TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP PERUBAHAN DALAM SIMPANAN WADI’AH MENJADI MUDHARABAH DI KOPERASI (KSU) SYARI’AH BINA UMAT KABUPATEN PATI

LUQMAN HAKIM NIM: 03380376, (2009) TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP PERUBAHAN DALAM SIMPANAN WADI’AH MENJADI MUDHARABAH DI KOPERASI (KSU) SYARI’AH BINA UMAT KABUPATEN PATI. Skripsi thesis, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

[img]
Preview
Text (TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP PERUBAHAN DALAM SIMPANAN WADI’AH MENJADI MUDHARABAH DI KOPERASI (KSU) SYARI’AH BINA UMAT KABUPATEN PATI)
BAB I, V, DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (2MB) | Preview
[img] Text (TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP PERUBAHAN DALAM SIMPANAN WADI’AH MENJADI MUDHARABAH DI KOPERASI (KSU) SYARI’AH BINA UMAT KABUPATEN PATI)
BAB II, III, IV.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (978kB)

Abstract

Berkembangnya lembaga-lembaga keuangan syari'ah adalah bentuk dari kepedulian masyarakat terhadap syari'ah khususnya dalam bidang mu'amalah. Perbankan syari'ah merupakan salah satu dari banyaknya sub bab dalam ekonomi Islam. Wadi'ah adalah merupakan titipan atau simpanan yang tidak menanggung resiko kerugian. Produk Wadi'ah berdasarkan bonus dalam pemberian keuntungannya, hal tersebut telah diatur dalam peraturan perbankan. Tetapi yang terjadi adalah terjadi perubahan dalam pemberian keuntungannya yaitu berupa bagi hasil berdasarkan Mudarabah. Dalam produk wadi'ah telah dijelaskan bahwa dalam pemberian keuntungannya berdasarkan atas bonus (yad amanah), hal tersebut terjadi jika dana tidak dikelola lagi. Tetapi jika dana dikelola lagi maka pemberian keuntunggannya berubah menjadi bagi hasil (yad amanah). Jika praktek itu dilaksanakan apakah hal tersebut tetap membawa kemaslahatan atau tidak, tentunya yang menjadi tujuan utama adalah tercapainya sebuah kemaslahatan bersama. Penerapan mekanisme ini merupakan terobosan baru dalam produk wadi'ah, dimana hal tersebut dipandang lebih dapat memberikan kemanfaatan pada kedua belah pihak yang melakukan akad. Kenyataan yang terjadi dalam operasional maupun pengelolaan dana wadi'ah tersebut jelas telah terjadi sebuah peralihan akad dari konsep pemberian bonus yang diberikan cuma-cuma dalam Wadi'ah menjadi bagi hasil profit sharing atau terjadi peralihan akad dari akad Wadi'ah ke dalam akad Mudharabah. Dengan kenyataan yang seperti itu apakah hal tersebut masih bisa dilaksanakan ataukah tidak. Hal inilah yang mendorong penyusun untuk meneleti secara khusus terhadap fenomena yang terjadi. Kajian ini merupakan penelitian lapangan field research dengan populasi dan sampelnya adalah para pegawai dan anggota koperasi yang melakukan transaksi wadi'ah, maka dalam penelitian tersebut penyusun menggunakan pendekatan Normatif yaitu dengan menggambarkan secara menyeluruh bagaimana mekanisme peralihan dari konsep pemberian bonus dalam Wadi'ah menjadi mekanisme bagi hasil ditinjau dari segi akadnya. Penulisan skripsi ini penyusun menggunakan dalil-dalil Normatif yaitu berdasarkan dengan al-Qur'an, Hadis, serta dalil-dalil pendukung lain yang kemudian hasilnya dapat diperoleh secara maksimal. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa operasional yang seperti itu sah-sah saja. Asalkan dapat membawa manfaat kepada pihak koperasi dan anggotanya. Dengan penerapan bagi hasil ini terdapat banyak keuntungan, diantaranya semakin meningkatnya anggota yang melakukan simpanan ini. Dari penerapan operasional tersebut tidak ada pihak yang merasa dirugikan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Pembimbing : H. Syafiq M. Hanafi, S. Ag., M. Ag. Abdul Mujib, S. Ag., M. Ag.
Uncontrolled Keywords: Simpanan wadi'ah, mudharabah.
Subjects: Keuangan Islam
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Muamalah (S1)
Depositing User / Editor: Miftakhul Yazid Fuadi, SIP.
Date Deposited: 28 Aug 2012 13:16
Last Modified: 10 May 2016 04:05
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/2583

Actions (login required)

View Item View Item