MUSUH DALAM AL-QUR'AN (STUDI KITAB TAFSIR FI ZILAL AL-QUR'AN KARYA SAYYID QUTB)

Slamet Riyadi NIM. 03531475, (2009) MUSUH DALAM AL-QUR'AN (STUDI KITAB TAFSIR FI ZILAL AL-QUR'AN KARYA SAYYID QUTB). Skripsi thesis, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

[img]
Preview
Text (MUSUH DALAM AL-QUR'AN (STUDI KITAB TAFSIR FI ZILAL AL-QUR'AN KARYA SAYYID QUTB))
BAB I, V, DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (614kB) | Preview
[img] Text (MUSUH DALAM AL-QUR'AN (STUDI KITAB TAFSIR FI ZILAL AL-QUR'AN KARYA SAYYID QUTB))
BAB II, III, IV.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (368kB)

Abstract

Isu-isu terorisme yang terjadi di Indonesia, aksi tindak kekerasan, pengerusakan masal, dan pengeboman di berbagai tempat yang mengatasanamakan agama belum lama terdengar dan diekspos oleh berbagai media. Hal ini depicu oleh pemahaman yang parsial terhadap teks-teks agama khususnya al-Qur'an, disamping juga penafsiran terhadapnya. Seperti kitab tafsir fi Zilal al-Qur'an karya Sayyid Qutb yang dianggap sebagai salah satu kitab tafsir yang mengarahkan seseorang kepada fundamentalisme yang menjurus kepada aksi-aksi kekerasan. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian yang bersifat deskriptif analitik bertujuan mendeskripsikan penafsiran Sayyid Qutb dengan fokus pertama, pada QS. al-Baqarah: 168. Kedua, QS. al-Baqarah: 98. Keitga, QS al-Baqarah: 120. Keempat, QS. al-Tagabun: 14. Kelima,, al-Ahqaf: 6 yang. Keenam, QS. al-Baqarah: 36. Ketujuh, QS.al-Munafiqun 4. Dari penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa Sayyid Qutb menjelaskan tentang pembagian musuh, dia membagi musuh menjadi tujuh, pertama setan, kedua Yahudi Nasrani, ketiga orang kafir, keempat keluarga, kelima, berhala, keenam manusia (selain Yahudi, Nasrani dan munafik), dan ketujuh orang munafik. Dengan adanya musuh Islam yang sudah ditetapkan Allah sejak setan membujuk nabi Adam untuk memakan buah khuldi sebagai larangan Allah bagi nabi Adam, Sayyid Qutb mempunyai penafsiran tentang tata cara muslim menghadapi musuh. Pertama, musuh jenis setan dihadapi dengan mengetahui langkah-langkahnya dan mempelajari ajaran agama dengan baik, akhirnya bisa menolak ajakan dan menjauhi langkahlangkah setan tersebut. Kedua, Yahudi Nasrani dengan mengimbangi kerja-kerja mereka dalam rangka menghancurkan Islam, misalnya mampu menyaingi kualitas bidang pendidikan musuh dan mampu adu argument ketika dihadapkan dengan masalah akidah. Hal ini langkah mulim ketika musuh menyerang dari sisi selain perang fisik. Sedang dalam konteks perang secara fisik, muslim harus mengajak damai terlebih dahulu dengan menghimbau musuh supaya masuk agama Islam dan mengamalkan ajaran-ajarannya, sebelum diputuskan untuk perang secara fisik. Tata cara dalam teknis perang, muslim tidak melakukan penyerangan selama musuh belum siap berperang dan tidak membunuh anak-anak, perempuan dan orang tua. Jika musuh belum siap, sementara muslim mengadakan penyerangan, maka disebut terorisme. Ketiga keluarga dengan pendidikan agama dengan baik, sehingga tidak sampai menggelincirkan kita pada kesesatan. Keempat terkait dengan musuh jenis berhala, kita menghadapinya seperti ketika menghadapi setan. Karena berhala merupakan salah satu media setan untuk menyesatkan manusia. Kelima manusia masuk kategori berawal dari ayat tentang kasus bujukan setan terhadap nabi Adam, yang intinya sebagian manusia akan menjadi musuh sebagian yang lain. Maka, caranya dengan selalu kembali kepada al-Qur'an setiap menentukan sikap terhadap orang lain yang dianggap musuh, yakni selalu mengharap hidayah Allah. Keenam munafik dihadapi dengan menjahui dan mewaspadai gerak- geriknya.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Pembimbing : Dr. H. Abdul Mustaqim, M. Ag.
Uncontrolled Keywords: Musuh, Al-Qur'an, Kitab Tafsir, Fi Zilal al-Qur'an, Sayyid Qutb
Subjects: Tafsir Hadist
Divisions: Fakultas Ushuludin dan Pemikiran Islam > Tafsir Hadist (S1)
Depositing User / Editor: Users 1 not found.
Date Deposited: 13 Aug 2012 14:07
Last Modified: 29 May 2015 04:32
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/2597

Actions (login required)

View Item View Item