HUBUNGAN KEKERABATAN SEBAGAI LARANGAN PERKAWINAN (STUDI PERBANDINGAN UNDANG-UNDANG N0.1 TAHUN 1974 DAN HUKUM ADAT JAWA)

UJI ISTIQOMAH, NIM. 01360658 (2005) HUBUNGAN KEKERABATAN SEBAGAI LARANGAN PERKAWINAN (STUDI PERBANDINGAN UNDANG-UNDANG N0.1 TAHUN 1974 DAN HUKUM ADAT JAWA). Skripsi thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.

[img]
Preview
Text
BAB I, V, DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (4MB) | Preview
[img] Text
BAB II, III, IV.pdf
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (8MB)

Abstract

Indonesia sebagai negara hukum yang menganut adanya sistem hukum nasional diharapkan dapat menjamin adanya kepastian hukum bagi semua warga negaranya. Salah satu hasil yang telah dicapai dalam peningkatan, penyempumaan dan p mbinaan hukum na ional adalah terbentuknya Undang-undang No. 1 tahun 1974 tentang Perkawinan. Menurut bahasa, larangan berarti perintah melarang sesuatu perbuatan atau tidak boleh melakukan sesuatu, sedangkan Perkawinan dalam Islam disebut "nikah" yang berarti melakukan suatu perjanjian atau akad antara laki-laki dan perempuan untuk bersuami isteri (dengan resmi). jadi Larangan perkawinan menurut Undang-undwg No.1 Tahun 1974 dan hukum adat adalah perintah melarang perbuatan atau tidak boleh melakukan untuk suatu perjanjian atau akad atau mengikat tali perkawinan antara laki-laki dan perempuan untuk bersuami-isteri. Dalam skripsi ini, penyusun mengangkat sebuah judul "Hubungan Kekerabatan sebagai Larangan Perkawinan Menurut Undang-undang No.1 Talmn 1974 dan Hukum Adat Jawa". Undang-undang No. l Tahun 1974 sebagai Undan -undang perkawinan di Indonesia menyebutkan berbagai macam larangan pt:rkawman dalam pasal 8 samapa1 pctscsl II edangkan Hukum adat jawa 1 h •· · perka i ttl • < n~ tidak terdapat di dalam Undang-undang tersebut. Melihat adanya kondisi yang demikian, Penyusun dalam hal ini mencoba untuk menampakkan kesinergian antara undang-undang No. 1 Tahun 1974 dengan Hukum adat Jawa yang berkaitan dengan hubungan kekerabatan sebagai larangan perkawinan dengan adanya berbagai persamaan dan per edaan baik secara normatif maupun secara faktual, sebagai tanggapan terhadap perkembangan era modemitas hukum tertulis dengan hukum tradi j naJ yang terdapat di dalam kehidupan masyarakat Jawa. Penyusun berusaha untuk mendeskripsikan, mengk mparasikan dan kemudian menganalisa dengan menggunakan pendekatan filosofis normatif yaitu dengan melihat ketentuan-ketentuan yaug terkandung di dalam Undang-undang No. 1 Tahun 1974 tentang perkawinan dan hukum adat awa dengan melihat, menguraikan dan berfikir secara lebih mendalam dart kompreh n ·f. Adapun sumber data yang diarnbil, penyusun mengabil sumber-sumber yang berasal da:ri buku-buku majalah dan artikel yang berkaitan dengan larangan perkawinan menurut Undang-undang No. 1 Tahun 1974 dan hukum adat Jawa, juga sumber-sumber lain ya11g ada kaitannya dengan penulisan skrisi ini pokok persoalan yang menjadi titik pembahasan skripsi ini yaitu pertama, tentang hubugan kekerabatan sebagai larangan perkawinan dalam Undang-unda:ng No. 1 Tahun 1974 dan Hukum adat Jawa, kemudian bagaimana pertautan antara Undang-undang N. 1 Tahun 1974 dan Hukum adat Jawa tentang hubungan kekerabatan sebagai larangan perkawinan dengan melihat adanya persamaan dan perbedaan tadi.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Drs. Abdul Hallm, M.Hum.
Uncontrolled Keywords: hukum pernikahan, hukum agama, hukum adab
Subjects: Perbandingan Madzhab
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Perbandingan Madzab (S1)
Depositing User / Editor: Edi Prasetya [edi_hoki]
Date Deposited: 07 Jul 2017 02:25
Last Modified: 13 Jul 2017 07:52
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/25976

Actions (login required)

View Item View Item