PLURALISME RADIKAL DALAM FILSAFAT JEAN-FRANCOIS LYOTARD

HASIBUL KHOIR, NIM. 99512917 (2005) PLURALISME RADIKAL DALAM FILSAFAT JEAN-FRANCOIS LYOTARD. Skripsi thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.

[img]
Preview
Text (PLURALISME RADIKAL DALAM FILSAFAT JEAN-FRANCOIS LYOTARD)
BAB I, V, DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (15MB) | Preview
[img] Text (PLURALISME RADIKAL DALAM FILSAFAT JEAN-FRANCOIS LYOTARD)
BAB II, III, IV.pdf
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (5MB)

Abstract

Sudah menjadi kasunyatan pluralitas hadir dalam kehidupan. Apresiasi terhadap kenyataan itu mesti ditekankan dalam-dalam oleh semua umat manusia yang kini mencipta sebagai vvarga desa global. Tidak ada satu pun ruang yang memungkinkan sikap mengedepankan kebenaran tunggal dan melampaui, sehingga kebenaran-kebanaran lain menjadi korban dari kekakuan suatu rezim. Karena kekerasan dan sikap ekslusif lebih sering bersumber dari kecenderungan scmacam ilu. Soal bagaimana apresiasi tersebut dinyatakan dan benar-benar berdampak positif bagi eksistensi keragaman, masih menjadi sorotan. Dalam pemikiran posmodernis, pluralisme adalah pilar keyakinan kepada kemajmukan melalui pemahaman yang radikal demi melawan segala bentuk universalisasi kebenaran. Pemikiran Jean-Franyois Lyotard, elemen utama posmodernisme, adalah saiah satu perspektif apresiasi terhadap pluralitas semacam itu. Dengan menempatkan pemikiran sang tokoh sebagai satu perspektif posmodernisme untuk mcmahami pluralisme, penelitian ini mengajukan rumusan masalah: bagaimana model pluralisme dipahami dari pemikiran filsafat Jean-Fran^ois Lyotard? Dan komitmen moral yang bagiamanakah yang menjadi rujukan Jean-Fran^ois Lyotard dalam menyikapi pluralitas? Dua rumusan masalah yang saling terkait ini diharapkan dapat menkondisikan pemahaman sekaligus pemaparan alas pluralisme dalam pemikiran sang tokoh. Berdasarkan metode diskriptif-analitis beserta tekanannya pada unsur metodeologi interpretasi, penelitian yang murni memakai pendekatan filsafat ini menunjukkan bahwa, pluralisme yang dikembangkan oleh Jean-Fran^ois Lyotard merupakan model yang dinyatakan oleh Bob Plant sebagai pluralisme radikal. Model pluralisme atau apresiasi terhadap pluralitas ini menekankan suatu bentuk pluralitas genuine di mana konsensus tnaupun dialog-komunikatif dalam rangka menemukan sejenis common humanity dengan menempatkan suatu kriteria untuk menetapkan nilai fundamental (yang baik dan yang adil) bersama, akan sulil untuk dapat dicapai. Nilai keadilan tidak terletak pada cara untuk menilai dan menetapkan keadilan, akan tetapi sikap bersama untuk menghargai kemajmukan. Oleh karena itu komitmen moralnya adalah kewajiban moral untuk memaksimalkan perbedaan dengan menolak ilusi transendental, sembari memberi perhatian khusus terhadap "the other" yang terbungkam oleh suatu rezim. Pluralisme radikal didasarkan atas gagasan Jean-Fran^ois Lyotard tentang heterogenitas language games yang ia andaikan sebagai kasus differand, sebuah keadaan yang memastikan si fat ketidakterukuran untuk meminjam istilah Komaruddin Hidayat—grammar of life. Berdasarkan konsepsi ini, Lyotard mengajukan disensus sebagai solusinya, yakni membiarkan percah-percah hidup menurut masing-masing grammar of life yang mengatur masyarakat tanpa menarik sejenis fondasi bersama yang dapat menyatukan mereka

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Alim Ruswantoro M.Ag
Uncontrolled Keywords: JEAN-FRANCOIS LYOTARD
Subjects: Aqidah Filsafat
UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta > Aqidah Filsafat
Divisions: Fakultas Ushuludin dan Pemikiran Islam > Aqidah Filsafat (S1)
Depositing User / Editor: Miftahul Ulum [IT Staff] ---- youtube : ulum virgo -------- Facebook : digilibuin
Date Deposited: 04 Jul 2017 06:19
Last Modified: 04 Jul 2017 06:19
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/25751

Actions (login required)

View Item View Item