsi pembentukan hukum zakat dewasa ini. M t d yang digunaknn penyusun dalam penelitian ini adalah penelitian dengan jenis penelitian pustaka (lihrwy research) dan er ift~t deskriptif analitik. Dalam rangka penetap lll hukum wkaL bonus upline ini p ndckatan yang digunakan adalah melalui p ndekalan normatif dan penggunaan dali l qiyiis (analogical reasoning), yakni ung p rl.ama kali dite liti dari zakat bonus Ut line pada MLM ini adalah status hukumnya dalam perspektif hukum Islam, kemudian dalam hal ni~:ao, h.auf, dan kadarnya diqiyii~kan dengan zakat uang (nuqiid). Yang mana zakat uang (nuqiid) tersebut dianalogikan dengan zakat em::ts dan perak, sebagaimana kesepakatan jumhur ulama. Sebab jenis penghasilan yang diterima seorang upline terscbut dalam bentuk uang. Berdasarkan metode yang digunakan tersebut, maka temngkaplah bahwa penghasilan bonus upline pada MLM ini termasuk objek zakat yang memenuhi syarat untuk dizakati, dengan jumlah ni:;;aooya senilai 85 gram emas dan kadarnya 2,5<% dari total bonus yang waj ib dizakati setelah dikurangi kebutuhan pokok pemiliknya.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: 1. DR. H. ABD SALAM ARIEF, M.A. 2. BUDI RUHIA TUDIN, S.H., M.Hum
Uncontrolled Keywords: zakat, MLM
Subjects: Hukum Islam > Zakat
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Muamalah (S1)
Depositing User / Editor: Sugeng Hariyanto, SIP (sugeng.hariyanto@uin-suka.ac.id)
Date Deposited: 03 Jul 2017 02:20
Last Modified: 03 Jul 2017 02:20
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/25651

Actions (login required)

View Item View Item